Raga tidak jiwa adalah saat raga terasa sakit namun jiwa menolaknya Itulah dampak dari Bahagya
NRYK
05032018
Peter Solarz
Mike Driver

Andulka
Three Goblin Art
Not today Justin

No title available
One Nice Bug Per Day
Sweet Seals For You, Always
wallacepolsom
Fai_Ryy

Kaledo Art

@theartofmadeline
Stranger Things
official daine visual archive
noise dept.
Misplaced Lens Cap

tannertan36
taylor price
Keni

★

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Guyana
seen from Spain
seen from Mexico

seen from Brazil
seen from Bangladesh

seen from Ukraine

seen from Portugal
seen from United Kingdom
seen from Bulgaria
seen from Syria
seen from Armenia
seen from Peru

seen from Türkiye
seen from Jordan

seen from Türkiye
seen from Indonesia

seen from Malaysia
seen from China
@magicalisgrace
Raga tidak jiwa adalah saat raga terasa sakit namun jiwa menolaknya Itulah dampak dari Bahagya
NRYK
05032018
21 untuk 22
Pergi dengan penuh keresahan dan kekhawatiran Titik muak itu sudah mencapai lidah Bukan melepas tapi hanya ingin kembali
Sejuta cerita cinta dan budaya Sikap keberagaman yang entah sebuah kenyamanan Ya Indonesia Tanah Bugis maksudnya
Di umur 21 mengahabiskan 22 hari Bersamanya dan di dunianya Sebuah titik balik perbedaan kehidupan sosial
Tempat dimana aku mengetahui asalmuasal Dan juga sebab akibat Hal yang selalu kupertanyakan selama 21 tahun hidup ini
Dan saat ini aku mengerti Mengapa keluarga ku seperti ini
Waktu indah 22 hari di 21 tahun itu berharga 2017 telah menggoreskan kenangan pahit Jiwa raga cinta akal yang tadinya tak sehat Kini kembali pulih tanpa goresan sedikitpun
Seperti yang ku katakan Aku hanya butuh kembali Kembali bersama rumah yang sesungghnya Kekasih yang sesungguhnya Sahabat yang sesungguhnya dan Teman yang sebenarnya
Belum cukup rasanya untuk berkata Terima Kasih Karna rasa syukur ini masih ku nikmati
03022018 -NRYK-
Cahaya Rembulan
Malam tenang Indah bentuk sempurna Semua mata tertuju padanya Tanpa cahaya dia tak tampak
Rembulan selalu dianggap tenang Rembulan selalu dianggap sempurna Rembulan selalu dianggap tak menyakitkan Malam dan gelap kombinasi sempurna
Cahaya menyempurnakan Cahaya mengindahkan Cahaya membuat dia menarik Setiap malam tanpa bosan
Dari mana dia? Matahari (?)
Ya si terik yang membakar Tak sudi bersentuhan dengan cahayanya Energi yang tak habisnya selalu dikeluarkan Walaupun banyak mata yang tak tertarik untuk menyapanya
Terik telah berusaha tetap hangat Usaha itu tak ditengok Lalu disalahkan
Meski bukan kewajibannya Malam tetap ia ingin indahkan Bersembunyi dibalik Rembulan Maka terciptalah malam tenang bentuk sempurna
Rembulan tanpa matahari? Apakah rembulan sudah berterimakasih kepada matahari? Atau hingga kapan matahari akan menyinari rembulan?
06122017 -NRYK-
9 Desember 2016
Hari itu bisa dibilang hari tersedih yang pernah ku alami. Paling Tersedih. Dulu waktu menjadi staf pernah diberikan pembekalan bahwa kita kalau depan anak - anak harus menahan emosi kita, marah kita, sedih kita dll. Namun pada hari itu aku gagal mempraktekkan materi tersebut.
Sedih yang teramat dalam menyelimuti hati dan mata ini tak bisa membendung air mata Ya. Akhirnya pada hari itu aku menangis di depan mereka. Di depan anak - anak, di depan Kakak Asuh, dan di depan Pengurus RUJAK. (orangnya difoto-foto dibawah ini) Bahkan untuk menulis ini aku masih meneteskan air mata karna teringat momen tersedih saat itu.
Aku sedih karna menyadari bahwa waktu ku telah habis bersama mereka Hanya 2 tahun aku bisa merasakan kecerian mereka Hanya 2 tahun mereka jadi penyemangat ku Hanya 2 tahun jumat sore terindah dalam hidup ku Hanya 2 tahun, hanya 2 tahun Dan menyadari pada hari itu aku akan kehilangan mereka
Mungkin bagi orang lain itu adalah waktu yang lama namun bagi ku itu adalah sepersekian detik waktu berharga yang tak ingin ku lewatkan.
