coollllllllllllllllllllllllllll
No title available
Misplaced Lens Cap
Three Goblin Art
Sade Olutola
Stranger Things
Jules of Nature

if i look back, i am lost
Today's Document
Keni
he wasn't even looking at me and he found me
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
$LAYYYTER

pixel skylines
I'd rather be in outer space 🛸

Kaledo Art

Product Placement
YOU ARE THE REASON
trying on a metaphor
cherry valley forever

#extradirty

seen from Canada
seen from Brazil

seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from Italy

seen from Italy

seen from Malaysia
seen from Oman

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Singapore
seen from Taiwan

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye
@mistergdng
coollllllllllllllllllllllllllll
Taman Sari Yogyakarta
Taman Sari Yogyakarta (bahasa Jawa: ꦠꦩꦤ꧀ꦱꦫꦶꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ, translit. Taman Sari Ngayogyakarta) adalah situs bekas taman istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Taman istana ini dibangun pada zaman Sultan Hamengkubuwana I pada tahun 1758–1765. Kebun yang digunakan secara efektif antara 1765-1812 ini pada mulanya membentang dari barat daya kompleks Kedhaton sampai tenggara kompleks Magangan. Namun saat ini, sisa-sisa bagian Taman Sari yang dapat dilihat hanyalah yang berada di barat daya kompleks Kedhaton saja.
Taman Sari memiliki luas 12,666 hektare (31,30 ekar) dengan sekitar 58 bangunan dengan 15 di antaranya merupakan bangunan utama baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan beserta pulau buatan dan lorong bawah air.
Kompleks Taman Sari setidaknya dapat dibagi menjadi 4 bagian. Bagian pertama adalah danau buatan yang terletak di sebelah barat. Bagian selanjutnya adalah bangunan yang berada di sebelah selatan danau buatan antara lain Pemandian Umbul Binangun. Bagian ketiga adalah Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang terletak di selatan bagian kedua. Bagian terakhir adalah bagian sebelah timur bagian pertama dan kedua dan meluas ke arah timur sampai tenggara kompleks Magangan. Taman Sari Yogyakarta berlokasi di Jl.Taman, Patehan, Kraton, Yogyakarta, Indonesia.
PANTAI DRINI
Pantai Drini adalah sebuah pantai yang menjadi objek wisata dan terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Indonesia. Letaknya di sebelah timur Pantai Baron dan berjarak sekitar 1 km ke arah timur Pantai Sepanjang akan tetapi, jarak sebenarnya yang harus ditempuh untuk sampai ke pantai ini sejauh 60 km atau sekitar 2-3 jam dari Kota Yogyakarta. Infrastruktur menuju ke Pantai Drini cukup mulus walaupun jalan masuk untuk sampai ke pantai ini cukup terjal dan berkelok-kelok.
Pantai Drini merupakan pantai yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Pantai Drini ini dikenal dengan nama Pantai Perawan. Sebutan ini digunakan oleh masyarakat setempat karena kondisi Pantai Drini yang masih bersih, udara yang sejuk, air yang terasa dingin ditambah dengan hamparan pasir putih yang memesona dan aliran airnya yang tidak seganas Pantai Parangtritis Pantai ini memiliki sebuah tebing besar yang berada di tengah-tengah pantai dan membagi pantai ini menjadi dua sisi, yaitu sisi barat dan sisi timur . Di pantai ini pengunjung juga dapat melihat dengan jelas rumput-rumput laut di antara karang-karang laut dan biota laut lainnya.
PANTAI BARON
Pantai Baron (bahasa Jawa: ꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦧꦫꦺꦴꦤ꧀, translit. Pasisir Baron) adalah salah satu objek wisata berupa pantai yang terletak di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.[1] Lokasi Pantai Baron dapat ditempuh 40 km dari pusat kota Yogyakarta.[2] Asal mula nama Pantai Baron berasal dari nama seorang bangsawan asal Belanda yang bernama Baron Skeber.[3] Bangsawan tersebut pernah mendaratkan kapalnya di pantai selatan tepatnya di pantai yang saat ini terkenal dengan sebutan Pantai Baron.[3] Jalan menuju objek wisata Pantai Baron cukup baik untuk dilalui kendaraan pribadi, sepeda motor, dan bus.[1]
Objek wisata Pantai Baron merupakan pantai yang membentuk cekungan.[4] Seperti pantai lainnya, di Pantai Baron tersedia aneka ikan laut beserta olahannya.[2] Ikan yang biasanya dijual di Pantai Baron adalah udang windu, kakap, bawal putih, dan tongkol.[2] Pantai Baron memiliki fasilitas berupa tempat pelelangan ikan, wahana permainan anak-anak, perahu bermesin, dan toko cenderamata.[5] Buah srikaya, pisang tanduk, sirsak, dan berbagai macam cenderamata yang terbuat dari kerang laut.[5] Cenderamata berbahan kerang yang banyak dijual di Pantai Baron adalah bros, tirai kerang, lampu hias, cermin berhias karang, figura, dan aneka karakter hewan yang juga terbuat dari kerang laut.[5]
Upacara sedekah laut adalah upacara yang masih sering dilakukan oleh masyarakat Gunungkidul. Pantai Baron adalah salah satu tempat untuk menyelenggarakan upacara sedekah laut tersebut.[6] Upacara sedekah laut diselenggarakan setiap tanggal satu Syuro dalam penanggalan Jawa.[6] Upacara sedekah laut dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur penduduk setempat atas melimpahnya tangkapan ikan di Pantai Baron.[6] Awalnya, sebagian besar penduduk di sekitar Pantai Baron bukanlah nelayan melainkan petani yang mengolah kebun.[6] Suatu ketika ada seseorang yang memulai menangkap ikan di pinggiran pantai dan mendapatkan banyak ikan, kemudian banyak penduduk yang mengikuti orang tersebut untuk menangkap ikan.[6] Semakin lama, ikan di pinggir pantai semakin sedikit kemudian penduduk mencoba menangkap ikan ketengah laut menggunakan rakit kayu.[6] Adanya kapal di pantai ini karena suatu ketika terjadi tragedi nelayan yang saat menangkap ikan di tengah laut digigit oleh ikan hiu maka kabar ini pun tersiar di mana-mana dan menjadikan pemerintah menyumbangkan perahu untuk nelayan Pantai Baron.[6]
Keunikan Pantai Baron adalah adanya sungai bawah tanah yang mengalir cukup deras ke arah lautan.[7] Sungai bawah tanah tersebut mengalir ke arah laut dan membentuk sebuah sungai.[7] Uniknya sungai bawah tanah yang ada di Pantai Baron adalah rasa airnya yang tawar meskipun berada sangat dekat dengan laut.[6] Pengunjung yang tidak berani bermain dan berenang di laut dapat bermain air dan berenang dialiran sungai bawah tanah tersebut.[7] Pemandangan lain yang ada di Pantai Baron adalah sebuah bukit yang berada di sekitar pantai.[6] Pengunjung dapat menikmati keindahan pantai dari atas bukit tersebut.[6]