Alhamdulillah
MasyaaAllah
Tabarakallah
Barakallahu fiik
mulai biasain di selipin kata baik itu lagi meg
Misplaced Lens Cap
Today's Document

#extradirty
No title available
$LAYYYTER

No title available
we're not kids anymore.
noise dept.
Cosimo Galluzzi

⁂

祝日 / Permanent Vacation

pixel skylines

Discoholic 🪩
wallacepolsom
Three Goblin Art
todays bird
Claire Keane
Cosmic Funnies

Kaledo Art

No title available
seen from Trinidad & Tobago

seen from United Kingdom

seen from South Korea
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Australia
seen from Malaysia

seen from Chile

seen from Singapore
seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from South Korea

seen from Chile
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
@moonicame
Alhamdulillah
MasyaaAllah
Tabarakallah
Barakallahu fiik
mulai biasain di selipin kata baik itu lagi meg
Setelah aku flashback dan scrolling ke belakang, ternyata banyak juga tulisanku yang ku post disini.
Dan.. “lumayan juga”, pikirku
Hehe
Tapi mengapa aku merasa seperti jarang menulis ya?
Sebenarnya aku suka menulis.
Hanya saja suka takut dan tidak yakin dengan tulisanku sendiri.
Takut salah lah, takut begini lah begitu lah
Sekarang pun masih.
Jadi.. kalau mau menulis pun hanya berani yang memang jelas kebenarannya, seperti potongan ayat.
Ah, itu menulis yang di post ya, kalau yang tidak di post, tentu banyak sekali tulisanku.
Tulisan ini pun, akan ku coba post..
Kita coba dulu saja
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar
Mulai belajar berkesadaran di kondisi saat itu juga. Terutama ketika dihadapkan dengan situasi yang menuntut respon cepat kita.
Belajar memberi keputusan cepat dan respon terbaik. Kamu sudah berusaha, jadi ketika ada situasi dimana kamu merasa menyesal dengan respon mu, tak apa. Belajarlah dari sana.
Memang tidak mudah berpikir memberikan keputusan cepat dan memberikan respon terbaik, tapi teruslah mencoba demikian.
Dan tak mengapa jika ternyata ada kondisi kamu tidak bisa memberikan respon terbaik dan keputusan yang tepat.
Karena kamu manusia.
Beranilah untuk salah dan Beranilah dinilai tidak baik oleh orang lain.
Karena kamu manusia.
Tapi bukan berarti lalu kamu menyengaja untuk merugikan orang lain.
Karena kamu manusia.
Terkadang, kebiasaan 'nanti dipikir belakangan' tidak semua nya baik dilakukan. Adakala nya hal-hal yang bahkan menurut kamu bisa dipikir nanti, seharusnya segera dipikirkan saat ini. Lain kali, jika ada kesempatan bahasan, segera di bahas dan selesaikan. Jangan biasakan dipikirkan belakangan, atau kamu akan menyesal.
Segera bahas dan selesaikan.
Terkadang ada masalah yang kamu tidak perlu untuk menyelesaikannya. Tak perlu bertanya kenapa, kenapa ataupun menjelaskan. Cukup di biarkan saja. Meski masih ada gejolak dan hal yang menurut kamu seharusnya diselesaikan.
Tapi tidak, biarkan saja. Biarkan Allah yang selesaikan. Dan kamu akan mendapatkan jawabannya.
cara balas dendam terbaik adalah, tidak ada. Jangan menjadi seperti mereka yang menyakiti mu.
Adalah sebuah privilege memiliki pasangan yang mengingatkan kita tentang waktu shalat.
Bukan perkara, shalat urusan hisab pribadi masing-masing, memang iya shalat adalah kewajiban tiap-tiap individu, tapi… urusan akhirat kita saja ia peduli, tidak menginginkan kita lalai dari mengingat Allah, apalagi urusan dunia yang remeh temeh.
Yaah, kita harus mengusahakan pasangan yg peduli dengan itu.
Komunikasi
Berkomunikasi itu untuk memahami. Bukan memaksa untuk apa yang ingin kita dengar.
Komunikasi itu untuk mengerti. Menangkap rasa tersirat yang tak diucapkan.
Komunikasi itu seni. Bertukar rasa dan cerita tanpa menghakimi.
#Day9
Kelak, engkau akan paham, bahwa melibatkan Allah dalam setiap urusanmu, bukan hanya agar engkau segera mendapatkan apa yang engkau inginkan, melainkan agar engkau temukan ketenangan dalam setiap urusanmu.
