not quite as cool (by @hinsonmike)
Nice try buzz
Mike Driver

Origami Around
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
official daine visual archive
macklin celebrini has autism
No title available
One Nice Bug Per Day
Sade Olutola
Sweet Seals For You, Always
occasionally subtle

bliss lane
YOU ARE THE REASON
hello vonnie
Show & Tell
★
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
No title available

Game Changer & Make Some Noise

Jar Jar Binks Fan Club

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from Kazakhstan

seen from Australia

seen from South Africa
seen from United States
seen from Spain

seen from Malaysia
seen from Colombia

seen from Kenya

seen from Maldives
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Germany
seen from Ukraine
@milatika
not quite as cool (by @hinsonmike)
Nice try buzz
🕵🏻
Cara termudah mendekati laki-lakimu adalah dengan mendekati wanitanya. Ibunya.
Project Ego.
Ryo Yamazaki: Feline Furball Haberdasher
Follow @rojimanto keep up with his three cats (and, of course, their head toppers.)
Hello, world! It’s time for a hair-raising edition of #WeeklyFluff. Apparently, one cat’s trash is Ryo Yamazaki’s (@rojiman) treasure. Maru (pictured) is one of the three felines whose shed fur is recycled and carefully crafted into hats for cats.
Kalau kalian sedang lelah dengan suatu hal, dengan sesuatu yang dominan kalian lakukan dalam hidup ini, dengan sesuatu yang lebih banyak effortnya ketimbang hasil yang didapat. Ingatlah, Tuhan punya rencana yang lebih indah untuk kalian setiap makhluknya.
Kenapa gue jarang banget ngeluh, i mean “ngedumel”. Selain karena ngeluh itu sendiri membutuhkann tenaga tambahan, ditambah mengeluh itu tidak menyelesaikan pekerjaan dan sepanjang gue hidup, gue belum nemu orang yang “enak” buat gue tuang keluhan gue, iya gak ada orang yang rela gue kasih energi negative yang keluar dari keluhan.
Kalau lagi merasa ‘kayaknya gue lebih banyak menunaikan kewajiban daripada hak yang gue dapet’, gue harus nampar-nampar diri sendiri sembari bilang ‘hey fren!! Wake up sampai di titik yang demikian lu pikir lu gak bisa nanganinnya, bahkan lu yang dulu pernah lebih BERUSAHA daripada ini’ yes!. Tuhan tidak akan ngasih cobaan di luar batas kemampuan hambanya, iyaa entah, lupa, itu siapa yang bilang kalau tidak salah ada di dalam Al-quran dan ini gue jadi pegangan gue klo lagi ngerasa lebih banyak melalukan sesuatu dengan effort besar dan hasil kecil. Ikhlas itu susah banget, Ilmu ikhlas gak pernah tuh diajarin dibangku sekolah atau kampus manapun. Tapi ikhlas harus banget dipakai didalam kehidupan yang sebentar ini.
Lalu, gue jadi kepikiran, ada tidak yah orang di dunia ini menempati titik pencapaian terbesar dalam hidupnya, maksudnya sesuatu yang dia usahakan tercapai dan selesai gak mau nambah lagi, tidak ada pencapaian-pencapain ke depannya lagi. Sudah usaha yang dilakukan selesai, dia sudah mencapai titik keberhasilan itu. Sedangkan manusia diciptakan oleh hawa nafsu, keinginan dan rasa untuk tidak pernah puas akan seuatu hal. Ketika dia sudah mencapai titik dimana keberhasilan didalam hidupnya, dan semua selesai begitu saja. Tidak ada namanya ‘ongkang-ongkang kaki’ atau ada tapi sehari, dua hari, minggu selanjutnya? Bulan selanjutnya? Dia berusaha lagi untuk mencapai titik-titik lain keberhasilan lain di dalam hidupnya yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
14 April 2017
Mendisiplinkan Ibadah
Atasan saya di kantor dalam sebuah bahasan mengatakan bahwa salah satu tanda karyawan yang baik itu mereka yang disiplin pada ibadahnya.
Jika waktunya shalat ya shalat tepat pada waktunya. Jika waktunya ia ke gereja, wihara, dan tempat ibadah lainnya ya pergi ke sana. Tidak melewatkan, tidak mengabaikan. Mereka taat, patuh, dan disiplin. Jika sudah begitu saya yakin dalam kerjaan mereka pun akan begitu, taat, patuh, dan disiplin pada jobdesk dan atasan mereka.
Selain itu, bagi muslim ketika sujud itu adalah waktunya men-charge semua kesal, jenuh, pusing, permasalahan yang ada di dalam kepala seolah ditumpahkan ke atas sajadah. Ketika selesai shalat, batrai yang tadinya low bisa kembali full.