Hati ini menangis Perasaan ini egois Takut menghampiri
Menangis karna tak akan lagi memiliki sumber semangat seperti mereka Egois karna tak ingin ada yang menggantikan posisi ku yang sangat nyaman ini Takut karna akan dilupakan oleh mereka
Hati ku makin tergores saat aku tak bisa menjawab pertanyaan mereka
"Ka Nurul kenapa nangis?" "Ka Nurul jangan nangis kan minggu depan kita ketemu lagi" "Ka Nurul emang bener hari ini kakak terakhir kesini?" "Ka Nurul beneran terakhir? Yah jangan dong ka"
Jawaban apa yang diberikan bibir ini? Tak ada. Air mata ini yang menjawab semua pertanyaan mereka Akhirnya aku yang cupu ini bisa tenang saat merasakan pelukan mereka. Ya. Pelukan terakhir dari mereka.
Maka dari itu tanggal 9 Desember 2016 adalah hari tersedih ku. Semenjak hari itu aku selalu berpikir bagaimana tetap selalu bisa kembali kesana dan selalu berdoa jika di berikan sedikit lagi waktu.. Tak akan ku sia-sia kan
Doa itu terjawab! Sungguh tak akan ku sia siakan 1 tahun ini tak akan ku sia siakan Akan kembali ku ukir senyum dan tawa mereka Akan ku jawab pertanyaan mereka dengan
"Hay! Ka Nurul kembali! Dan ka Nurul membawa Kakak kakak baru yang akan menyayangi kalian seperti ka Nurul sayang sama kalian, bahkan mereka bisa lebih sayang kalian"
So... Apakah kamu Kakak-kakak yang akan aku kenalkan ke mereka??
NgeRUJAK KUY!!! bit.ly/OprecKasuhTim2017 bit.ly/OptendDonat2017
04032017 -NRYK-
Kebijakan Nirfaedah
Tidak ada yang tidak mungkin jika belum mencoba
Industri Rokok dan produknya rokok memang menjadi hal yang "mustahil" untuk diatur di Indonesia karna KATANYA telah dianggap sebagai sumbangsih terbesar untuk pemasukan Indonesia. Namun Pemerintah sudah terlalu terbuai dengan janji-janji manis Industri Rokok sehingga telah merancang kebijakan yang "NYAMAN" untuk industri rokok. Dan mengorbankan generasi penerus bangsa ini dengan memperbolehkan Industri Rokok mengiklankan produknya dengan bebas dan makin keren Yang akhirnya membuai anak-anak dan remaja untuk mencoba merokok agar dianggap keren.
Lalu apakah ini yang dinamakan membudayakan Warisan Bangsa (kretek dan hasil tembakau)? Apakah harus membudayakan Warisan Bangsa yang berbahaya untuk Kesehatan? Tembakau Tembakau adalah tanaman antara tanaman antara adalah tanaman yang ditanam untuk mengisi kekosongan lahan diwaktu dan musim tertentu Tembakau bukanlah tanaman pangan Dan nyatanya kualitas tembakau Indonesia tergolong rendah Karna tanaman tembakau tidak berhabitat di Indonesia Petani tembakau pun tidak menjadikan tanaman tembakau sebagai penopang utama kehidupannya Karna hanya tanaman antara dan harganya juga tidak bisa ditentukan oleh petani melainkan harga jual tanaman tersebut di tentukan oleh pengepul Nyatanya lagi perusahaan rokok besar di Indonesia tidak menggunakan tanaman tembakau lokal Melainkan menggunakan tanaman tembakau import untuk di olah Sang pengusul mengatakan inilah yang ingin di lindungi NYATANYA Kesejahteraan Petani telah diatur dengan baik dalam Undang-undang No 19 tahun 2013 tentang Perlindungan Pemberdayaan Petani Dalam dokumen tersebut sangat di gambarkan jelas pemerintah serius untuk membantu petani dalam mengembangkan usahanya Lalu apakah sang pengusul Rancangan Undang Undang Pertembakauan telah memahami bagaimana pengimplementasian UU no 19 2013? Mengapa sang pengusul harus "memarahi” isi dari UU NO 36 tahun 2009 tentang Kesehatan karna tidak ada larangan merokok (?) Jika sang pengusul ingin melindungi para petani tembakau diluar sana maka seharusnya sang pengusul dapat menaati prosedur dalam membuat kebijakan Dan tetap berkoordinasi dengan kementrian terkait jangan “memarahi” UU yang sudah ada Sehingga usulan kebijakan tersebut dapat di terima dengan akal sehat dan memang relevant untuk memajukan bangsa Indonesia ini
TAPI RUU Pertembakauan jalannya sangat ajaib sudah ditolak namun bisa bangkit lagi melonjak ke prolegnas... Hmmm apakah ada intervensi dari serigala berbulu domba?
Gerakan Mahasiswa ini memang sederhana Namun inilah tugas kami, Mahasiswa Kami saling mengingatkan Pemangku Kebijakan untuk kembali pada jalan rasional Kami saling mengingatkan bahwa ada kecacatan dalam Kebijakan Pertembakauan ini Kami saling mengingatkan bahwa ada Generasi Bangsa yang perlu dilindungi
Dan kami mengajak kalian untuk mengetahui bahwa saat ini Para Pemangku Kebijakan yang kita hormati yaitu Bapak Jokowi Widodo akan membuat kesalahan besar jika Rancangan Undang-Undang Pertembakauan tetap dilanjutkan hingga menjadi Undang-Undang
link kajian bit.ly/KajianRUUP dan press release bit.ly/RilisRUUP
-NRYK-
Prinsip Hidup
Wanita Wanita itu... bukan pelengkap hidup, bukan pemenuh kebutuhan, bukan tempat untuk datang dan mudah untuk pergi dan bukan badut penghibur Wanita itu anugrah untuk pria Anugrah yang harus dilindungi, disayangi, dihormati, dihargai dan di berikan yang terbaik
Pria Pria itu... bukan supir, bukan mesin uang, bukan tahanan, dan bukan orang yang bisa dicacimaki Pria itu anugrah untuk wanita Anugrah yang harus dihormati, didukung, dimengerti dan diberikan yang terbaik juga
05022017 -NRYK-
Rumah Adalah....
