Aku tidak tau bagaimana harus menulisnya dengan rangkaian kata yang mudah dimengerti, setiap malam aku seperti menghakimi diriku sendiri, di usia dewasa tidak seperti yang kubayangkan saat remaja, ternyata menjalaninya terasa begitu sulit. Aku hanya seperti menjalani tanpa rasa, aku terbangun pagi berusaha beranjak mengumpulkan tenaga untuk memulai hari, tertawa jika diperlukan untuk terlihat baik baik saja dan bahagia dihadapan semua orang, terlihat berusaha meski ketidaknyamanan hanya bisa kupendam, lalu kembali pulang dengan sisa tenaga yang ada meski aku lelah dan muak berpura pura, hidup ku terasa hampa dan aku tidak lagi merasa bahagia. Entah aku bahkan sudah lupa kapan terakhir aku merasa bahagia, kapan terakhir spark hidup itu ada, kapan aku exited melakukan rutimitasku. Aku hanya berjalan tanpa alas kaki saat ini dan tidak merasakan sakit saat kakiku terluka dan berdarah, aku hanya bisa sekedar berjalan dalam diamnya kebisuan.










