I choose experience over things.
Once a year, go someplace you’ve never been before (dalai lama).
“Jalan-jalan terus, kebanyakan duit ya” atau “boros banget deh!” sebagian besar orang yang punya hobi travelling pasti sering sekali mendengar kalimat ini. Apalagi hampir seluruh perjalanan saya murni berstatus ‘travelling mandiri’ alias direncanakan dan dibiayai sendiri. Saya tidak seberuntung orang-orang yang kerap kali dapet bonus travel session disela-sela dinas kantor atau pun beasiswa ke luar negeri. Tapi disitulah tantanganya, disitu serunya. Mari kita ucapkan aamiin untuk setiap ucapan, yang semoga saja menjadi doa, bahwa kita banyak duit. Uye!
Saya yakin bahwa setiap orang punya caranya masing-masing untuk menikmati hidupnya. Setiap orang menaruh setidaknya satu mimpi untuk setiap satu rupiah yang dia tabung. Ada yang membayangkan rumah dan mobil idaman, buku terbaru dari penulis favorit, gadget hits keluaran terbaru, perlengkapan olahraga yang mumpuni, hingga pernikahan mewah. Apa yang saya bayangkan? journeys!
Travelling, atau jalan-jalan, sering kali disangkut pautkan dengan wujud gaya hidup mewah, foya-foya, dan tidak berfaedah. Yap it is! bagi yang memang memandang demikian, you are what you think. Bagi saya, travelling adalah kegiatan yang kaya akan ilmu. Pelajaran-pelajaran yang saya dapat dari mulai sebuah destinasi muncul di kepala saya, perburuan tiket pesawat murah (rekor saat ini adalah Rp. 0,- untuk perjalanan menuju KL dan Phuket, airport tax exluded), penyusunan itinerary dan budgeting yang kadang kala bikin stress-stress bahagia, mempelajari what do's and don'ts di tempat baru, hingga ribuan pengalaman berharga ketika perjalanan itu berlangsung. Contohnya adalah pengalaman malam pertama di Kota Tokyo, yang berujung di kantor polisi kecil dekat Ueno bersama polisi yang gak bisa bahasa inggris sama sekali, yang sempet bikin pengen pulang lagi, bertanya-tanya WHY AM I HERE?, tapi alhamdulillah happy ending dan penuh hikmah tentunya (ceritanya menyusul :p)
Jam terbang saya masih pendek, pengalaman saya masih sangat sedikit, dan saya akan terus melangkah untuk pengalaman-pengalaman berharga di depan sana.