Rumah tempat ternyaman untuk Istirahat Bercengkrama Menangis Tertawa Berlindung Bermimpi Bahkan tempat ternyaman untuk meluapkan amarah
Tak ada tempat ternyaman selain rumah sendiri
Ya, kalimat tersebut memang benar Karna rumah adalah lambang perjuangan dan lambang kesabaran Untuk memilikinya banyak hal yang dikorbankan Banyak waktu yang dibutuhkan Banyak pertimbangan yang diberikan Memilih pondasi, tiang hingga pengisi rumah tersebut
Lalu apa jadinya jika rumah itu hancur karna bencana alam yang tiba-tiba? Segala perjuangan itu hilang dalam sekejap Parabotan yang mengisi rumah itu hancur Bangunan kokoh itu menjadi puing Hanya barang-barang yang masih baik yang dapat diambil untuk menjadi modal selanjutnya
Menangis. Dan berjuang lagi. Mengulang segala proses yang pernah dilewati.
Menentukan tempat Apakah akan mulai membangun di tempat yang sama Atau mencari tempat yang baru?
Lalu menentukan bahan Akankah menggunakan pondasi yang sama atau mencari yang baru? Akankah menggunakan tiang yang sama atau mencari yang baru? Akankah menggunakan parabotan yang sama atau mencari yang baru?
Waktu Ya Dia yang menjawab segalanya Segala pertimbangan telah ditentukan seiring berjalannya waktu Menyesuaikan kebutuhan Menyesuaikan kenyamanan Dan menunggu apalagi yang akan menjadi pengisi rumah tersebut Pondasi yang kuat Tiang yang kokoh Parabotan yang unik dan beragam Itu harapannya Home sweet home
03022017 -NRYK-
Pelangi di Balik Badai
Hari ini kawanku merasa menjadi orang yang paling jahat namun juga orang yang paling sedih Karna ia telah gagal lagi dalam membangun hubungan harmonis dengan orang yang disayanginya Ya ku simpulkan begitu perasaannya saat ini...karna ia tak tahu apa yang sebenarnya ia rasakan
Saat ia sedih selalu ada yang mengalihkannya menjadi senang Saat ia senang selalu ada suatu hal yang membuatnya sedih Saat ia marah seketika teringat olehnya akan keindahan di masa lalu Namun saat ia merasakan keindahan itu seketika amarahnya pun naik karna teringat emosi yg baru saja dia alami Begitulah sedikit cerita kebingungan yang ia alami sekarang
Ia tak pernah tau apakah keputusan yang ia ambil itu benar atau salah Awalnya ia berpikir itu adalah keputusan yang fatal Karna ia baru saja mengambil keputusan dengan akal tidak sehat, emosi yang memuncak, perasaan yang tak karuan Dia berpikir baru saja ia menyianyiakan orang yang tulus kepadanya Dan ia berpikir bahwa ia akan mendapatkan karma atas perbuatan nya Serta ia telah menghianati komitmen yang telah ia pegang teguh selama ini Dan masih banyak pikiran negatif lainnya
Namun setelah beberapa saat setelah pikirannya tenang dan dapat berpikir jernih. Kawanku pun tersadarkan.. Bahwa keputusan yang ia ambil adalah benar...paling benar. "Kenapa?" Aku pun bertanya kepadanya Lalu Ia menjawabnya dengan "jika aku tetap melanjutkannya penyakit hati yang ku dapatkan, perasaan gundah yang tak berhujung, penghalang mimpi untuk berkembang, kepercayaan yang kuhilangkan, karna ridha Allah yang terhalang, dosa besar yang ku terima, dan penyiksaan untuk orang tua ku"
Seketika aku terdiam...