Melibatkan Allaah memang tidak selalu kita segera temukan jawaban atas doa-doa kita, tapi jauh lebih penting dari itu, dengan melibatkan Allaah, selalu kita segera temukan ketenangan.
Apapun yang menjadi takdirmu, akan mencari jalannya sendiri untuk menemukanmu.
-Ali bin Abi Thalib-
Gerah.. Gerah sekali belakangan ini. Saking gerahnya, tiap malam tidak tidur dikamar sendiri, tapi mengungsi ke kamar lain yang ada pendinginnya. -Kipas sampai tidak berasa sejuk karena saking gerahnya-
Sambil berandai-andai ingin pasang pendingin lah, bobok tembok untuk pasang jendela lah, mengeluh tak ada ventilasi, dll
.
Jika dipikir dan diingat kembali, kondisi ini mirip dulu ketika mendapat rollingan kamar, -yang saat itu terasa kecil-
Saat itu berpikir, kenapa mendapat kamar yang kecil padahal barang-barang kami -saya dan roomate- termasuk banyak, kenapa tidak dipilihkan kamar yang lebih besar
Lalu, dilain waktu, disuatu kondisi, entah bagaimana, saya melihat kamar tersebut (ketika dibersihkan, dalam keadaan kosong), tiba-tiba saja kamar terasa luas.
“Kamarnya ternyata luas juga”, tanpa disadari terucaplah kalimat itu dan detik berikutnya tersadar
“Ah, ternyata bukan kamarnya yang kecil, tapi hati ku yang sedang sempit”, Jleb!
Yah, barangkali bukan kamar nya yang kecil, bukan apa yang sudah kita miliki itu kurang memuaskan kita, bukan….
Tapi, syukur kita yang kurang luas, kurang besar…., kurang banyak…
Dulu pernah ada yang bertanya,
“Tumben jarang update tumbrl sekarang?”,
aku yang bingung mau menjawab apa, tiba-tiba ada yang bantu menjawab,
“Sekarang lagi ga galau soalnya kan ya haha..”,
Haha, iyakah karena galau? Tapi memang sih, setengah ku akui memang kebanyakan saat itu sering update karena sedang galau banyak pikiran. XD
Dan kali ini, terjadi kembali. Jarang update.
Setelah dipikir-pikir, ahh… ternyata bukan hanya karena sudah tidak banyak pikiran, tapi karena berkurangnya intensitas literasi.
Yaa.. akhir-akhir ini jarang sekali membaca buku, ikut kajian, diskusi dll. Masuk zona nyaman dan ruangan kepala berdebu terisi oleh sarang laba-laba.
Ah, ternyata galau banyak pikiran itu kadang perlu juga. Haha XD
Jadi kangen. Eh? Wkwk
.
Atau ada yang tahu kira-kira kenapa aku jarang update ? haha XD
Nasihat
Kamu hanya bisa mengendalikan dirimu, tidak bisa mengendalikan orang lain. Kamu hanya bisa mengendalikan isi doamu, bukan hasilnya. Tidak pula bisa mengendalikan isi pikiran, cara pandang, dan perbuatan orang lain kepadamu.
Tapi kamu bisa mengendalikan dirimu. Kamu bisa mengendalikan pilihan dan keputusanmu. Nggak ada yang mudah. Semuanya sulit. Sulit untuk mengendalikan dirimu sendiri, sulit juga jika kamu ingin mengendalikan semua hal. Mana yang akan kamu pilih?
Tapi, tahukah kamu rahasia kecil? Kalau kamu tidak bisa mengendalikan dirimu sendiri, maka hidupmu akan dikenalikan oleh keadaan. ©kurniawangunadi
"Mba pulang kapan mba? Ga pulang?",
salah satu senior bertanya kepadaku. Sontak ku menoleh dari pekerjaan yang tengah ku kerjakan.
"Ah gampang bu. Nanti2 masih bisa pulangnya",
,jawabku. Toh pegawain lain juga masih banyak yg belum pulang.
"Bukan tanggungjawab mba lo kalo mereka memilih belum pulang"
Deg.
"Kalau mba pengen pulang. Pulang aja mba", lanjutnya
Tiba-tiba aku merasa tertampar sesuatu
Bukan tanggungjawab ku?
Ah, apa aku selama ini menganggap seperti itu?. Merasa bahwa semua adalah tanggungjawabku? Merasa bahwa semua harus ku kerjakan?
.
Ternyata begitu.
Bergantung dengan orang lain mengakibatkan kekecewaan
Mengandalkan diri adalah suatu kebodohan
.
Udah deh,
La haula wala quwwata illa billah
Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung
.
Minta ke Allah. Dah. Titik.