(91)
hanya ada satu harta manusia yang tidak bisa direbut oleh orang lain,
yaitu prinsip.

oozey mess
Sade Olutola
KIROKAZE
will byers stan first human second
noise dept.

Discoholic 🪩

pixel skylines
Peter Solarz
sheepfilms
todays bird
cherry valley forever
Monterey Bay Aquarium

No title available

Andulka

if i look back, i am lost
Lint Roller? I Barely Know Her
Jules of Nature
Misplaced Lens Cap
Claire Keane

⁂

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Germany
seen from Brazil

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
@musafirasa
(91)
hanya ada satu harta manusia yang tidak bisa direbut oleh orang lain,
yaitu prinsip.
im the problem, i know it since when we first meet, im the wrong guy, to much chaos in my life, that's why i hold u so hard at first,i told u don't come to my life, but u to stubborn to hear what i was said.
And look, now u feel it right, u got a piece of chaos from me,
Injust wanna say sorry, u got a man who gettin cursed, i just can give u a lot of sadness, not like other bf, give a flower and happiness.
u deserve someone better.
I think im gettin cursed
sekalipun semua ini sakit, namun entah kenapa aku menikmatinya.
tepat dihari ini, aku kehilangan dompet beserta uang tunai didalamnya, disela kepala yang tengah panik akan bagaimana nantinya, ada kerjaan kantor serta tugas kampus yang menunggu untuk diselesaikan,
entah kenapa semakin aku memaki keadaan, semakin banyak masalah berdatangan, bak dibakar hidup hidup dalam wajan yang tertutup.
namun dari kejadian ini, aku sadar, bahwa apapun yang terjadi, mau tidak mau kita harus menyelesaikan tanggung jawab bersama yang telah diri kita sepakati, alih alih mencari empati dari kesalahan yang berdasar pada kecerobohan diri sendiri.
rasanya,semakin banyak masalah yang mencekik semakin banyak pula pelajaran yang bisa dipetik.
memang lucu sekali, langkah langkah terasa mati , tak ada lagi arah yang tepat, hanya membuatku semakin tersesat, andai saja waktu bisa diputar kembali, banyak hal yang akan aku hindari, jika saja aku tak pernah ada, mungkin aku sudah lebih berbahagia dalam ketiadaan.
rasanya tak masalah jika aku menyerahkan raga ini pada ruh yang tak ditakdirkan untuk lahir didunia, aku rela jika harus memberikannya. memang terlalu banyak tipu daya, aku sudah muak dengan semuanya, hanya ada masalah yang silih berganti, seakan kebahagiaan hanya sekedar tempat peristirahatan. apa? menikmati? orang bodoh mana yang mau menikmati penderitaan, jauh dalam lubuk hati setiap orang menginginkan kemenangan, naif jika mereka berkata menelan dengan suka rela semua sesak dalam dadanya. sial.
dikelabui kenyataan, dirasuki kenangan, dihancurkan kemampuan,
ditemani harapan, yang tak pernah menjadi kenyataan.
bertekuk lutut pada kekalahan,
namun tak mau tersungkur kedalam lubang kegagalan.
berdiri tegak diinjak,
terlentang sesak.
pada akhirnya, dituntut bijak bukan untuk mencapai keberhasilan, namun untuk menerima semua kegagalan.
(93)
ingin sekali aku menyesali semua nya, namun apa guna nya, tidak akan ada yang dirubah dari semua yang kini telah membuatku resah.
ingin sekali aku menyalahkan takdir dan semua ketentuan tuhan yang membuat ku merasa tersudutkan, namun apa daya, katanya aku terlalu banyak dosa, tak layak untuk mengeluhkan semuanya.
tuhan,
serdadu mu telah lelah,
berkali kali ia kalah
berkali kali ia bersimbah darah
dekap aku kembali
rampas kembali ragaku ini
aku tak memiliki nabi seperti manusia
pun tak pernah dijanjikan surga
maka, bawa aku kembali,
kedalam kehampaan tanpa kesadaran,
ketiadaan.
-sabda merpati tua, sebelum mati tergantung tali.
lucu sekali, kau berharap orang agar tak berbohong padamu,
sedang kau kerap kali membohongi dirimu sendiri.
kiranya kau rasa pantas membalas
maka, datanglah.. aku rela kau tebas walau berbekas.
bak jerami yang dimakan sapi, aku hanya bisa pasrah alih alih bersembunyi,
dari semua angan yang kau awankan.
entahlah,
cermin menjadi benda yang paling aku benci,
aku tak pernah sudi melihat diriku sendiri.
lantas,
pantaskah aku, menikmati keindahan mu itu?
aku tak lebih hanya muara tempat bersemayam dosa,
kotor, sekotor orang orang yang melakukanya.
sedangkau laiknya mainfestasi dari doa,
indah, seindah harapan harapan orang yang mengucapkanya.
bait bait irama pujian dari mulut mereka tak akan pernah bisa menyulut keinginan untuk menggapai harapan.
sekalipun iya, itu hanya sementara,
dan berbagai celaan tak serta ikut andil membawa mu kedalam keterpurukan,
sekalipun iya, itu hanya sementara.
jangan terlalu lama bersedih, karena semua kekacauan ituu terjadi hanya dalam kepala mu, bukan realitas hidupmu,
sekalipun iya, itu hanya sementara.
jangan angkuh dalam semua keberhasilan mu itu, karena kau tak akan prnah benar benar menggapai tujuan mu,
sekalipun iya, itu hanya sementara.
maka, hiasilah semua kesementaraan itu dengan sebisa mungkin, sebermanfaat mungkin, semaumu, seindah pandangan mu, sebelum tiba masa berganti, sedang kau masih sibuk seakan semua yang kau miliki abadi.
ya kau benar kita sama saling mengakui kesalahan.
Aku senang akan hal itu.
akan tetapi kita berada di salah yang tak sama,
kau salah karena telah menjadi seorang pejuang
namun aku salah karena telah menjadi seorang pecundang.
Aku yang menginginkan dirimu, sedang tak mau memberi apa yang kau mau.
bahkan kata maaf tak sudi jika keluar dari mulutku,ia akan merasa malu jika harus diucapkan oleh pecundang seburuk itu.
tidak ada rasa yang tepat datang di waktu yang salah,
karena orang yg tepat tidak akan datang di waktu yang salah,
dan waktu yg salah tidak akan mendatangkan orang yang tepat.
Kau hanya terlalu cepat menghakimi keadaan.
Seakan paling tau akan semua hal yg berada di depan.
apa yg kau rasa baik belum tentu itu baik untukmu
dan apa yang kau rasa buruk belum tentu buruk bagimu.
#reminder
ada yang mau nulis buku?
semuanya terlalu cepat,
begitu banyak waktu yang dimakan rasa lelah, namun banyak pula waktu yang kita buang tanpa sedikit pun rasa bersalah.
kiranya kau tau akan mati besok hari, maka kau akan menyadari seberapa berharga waktumu itu.
hiasi alur waktumu dengan berbagai proses dari usaha yang kau lakukan mati matian itu, tak usah kau hiraukan perihal hasil, karena pada kenyataannya kepuasan hanya kau bisa dapatkan setelah melalui penderitaan.
pada akhirnya, kita sampai di titik tidak bisa lagi memaksakan kesuksesan yang sama persis dengan pikiran kita itu yang idealis,
cukup saja bertanggung jawab atas dirimu sendiri, dengan semua kesalahan yang telah lama kau tinggalkan alih alih kau selesaikan,
karena itu lebih layak dianggap kesuksesan.