Merenungkan apa yang dikatakannya lalu akupun tersenyum Tersenyum dengan arti aku mendukung segala keputusannya Ia pun juga tersenyum :) Tersenyum dengan arti ia akan memulai hidupnya dengan semangat lembaran baru
Lalu aku pun penasaran dan menebak-nebak, hal pertama apa yang dilakukannya??? Meminta maaf kepada mantannya? Menangis? Menelfon mantannya? Ternyata yang ku pikirkan itu salah Hal pertama yang ia lakukan adalah Bertaubat kepadaNya Karna ia telah melanggar peraturanNya dan telah memberikan beban yang berat kepada orang tuanya
Lalu apa yang ia lakukan selanjutnya? Mencoba menghapuskan segala kenangan bersama mantannya? Dengan mengembalikan semua pemberian mantannya? Ternyata aku salah lagi Yang ia lakukan adalah mendekatkan diri kepadaNya Karna ia merasa sangat dijauhkan dariNya, ia merasa dirinya sudah terlalu akrab dengan syaitan...maka ia ingin menjauhkan dirinya dari syaitan. Yang ia inginkan hanyalah mengejar ridhaNya
Selanjutnya apa yang akan dilakukannya? Perkiraan ku pasti kali ini benar! Ia pasti akan mencoba untuk melupakan mantannya dengan menutup akses ke mantannya seperti memblokir twitter WA Line path Instagram agar fokus untuk mendekatkan diri Namun apa jawabnya? Aku terkejut Ia berkata "akan lebih dosa jika aku melakukan itu semua untuk apa aku melakukan semua kebaikan ini namun aku tetap jahat kepada satu orang? Memutuskan tali silaturahmi tetap akan mendapatkan dosa" Aku pun bingung dan bertanya "lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya?" Ia menjawab "Belajar dengan bersungguh-sungguh" Belajar?!?! Aku pun bertanya "pelajaran apa lagi yang akan kau pelajari?" Ia menjawabnya dengan "belajar bagaimana cara melengkungkan senyum di bibir kedua orang tuaku dengan prestasi akademik ataupun non akademik sehingga aku memang pantas dibanggakan oleh orang tuaku dan keluarga ku, bukan untuk memantaskan diri untuk orang lain selain mereka"
Mendengar jawabnya aku merinding namun aku merasa tenang dan senang Karna kawanku telah mendapatkan solusi dari konflik batinnya selama ini Dan kewajibanku sekarang adalah saling mengawasi dan mengingatkan para kawan kawan ku diluar sana. Satu pesan dari kawanku yang ku ingat
Janganlah kamu membatasi dirimu hanya untuk satu orang, namun kembangkanlah dan raih mimpimu agar bermanfaat untuk semua orang
Sekian cerita ku bersama kawanku semoga bermanfaat :) 04012017 -NRYK-
Tulisan Untuk 9 Sobat
Aku percaya amanah tidak akan jatuh ke orang yang salah Aku percaya jalan ini memang sudah di tentukan Aku percaya takdir memang benar adanya
Tapi aku tak percaya bahkan tak tahu bagaimana harus bertindak yang sebenarnya Tindakan seseorang tidak 100% benar dan tidak 100% salah juga Tak ada mata kuliah untuk mengemban amanah ini Tak ada guru yang menggurui amanah ini Tak ada nilai standar yang menentukan lulus tidaknya kita dari suatu amanah
Saat ini hanya kepercayaan yang menjadi tolak ukurnya Saling percaya akan membuat tim yang hebat Saling percaya membuat semua yang tidak mungkin menjadi mungkin Saling percaya membuat tim saling menguatkan Aku percaya dan yakin tim ini akan selalu menjaga betapa suci nya arti dari sebuah kepercayaan Semangat menjalani amanah satu tahun kedepan kawan kawan ku Bersama Kita Untuk FKM
Salam dari makhluk yang deg deg kan luar biasa karna malam ini sudah punya adik adik yang menjadi tanggung jawab bersama -NRYK-
Amanah tidak akan jatuh ke orang yang salah, namun orang yang salah adalah orang yang tidak memanfaatkan kesempatan dengan amanah
NRYK
Pengisi Lembaran 2K17
Alhamdulillah tahun ini kita dapat dipercaya kembali untuk mengemban amanah yang tak biasa Sekali lagi kita diberi kesempatan lagi untuk mengupgrade kemampuan kita Sekali lagi kita diberi kesempatan untuk mengamalkan ilmu kita Sekali lagi banyak orang yang memiliki harapan besar kepada kita Namun ada beberapa hal yang harus kita sadari Amanah ini adalah sebuah tanggung jawab kepada mereka dan kepadaNya Kali ini kita sedang diuji untuk tidak khilaf Kali ini kita sedang diuji untuk adil Kali ini kita sedang diuji untuk selalu ingat kepadaNya Janganlah kita sombong akan potensi diri kita Janganlah bangga jika kita sedang melupakanNya Sesungguhnya kita hanyalah untaian benang yang belum sebermanfaat baju jika tanpa bantuanNya Semangat menjalani amanah satu tahun kedepan… Ingat jika kalian sakit dan membuat kesalahan itu bukanlah hukuman dariNya… Namun itu adalah teguran paling indah dariNYa untuk menjadikan kita pribadi yang lebih baik Hai Para Pejuang Sospol FKM!! Aku yakin dan percaya bersama kalian, kita dapat mengukir sejarah perubahan! Tulisan ini didedikasikan untuk 14 orang terhebat yang akan membersamai Sospol FKM tahun ini. Minus Jihan dan Maul -NRYK-