Saya berpikir kembali, selama saya kerja saya sering sekali lalai shalat. Menunda-nuda waktu shalat. Kadang sudah mepet adzan berikutnya baru saya ambil wudlu. Ke depannya saya harus lebih disiplin lagi.
Satu lagi yang saya dapati dari pembahasan tersebut adalah pengingat kepada hal-hal baik ada di mana-mana ternyata, walau atasan saya tadi non muslim. Semua tergantung saya mau menerima atau tidak.
Semoga hati saya tidak semakin keras hari ke hari, sehingga saya bisa menyerap energi-energi positif yang tersebar di sekitar saya.
Karena, Kita tidak bisa memilih dari rahim mana kita dilahirkan. Dari rumah siapa kita dibesarkan. Dari keluarga mana kita dididik. Dari keturunan apa kita berada. Dari bangsa apa kita berasal. Karena, Kita hanya bisa memilih untuk menjadi apa kita dilahirkan. Untuk menjadi siapa kita dibesarkan. Berguna atau tidakkah pengorbanan orang tua kita. Kita hanya bisa mengikuti takdir. Mudah memang mengucapkannya, namun tidak semudah menjalankannya. Kita hanya bisa mengikuti apa yang sudah digariskan diatas jidat kita sebelum kita dilahirkan ke dunia.
In the middle of
Ugh! Huaaahaaaiii.... Iya, iyaa gue udah lama banget gak nulis. Padahal ide tulisan, unek-unek, sampe kata-kata kotor pengen banget gue tumpahin ke tulisan. Padahal lagi, sering berkelebat beberapa pikiran yang pengen gue angkat jadi tulisan, dan berakhir di fikiran aja tanpa gue tuang, yah begitulah. Semua harus dengan niat, karena semua yang didasari dengan niat akan, apa? Yaak.. Benar. Akhir-akhir ini jakarta lagi panas banget gak sih, ngomongin tentang politik, pemilihan gubernur, sampe bawa-bawa agama. Gue pernah ya shared di facebook tentang masa yang melakukan demo Ah*k, trus gue comment, dan ternyata orang-orang yang hatinya sedang galau ikut-ikutan comment dan menasihati serta sedikit mengancam. Itu gue cuma shared yang gue fikir yaudalahyaah just info doang, bahkan sampe orang gak dikenal comment di FB gue, klo gue terusin mungkin jadi viral gue, tapi buru-buru gue hapus takut jadi bahan pemecahbelah kerukunan antar umat beragama. Kalau ditanya gue klo bisa milih gue pilih siapa? Gak bakal gue jawab sih. Eh, yaudah gue jawab. Gue pilih Ahok. Jangan tanya kenapa dan coba nasihatin gue yah. Yaudah klo masih nanya gue jawab lagi, ya karena dia tegas, dan gak ada tampang korupsi atau politik kotor apalah itu, gak usah bawa-bawa agamalah kalo sholat wajib aja masih nunda-nunda dan gak di masjid, dan sholat sunah gak pernah malah, agama itu pribadi masing-masing. Oke case closed untuk politiknya. Ngomongin agama pernah gak sih elo menjalankan kewajiban tanpa ada maksud, tanpa ada permintaan. Tulus gitu, ikhlas lillahita'alla. Dan lo menjalankan dengan suka rela tanpa ada paksaan. Pernah gak sih? Alhamdulillah klo pernah. Gue sih jujur belom pernah. Banyak banget permintaan gue selesai sholat misalnya, biasanya gue klo udah urusan, ehem 'Jodoh' doanya lamaa banget. Ya namanya manusia tempatnya resah, gelisah, tidak pernah puas, tapi harus tetap bersyukur. Pengen gitu sekali2 ibadah dengan ikhlas. Ikhlas disini maksud gue hanya menyembah Tuhan semata tidak mengharapkan duniawi, hanya mengharap pahala untuk akhirat kelak. Pernah baca-baca di akun IG, kebetulan gue follow yang akun islami gitu, cieelaah :) Disitu dikatakan kalau mencintai yang belum halal hanya ada kemungkinan berakhir di pelaminan atau patah hati, lalu kalau mencintai yang sudah halal itu adalah kemuliaan. Masalahnya disitu tidak dikatakan, bagaimana jika kita terlanjur mencintai seseorang yang belum halal, namun tetap mengharap dia akan menjadi halal sesuai syariat agama? Kasusnyakan beda ukhti? Hati seseorang tidak ada yang tau. Disitu juga tidak dikatakan dengan kasus gue diatas bagaimana cara mengatasinya? Next stepnya itu gimana? Ikhitiar gila gilaan, itu udh pasti jawabannya sih (menurut gue) lalu setelah itu? Usaha dan doa fren! Oke sip. Tahun 2017 ini, kata orang-orang tua seperempat (1/4) abad umur gue, klo dibandingin dengan hitungan ribu, agak serem juga yah. Kaya fosil Dinosurus gitu. Kalo udh umur 25 