Malam-malam panjang perasaan ramai berlalu-lalang rambutnya dibelai angin jalang Rindu berubah dari sepoi menjadi badai didera gigil yang labil Lantas ia berteduh di sebuah hati yang kumuh dalamnya sepi tampak lusuh Ia membuka hati mempersilakan rindu menepi dijamu dengan rokok dan kopi Sepi tak lagi sepi. — @marmuutpink . . Pict from Google #puisi #tehjeruk #kumpulanpuisi (at Sepatan, Jawa Barat, Indonesia)

