PEDULI DESA KEDUAKU
Tahun ini merupakan kedua kalinya ku mengikuti Peduli Desa 2 tahun pula menjadi penyelenggara 2 tahun pula menetap dititik yang sama.. basecamp 2 tahun pula belum memiliki kesempatan seindah volunteer 2 tahun pula tak ada memori dengan masyarakat langsung Namun itu tak menghilangkan rasa syukur ku Setelah Peduli Desa selalu ku menyimpan senyum dalam hati yang selebar-lebarnya Yup! Tak lain dan tak bukan, ku tersenyum karna mereka... PEJUANG LUMBI. Kepuasan batin inilah yang membuatku candu berada dijalan ini. Berbagi kesempatan indahnya bermanfaat dan berbagi melalui jalan ini adalah hal yang tak ternilai. Walaupun hanya dapat menemani dan memantau kegiatan mereka melalui akun @fkmuipeduli selama 7 hari, tak akan menurunkan semangatku untuk memberikan yang terbaik. Tak bisa ku ungkapkan kata-kata saat melihat mereka tersenyum bahagia karna telah berbagi bersama Desa Sukamaju. Tak bisa ku ungkapkan perasaan ini betapa bahagianya memiliki Pejuang Lumbi yang hebat seperti mereka. Terimakasih seluruh Pejuang Lumbi yang telah menyelesaikan aksinya selama 7 hari di Desa Sukamaju Terimakasih Desa Sukamaju telah menerima kami dengan kehangatan sehingga tak ingin rasanya meninggalkan tempat itu Terimakasih untuk seluruh pembelajaran yang sangat berharga ini. Sungguh FKM UI PEDULI akan selalu menjadi cerita yang berharga untuk cucu cucu ku kelak. Tulisan ini untuk semua Pejuang Lumbi (Panitia dan Volunter)
-NRYK-
Diary Magangers BEM IM FKM UI Biro Kestari part 3 haha
Akhirnya hari ini rapat di SC enak luas dingin hahaa serasa SC punya anak kestari. Sebenernya rabid hari ini kita ga ada agenda rapat haha jadi kita cuman beberes sc trs makan cemilan hehe. Oiya tugas magang waktu itu di kasih ka oca akhirnya juga selesaai hahaha ka jay orang cibukna fkm susah banget di temuin dan di mintain tanda tangan nya, jangankan tanda tangan di wa aja balesnya cuman sekali itu jyga cuman ngebalas salam hahaha. Terus tugas video kita syuting di tempat paling tinggi di RIK hahaha di rooftop lantai 8 awalnya sih pas ketahuan satpam ga boleh eh terus dengan muka lemas lesu lunglai akhirnya di bolehin hahahaha. Alhamdulillah dalam pembuatan video ada pihak yg membantu karna kami hanya para wanita onyoeh yg tak mengerti lebih dalam tentang dunia pervideoan haha. Ada ka harits yang siap membantu ngerekaam huuu subhanallah, trs chaya juga mau minjemin kameranya buat bahan foto alhamdulillah yah. Pokoknya sesi syuting di rooftop itu tak terlupakan dah. Antara sedih dan seneng sih epilog magang yang berlangsung hari kamis kemarin adalah penutupan masa magang, Seneng nya karna ga perlu pake name tag hahaha dan lumayan mengurangi kegiatan. Sedih nya ga bisa main main lagi ke SC sama kaka kaka kestari udah ga bisa rumpi rumpi bareng :( tapi untung kita belum TB minggu ini, TB nya in syaa Allah di SS hari senin uhuuuuy!! Dan yang bikin happy lagi ada sesi tuker kado nanti, tapi sedih ga bisa rumpi makan makan cantik bareng. Ga bisa denger ka oca ngomong bolot yang maksudnya itu bold -_- huuuft ka ocha kemarin ga ada sih padahal bem jadi LK terbaik loooh kaaaaa. Oiya buat tuga video bakal di upload soo tunggu azza yaaah hehehe. Sampai ketemu tahun depan saat masa magang!!
Diary Magangers BEM IM FKM UI Biro Kestari part 2 hehe
Ga kerasa udah masuk minggu kedua magang, diminggu ke dua ini kerasa padet banget ada uts, rapat, magang. Tapi Alhamdulillah bisa melewati minggu ini dengan baik. Terus hari senin alhamdulillah nih tumben tumbenan nih anak magangers kestari ga ada jadwal rapat selain rabid hahaha. Nah sebelum rabid kita udah wawancara mantan kepala biro kestari ka Asiyah. Dari ka Asiyah kita dapet banyak cerita dan pengalaman tentang kestari ka Asiyah juga baik seru dan emang sosok yang kestari banget haha. Rabid kedua ini diadain hari senin jam 4 di belakang selasar, disamping penjual waffle yang aromanya wangiiiiii banget menggodah! Dirabid ke dua ini rame banget!! Kalau kemarin ada ka Lia sekarang ada ka Jay sang ketua BEM FKM yang ikutan rapat hehehe. Agenda pertama kita buka dengan doa trs lanjut kabar kabar, nah kabar kabar ini lamaaaaaa banget dari jam 4 sampai setengah 6 haha nama juga cewe cewe kabar kabar nya jadi rumpi ngomongin jodoh, kabar uts, IBD!! Hahaa tapi bener