Perasaan cemas yang kualami ini mungkin bisa saja menghinggapi kehidupan oranglain dalam berbagai bentuk, entah mungkin dalam bentuk kesulitan keuangan, ataukah sebuah hubungan yang renggang, atau beban kerja yang sungguh berat. Perasaan cemas ini adalah sebuah perasaan gelisah sepanjang hari yang umumnya dapat mengikis semangat hidupku,dan yang membuat malam-malamku menjadi gelisah tanpa tidur, atau dengan kata lain sebuah serangan kecemasan sepenuhnya yang sangat mengganggu moodku.
Hal pertama yang mungkin kurasakan adalah ketakutan bahwa aku tidak bisa menghadapinya, kekuatiran bahwa aku akan berkubang diperasaan yang serba mengganggu ini selamanya, dan berbagai macam perasaan serta pikiran negatif yang liar yang masuk didalam pikiranku. Namun, aku teringat akan 1 hal penting bahwa bukankah kita hidup di dunia adalah tempatnya belajar dari 1 permasalahan hidup ke permasalahan hidup berikutnya? dan jika hal itu memang sudah menjadi garis tangan ku sebagai manusia, itu berarti Tuhan sudah mengetahui bahwa aku akan melewati berbagai macam gelombang hidup ini bukan? Berarti semua sudah diijinkan Tuhan terjadi dalam kehidupanku bukan? Itu berarti Tuhan sudah memberikan 1 paket pergumulan hidup beserta dengan segala kemampuan daya juang ku dalam menghadapi segala permasalahan hidup dan sekaligus sudah memberikan solusinya. Jadi aku herkesimpulan pasti semua ini akan lebih mudah dan lebih ringan diriku dalam menjalani hari-hariku selanjutnya jika aku memilih dengan menyerahkanlah segala kuatirku kepada Tuhan , dan aku percaya Tuhan pasti akan memeliharaku! Lagipula bukankah semua yang ada di bumi ini ada waktunya, ada musimnya bukan? maka tidak akan selamanya kehidupanku akan mendung berkabut seperti sekarang ini dan aku percaya tidak untuk selama-lamanya pula Tuhan membiarkan kakiku ini selalu goyah, akan ada masanya kakiku ini dapat tegak berdiri menghadapi semuanya. Bukankah begitu??
Baiklah, mungkin aku harus memutuskan jika diriku harus punya ketetapan hati untuk menyerahkan bebanku ini kepada Tuhan sepenuhnya, dan aku percaya Dia akan memeliharaku. Mungkin Tuhan tidak memberitahuku bahwa aku harus selalu memikirkan kecemasanku itu, dan Tuhan juga tidak mengatakan bahwa aku tidak akan pernah mengalami kecemasan dan terbebas dari kekhawatiran hidup. Namun sebaliknya, Tuhan ingin kita benar-benar percaya kepada Nya dan segala beban yang kita miliki biarkanlah kita mempercayakan kepadaNya. Mungkin aku perlu belajar lebih tentang TRUST in GOD in everything... Ketika keadaan hidup menjadi runyam, ribet dan riweh sebagai manusia aku hanya bisa berlari kepada Sang Pencipta Hidupku...
Yaaaahh...semoga aku bisa menyelesaikan 1 ujian hidup ini untuk bisa lulus ujian ke level berikutnya.. Semangat ya Hai dirikuuu.... aku tau kamu dan kita bisa....