pasti harus bisa jawab pertanyaan orang-orang yang hidupnya hanya mencampuri urusan orang lain kaya "Kapan nikah?" "Kapan dikenalin sama budeh sini?" "Kapan calonnya dibawa?" "Kapan diajak ke rumah?" Pertanyaan kapan, kenapa sih harus ada pertanyaan kapan? Trus klo jawab mesam-mesem doang doi nungguin dengan kepo tingkat dewa. Emang kalo gue jawab, "hhmm.. ada sih budeh cowo yang aku lagi suka, tapi aku gak tau ngomongnya gimana ke dia, karena dia kayaknya masih main-main gitu, budeh punya solusi gak?" dia bakal jawab apa coba? Dia mungkin bakal jawab "kalo masih gak jelas cari yang lain aja nduk". Cari, cari lu kata gampang. Gampang sih, klo gue masih belom bisa move on. Tapi kan gue udh move on harus cari yang lain, yang bisa bikin taraf keislaman gue naik. Kalo sekiranya di dunia gue gak sukses-sukses banget setidaknya gue masih punya seseorang yang nge'mong gue untuk lebih baik dari sisi agama, dan investasi di akhirat terjamin. Insya Allah :) Kok lu sok islam gini sih fren? Yaa gak tau yah. Kan setiap orang berhak berubah kearah lebih baik, berfikir ke depan, kalau elu berfikir selangkah dua langkah, gue boleh dong berfikir seratus ribu langkah kedepan naik motor biar cepet :)
Mungkin, terkadang cinta diam-diam jauh lebih baik daripada dihantui prasangka bahwa semua akan menjadi berbeda dan berbalik menjadi sesuatu yang menyakitkan jika kau memutuskan untuk angkat bicara.
(via mbeeer)
😢
Sang Perayu
Perayu memang tidak mudah di rayu, jangan pernah merayu sang perayu, Karena bisa jadi kamu yang terkena rayu dari sang perayu. Perayu memang tidak mudah di rayu, namun bukan tidak mungkin perayu akan terpikat bujuk rayu dari rayumu. Perayu memang tidak mudah di rayu, mengapa masih membuang waktu merayu.
TIADA YANG KEBETULAN Pernahkah saat kamu duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terfikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang? Itu adalah اللّه yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (Quran Surah[QS] 4:114, 2:195, 28:77) Pernahkah saat kamu sedang bersedih, kecewa tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat luahan hati? Itulah adalah اللّه yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA (QS 12:86) Pernahkah tanpa sengaja kamu memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau bertemu dengannya, atau kamu menerima telefon darinya? Itu adalah Kuasa اللّه yang sedang menghiburmu Tidak ada yang namanya kebetulan _(QS 3:190-191). Pernahkah kamu mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk diperolehi? Itu adalah اللّه yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kamu taburkan sebelumnya _(QS 65:2-3). Pernahkah kamu berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan? Itu adalah saat اللّه mengizinkan kau untuk diuji, Dan اللّه ingin mendengar rintihan serta do'amu agar kau menyedari akan keberadaan-NYA…. Kerana Dia tahu kamu sudah mulai melupakan-NYA dalam kesenangan (QS 47:31, 32:21). Jika kamu peka, akan sering kamu sedari bahwa KASIH dan KUASA اللّه selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu. Apakah kamu fikir tulisan ini hanya sekadar gurauan tanpa tujuan yang terkirim padamu? Tidak! Sekali lagi, TIDAK ADA YANG KEBETULAN… Cuba rasakan kehadiran-NYA…, dengarkan suara-NYA yang berkata: “Jangan khuatir, AKU di sini bersamamu” _(QS 2:214, 2:186) SILA SHARE DAN SEBARKAN
Ustaz Iqbal Zain (via bukangadisbiasa)
Kehidupan dominan.
Aku beruntung, orang - orang disekitarku seringkali mendoakanku, walau dengan cara mereka masing-masing.
Sesekali, aku pernah lelah Lelah menyembah. Sesekali, aku pernah melemah iman. Maafkan. Jangan kau lantas pergi karena Imanku turun. Jangan. Jangan kau lantas berlalu sebab ku lalai. Marahlah, jika aku salah Tegurlah, jika memang perlu Aku manusia, Tidakkah kau lihat aku perlu engkau. Sebagai alarm pengingat sholatku. Tidakkah kau lihat, Aku masih harus dibersihkan.
Tuan, aku menyenangi matamu. Yang terlihat menyipit ketika selesai wudhu’ - 20:54
Rumah Hangat - 2 Juli 2016
#Membacamata #buku #puisi #lembarkertas #gift
Perempuan tidak membangun rumah; ia merawatnya.
(via lembarkertas)