bener rabid kali ini seru karna rumpi nya ciwik ciwik haha, ka Jay juga jadi objek rumpian haha ternyata ka Jay sedang LDR an huhu kasian. Terus masuk agenda ke dua yaitu ngebahas tentang SC sebenernya ini buat sharing aja sih ke magangers biar nanti kedepannya kita bisa menggunakan SC dengan baik dijaga di rawat mematuhi sop juga. Sebenernya ka Oca mau ngasih kita materi surat tapi karna udah jam 6 dan udah magrib jadinya diundur. Nah baru ada kesempatan hari jumat jam 9, kita udah di jelasin tentang surat ternyata beda banget yah materi dan mekanisme surat di SMA sama di kuliah hehehe. Nah tugas surat ini nanti di kumpulin hari rabu dan kita ga sekedar buat surat tapi kita juga minta tanda tanga ka Jay dan PO Olim hehe doakan sukses. BISMILLAH
KISAH PARA MAGANGERS BEM IM FKM UI BIRO KESTARI 09 oktober 2014 menjadi momen yang sangat ditunggu oleh angkatan JAYA, karna hari itu ada briefing dan ploting magang untuk rangkaian OKK IM FKM UI selanjutnya. saya tergolong orang yang penasaran dengan hasil ploting hahaha pilihan pertama BEM bidang sosmas, kedua trotoar yang ketiga Nurani divisi kaderisasi namun ternyata rezekinya bukan di ketiga pilihan itu. Alhamdulillah saya kembali mendapatkan tanggung jawab di bidang kesekretariatan yaitu di bidang Kestari. Perasaannya ada senang dan sedihnya sih, sedihnya ga belum bisa bermain di rumah belajarnya sosmas, tapiiii senangnya adalah saya lebih ringan dalam menjalankan tugas di kestari karena ini adalah bidang yang sudah saya tekuni selama 3 tahun yah semoga saja tugasnya ga berbeda jauh dengan semasa dulu hehe terus temen kelompoknya juga enak karna mereka juga semua sudah berpengalaman Alhamdulillah semoga dimudahkan yah hehe dan yang terakhir kaka-kakanya cewe semua yeaay jadi lebih enak deh buat sharing. Jujur aja agak susah cari waktu untuk rapat bidang tapi Alhamdulilah hari rabu tanggal 15 oktober kita bisa kumpul lagi. Sebelum masuk ke inti rabid kita diskusi dulu tentang tugas yang di berikan, seperti gimana mekanisme buku, visi misi dan power point LK. Dalam rabid hari ini kita para magangers kestari diberikan tugas pertama nih sama kakanya yaitu tugas wawancara dengan salah satu pengurus LK tahun sebelumnya, tapi identitasnya masih misterius karna cuman dikasih nomernya sama Ka Oca, tapi seru sih jadi bisa mengeluarkan bakat dalam bidang pdkt. Setelah itu Ka Dara sang kadep Kestari member informasi nih tentang ruangan S.C yang perlu dibenahin karna dari pihak kemahasiswaan FKM meminta agar SC BEM FKM ditutupi kacanya dengan cara di perindah dengan spanduk yang mengandung isi peraturan, SOP dan tulisan “Fight & Keep Moving forward”. Oiya rapat hari ini juga seru karna kaka-kakanya ada banyak yang hadir ada kaka sabang dari PSDM, Ka Ipeh, ka Ega, dan ka Lia sang Sekretaris umum BEM IM FKM UI. Kita seneng ka Lia hadir karna selain dipantau langsung sama yang berpengalaman lebih kita juga dibawain cemilan hehe yeeay. Terus habis rapat sama kaka-kakanya kita foto bareng deh ciyeee Rabid Pertama Setelah itu kita magangers ga langsung pulang, biasa maba cibuk, ada yang solat ada yang makan ada yang rapat ditempat lain, tapi tetep kita berkumpul lagi jam setengah 5 kita kumpul lagi untuk pembagian tugas lebih lanjut. Saat sudah berkumpul kita mulai rapat dengan agenda pertama penentuan ketua kelompok bidang kestari dengan cara undian siapa yang dapet kertas dengan tulisan ketua, dia yang akan menjadi ketua kelompok itu hehehe. Tapi sebelum proses pemilihan itu ada rangkaian panjang aneh yang disebabkan efek IBD yang membuat pikiran kita agak terganggu haha. Laluuuu keluarlah nama RIVI sebagai ketua kelompok, Alhamdulillah ketuanya Rivi karna hanya dia yang terbaik, yang akan sabar dan tabah menghadapi anggotanya. Iyalah anggotanya ada saya, Yovila, Berartri, Ria, Anggie dan Roukhul yah pasti harus sabar menghadapi kita, orang kita semua kerja grasak-grusuk heboh haha. Lalu dengan tanggapnya Rivi membuktikan keahliannya, hasil rapat menunjukkan progress dan rapih!! Iyeeeaay!! GOOD JOB GENGS KESTARI :D
Pemuda Kritis Pejuang Suara Rakyat
Oleh Nurul Rezeki Yusandika Kantohe, 1406543050
Judul : Soe Hok Gie : Catatan seosang demonstran
Penyunting : Ismid Hadad, Fuad Hashem, Aswab Mahasin, Ismet Nasir dan Daniel Dhakidae
Data Publikasi : LP3ES, Jakarta, Anggota IKAPI
Buku ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi Soe Hok Gie yang ia tuangkan kedalam diary pribadinya lalu dengan proses penyuntingan buku inipun terbit sebagai salah satu buku inspiratif untuk generasi muda yang ingin memperjuangkan hak-hak dan suara para rakyat kecil. Didalam buku ini di tuliskan perjalanan hidup Soe Hok Gie mulai dari masa kecil, diambang remaja, lahirnya seorang aktivis, catatan seorang demonstran , pejalanan ke amerika, politil pesta dan cinta, dan mencari makna
Harsja W Bachtiar, penulis kata pengantar dalam buku ini mengatakan bahwa para mahasiswa merupakan suatu golongan yang boleh dikatakan baru di Indonesia tetapi dalam sejarah perkembangannya yang masih amat singkat, banyak sekali yang telah terjadi sebagai akibat kegiatan atau tindakan-tindakan mereka. Banyak dari mahasiswa dari pemuda-pemudi Indonesia ini ikut serta menjalankan peranan penting dalam gerakan politik yang akhirnya menyebabkan kehancuran struktur masyarakat jajahan. Beliau mengatakan bahwa para mahasiswa dan pemudalah yang pertama-tama bertekad untuk mempersatukan seluruh penduduk pribumi di kepulauan kita ini sebagai satu bangsa, Bangsa Indonesia., yang bertanah air satu, Kepulauan Indonesia dan yang berbahasa satu Bahasa Indonesia. Sejarah kemudian memperlihatkan bahwa tindakan pemuda-pemudi ini sangat berarti dan amat banyak pengaruhnya pada perkembangan masyarakat Indonesia. Di antara para mahasiswa ini terdapat pemuda Soe Hok Gie. Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan bercita-cita besar tak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk kepentingan orang banyak terutama kaum terpinggirkan. Ia rajin mencatat apa yang dialaminya, apa yang dipikirkannya. Di zaman Gie, kampus menjadi ajang pertarungan kaum intelektual yang menentang atau mendukung pemerintahan Bung Karno. Sepanjang 1966-1969, Gie berperan aktif dalam berbagai demonstrasi. Uniknya ia tak pernah menjadi anggota KAMI, organisasi yang menjadi lokomotif politik angkatan 66. Gie lebih banyak berjuang lewat tulisan.
Arief Budiman adalah abang kandung SHG dan tulisan Daniel Dhakidae yang mengenal SHG lewat karya-karyanya. Di bagian ini, Arief Budiman menceritakan pembicaraan dia dengan adiknya Gie, sebelum Gie meninggal : “Akhir-akhir ini saya selalu berpikir, apa gunanya semua yang saya lakukan ini. Saya menulis, melakukan kritik kepada banyak orang yang saya anggap tidak benar dan sejenisnya lagi. Makin lama, makin banyak musuh saya dan semakin sedikit orang yang mengerti saya. Dan kritik-kritik saya tidak mengubah keadaan, Jadi apa sebenarnya yang saya lakukan? Saya ingin menolong rakyat kecil yang tertindas, tapi kalau keadaan tidak berubah, apa gunanya kritik-kritik saya? Apa ini bukan semacam onani yang konyol? Kadang-kadang saya merasa sungguh kesepian.
Seorang teman dari Amerika menjawab keluhannya, “Gie, seorang intelektual yang bebas adalah seorang pejuang yang sendirian, selalu. Mula-mula kau membantu menggulingkan suatu kekuasaan yang korup untuk menegakkan kekuasaan lain yang lebih bersih. Tapi sesudah kekuasaan baru ini berkuasa, orang seperti kau akan terasing lagi dan akan terlempar dari sistem kekuasaan. Ini akan terjadi terus menerus. Bersedialah menerima nasib ini, kalau kau mau bertahan sebagai seorang intelektual yang merdeka : sendirian, kesepian, dan penderitaan
Dia banyak menulis kritik yang keras di media massa seperti koran, bahkan kadang dengan menyebut personal. Dia pernah mendapat surat kaleng yang memaki-maki dia “Cina yang tidak tahu diri, sebaiknya pulang ke negerimu saja”. Gie bukanlah stereotipe tokoh panutan atau pahlawan yang kita kenal di negeri ini. Ia adalah pecinta kalangan yang terkalahkan dan mungkin ia ingin tetap bertahan menjadi pahlawan yang terkalahkan, dan ia mati muda. Apa yang ia tulis adalah apa yang ia pikirkan, apa yang ia rasakan oleh seorang pemuda dan bertindak sebagai seorang terpelajar yang mencoba bertindak adil dalam pemikiran maupun perbuatan. Walaupun Gie banyak menuliskan kecaman yang mengeritik namun dia enggan untuk bergabung kedalam sistem, ini adalah hal yang patut dicontoh dan diperjuangkan dimasa kini dan nanti. Seperti saat ia memilih untuk tidak menjadi anggota KAMI, organisasi yang menjadi lokomotif politik angkatan 66. Gie lebih banyak berjuang lewat tulisan
Gie salah satu pendiri Mapala UI ini menghadap penciptanya. 16 Desember 1969, di tengah kabut tebal puncak Gunung Semeru, sehari sebelum ulangtahun Gie ke-27, Gie dan Idhan Lubis meninggal karena menghirup gas beracun. Beliau sangat mencintai gunung dan alam bebas. Puisi-puisinya banyak berkisah tentang kecintaannya terhadap pendakian gunung.
Esensi :
Dengan tugas ini membuktikan bahwa pentingnnya suara dari kita para mahasiswa untuk perubahan bangsa dan Negara ini namun dengan cara yang terpelajar dan intelektual.
Mengkritisi artikel : Pemilihan rektor UI adalah masa depan UI
Universitas Indonesia, satu-satunya universitas yang menyandang nama Indonesia, universitas yang mewakili Indonesia, Universitas kebanggaan Indonesia, Universitas pertama di Indonesia. Namun bukan hanya menyandang nama Indonesia, Universitas Indonesia juga menyandang masalah yang sama besarnya seperti masalah yang ada di Indonesia. Setelah membaca artikel pemilihan rektor, mata saya semakin terbuka bahwa Universitas Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja sama seperti Indonesia. masalah yang tergambarkan itu hanya masalah tentang tahta dan harta. Kedua hal itu selalu menjadi masalah yang sangat membikin geram.
Kenyataan yang saya dapat selama ini adalah jika dirinya bertahta tinggi maka dirinyalah yang mengatur dan suaranya yang paling di dengar, maka dari itu banyak orang yang ingin mendapatkan posisi yang setinggi tinggi nya. Padahal jika menerima tahta yang tinggi itu haruslah menerimah amanah dari orang-orang yang dia pimpin bukannya menyelewengkan jabatan. Tapi pada kenyataannya banyak pemimpin yang menyalah gunakan jabatannya. Bahkan pemimpin terdahulu UI pun begitu, kami ini pelajar yang ingin menyelamat kan nasib Indonesia bukan gudang uang yang uangnya bisa dicuri seenaknya. Seharusnya jika mendapat gelar rektor di Universitas Indonesia bisa memiliki semangat meningkatkan kualitas para pelajarnya bukan kuantitas BOP nya.
Komitmen, janji-janji, dan sosok ideal seorang pemimpin ini belum cukup untuk memperbaiki almamater kuning ini. Praktek dan aksi yang kongkrit dari pemimpinlah yang kita butuhkan. Mereka harus merasa takut, karna mengemban amanah dari belasan ribu orang. Mereka harus takut akan setiap tindakan dan keputusan yang mereka buat. Kita mahasiswa harus membuat mereka sadar akan penting nya amanah itu. Bukan hanya seperti kambing yang akan menuruti akan setiap perakataan gembalanya. Dalam kasus terdahulu mahasiswa bisa mendudukan rektorat, kita mahasiswa harus bisa seperti itu lagi dalam momen ini. Namun tetap mendudukan itu dengan moral dan integritas kita sebagi mahasiswa.
Dalam bagian titik balik, perlu digaris bawahi bahwa pemilihan rektor UI kali ini bukan untuk nasib 5 tahun UI kedepannya, tapi nasib UI 20 tahun yang akan datang. Dalam waktu yang dekat ini seharusnya kita lebih jeli dan kritis menghadapi pilrek ini, ini bukan lagi tentang UI tapi ini tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pemilihan rektor UI sama seperti pemilihan presiden di Indonesia sangat sengit dan rumit menentukannya.
Disini kita sebagai mahasiswa harus mengambil peran besar dalam pemilihan rektor ini, tapi sayangnya mengapa suara mahasiswa hanya diwakili satu orang? Dan hanya bernilai 4%? Kami mahasiswa adalah penerima efek samping yang paling besar jika pemilihan rektor ini tidak berjalan dengan baik. Kami lah mahasiswa yang menjadi korban utama, kenapa saya berkata seperti itu? Yah karna masalah antara Negara kerektoratan dengan Negara kemahasiswaan masalah utamanya itu hanyalah di biaya pendidikan, jika isu kenaikan biaya pendidikan itu benar akan terjadi korban utama adalah kami. Tidak ada lagi keadilan jika isu itu benar terjadi. Suara mahasiswa itu harusnya berpengaruh lebih dari 4% bahkan jika bisa pengaruh suara mahasiswa itu harus 50%. Lagi-lagi kita para pelajarlah yang menjadi korban atas masalah tahta dan harta itu. Suara 4% itu tak ada apa apa nya hanya serpihan dari pemilihan ini.
Namun saya yakin mahasiswa di UI ini tidak akan diam kita harus bertindak dengan tanggap dalam setiap rangkaian pilrek ini, suara kita boleh kecil namun peran kita aksi kita akan berpengaruh sangat besar. Menyelamatkan UI bukan hanya tugas kakak kakak kita yang sudah ditingkat akhir namun tugas ini adalah tugas umum semua mahasiswa, termasuk kita mahasiswa baru. Kita memang tidak bisa memberikan suara namun kita bisa memaksimalkan tugas yang bertemakan halopilrek, bahkan tulisan tulisan kita itu harus sampai terdengar hingga telinga rektorat. Karna aksi dengan tulisan adalah awal penanaman semangat untuk menuntaskan masalah itu. Kapan lagi kita bisa menulis tentang rektor dan kita bisa bebas menuliskannya juga menyebarluaskannya? Sekarang adalah waktu yang tepat kawan kawan kita menunjukkan aksi kita lewat tugas ini.