Maret (Wishing Me In Every Years Filled With Art, Humor, Travel, Adventure, And Love)
1. Let's go to all the places you never expected
2. Alhamdulillah, bisa menjadi bagian dari penelitian S3 dosenku. Walaupun disini aku hanya seorang surveyor, tapi aku jadi tahu insight menjadi dosen dan kegiatan-kegiatan yang harus dijalaninya. Bisa ditebak dimana lokasi penelitiannya? Iyap, di Gili Ketapang Probolinggo. Seru sekali, banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan sepulang dari sana. Tentang budaya, social masyarakatnya, asal-usul wisatanya dan banyak lagi. Tapi pelajaran paling penting dari perjalanan penelitian ini adalah team work. suatu saat kayaknya ada dalam diriku kayak udah jadi monster cuz I’d problem. Untungnya aku hanya diam dan tak meluapkan seperti orang gila. Aku tak bisa mengungkap masalah itu di sini, tapi aku akan selalu ingat. Apa yang dimaksud dengan pertanyaan “Are you haembokke today?” dan aku jawab “not yet”. Mengapa seseorang membuat pertanyaan seperti itu dengan semua hal yang dilakukannya selama ini. Ku rasa dia mempertanyakan itu karena dia tahu, hanya seorang yang happy sendiri. Aku memendam karena aku tahu semua hal yang ku ungkapkan akan menyakitinya, biarkan orang lain yang menegur seseorang itu bukan aku.
3. Sebelum aku pergi ke Gili Ketapang aku menonton series Disney yang berjudul Doogie Kamealoha. Tokoh yang Bernama Lahela ini memiliki lingkungan manusia-manusia toxic. Toxic yang dimaksud adalah suka menghina, membicarakan orang dari belakang/manipulative, suka menghasut, yang pasti nyinyir tidak tahu tempat. Tapi yang Lahela lakukan hanya diam tak merespon orang-orang tersebut, tidak mudah baper dan sensitive, intinya bodo amat. Pada akhirnya, orang-orang tersebut mengerti dan memahami sifat baik Lahela. Sama kejadian saat itu, seseorang membicarakan orang yang selama ini dia selalu merasa baik dengan orang tersebut, mudah sekali sensitive dan selalu mengarah ke topik negative yang ujung2nya bisa berpotensi suudzon. Suka menghasut orang untuk melakukan apa yang dia mau, lebih menyebalkan lagi menempatkan wajahnya ke setiap orang untuk mendapatkan attention (ini hal yang paling ilfeel) narsistik dan pick me girl, selalu dia yang merasa banyak tugas (mau ditanggung sendiri tapi banyak ngeluh), pikiran liar gak jelas yang bisa membunuh karakter orang. Aku tak bisa berteman dengannya, tapi aku harus melakukan aktivitasku dengannya. Dan aku baru sadar, kalo Lahela mengajarkanku tentang masalah ini. Aku tahu, orang ini jika moodnya bagus dia akan menjadi baik sekali, dan yang aku tahu selama saat kuliah memang dia baik, tapi manusia itu dinamis bisa berubah kapan saja. Saat viibes negative itu muncul Kembali, aku akan siap memakai tamengku untuk berlindung diri agar karakterku tak tersakiti lagi. Aku sudah Bersiap-siap dan tak ingin mengulang peristiwa itu kembali terjadi.
4. Hal yang paling menyenangkan dan masih teringat adalah aku mengambang di laut. Tidak hanya itu, aku juga menyelam dengan waktu yang lama. Walapun kakiku terkilir, tapi rasa senang melakukan atraksi wisata tersebut benar adanya. Bahkan aku berniat kembali ke sana bersama dengan keluargaku. Dan saat di hari terakhir, aku berbicara dengan turis Malaysia. Menyenangkan ketika orang-orang di luar sana tertarik dengan wisata kita. Mereka juga baik, menawarkan untuk membantu barang bawaan kami saat di Pelabuhan. Semoga perjalanan ini membawa kenangan baik bagi mereka.
5. DAN BEKERJA PUN DIMULAI. Aku dan tim melakukan roadshow FGD 1 KLHS 2 hari berturut-turut di Mojokerto. Lagi-lagi, banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang didapatkan. Memang capek setelah semua kegiatan FGD selesai, tetapi aku bersyukur bisa bergerak kemana-mana dengan pekerjaan ini. Hati ini lega, ketika aku menyadari bahwa aku produktif untuk mencari keberkahan. Dan semoga saya dan Tim KLHS diberi kelancaran, keberhasilan dan kebermanfaatan dalam setiap kegiatan yang kami lakukan.
6. Temanku mengatakan keresahannya kepadaku “Aku takut tidak dicintai. Karena selama ini, tidak ada yang tertarik kepadaku. Tidak ada satupun, walaupun di masa-masa sekolah. Apa kurangnya aku? Aku harus bagaimana? Aku takut kesepian, aku takut menjadi sendiri” dibalik kebahagian yang dia tularkan untuk teman-temannya, ada sakit yang dia pendam dalam hati dan pikiran. Aku tak mampu menjawab keresahan dia, karena ada beberapa sisi dari dia yang aku rasakan juga. Dan saat kemarin aku melihat tiktok, ada tulisan “Kenapa kamu merasa kesepian? Agar kamu bisa leluasa mengadu ke Allah, dan merasakan bahwa Allah yang selalu ada untukmu” dan hatiku mulai tenang. Semoga temanku juga menemukan tulisan itu.
7. Apa ada yang mau effort untukku ataukah aku yang harus effort lagi?
8. Tiba-tiba aku buka lagi DM dari first love ku dulu. Haha, kalo diliat-liat bisa nih chatku sama dia dijadikan AU. Karena bener-bener semanis itu si dia. Hal termanis adalah ketika dia mampir ke SMAku untuk mewakili PKS sekolahnya, dia melihatku di kelas dan diam-diam memperhatikanku. Katanya, aku serius banget ngerjakan tugas sampe ngga sadar ada orang diluar yang merhatiin dia. Hal paling romantis yang pernah aku alami. Apa yang dipikiran dia saat itu? Kenapa tak menyapaku. Aku jadi benci, kenapa aku serajin itu sampe aku tak tahu ada yang menunggu diluar sana berharap aku menatapnya juga. Kini usai sudah cerita kita. Tetapi aku senang memiliki kenangan itu.
9. Kayaknya orang-orang sekarang lebih kenal nena ketimbang santi. Nenaaa? Nen? Nenak? Na? Nak? Dan kalau Bu Nida manggil “Na” keliatan lovely banget huhu.
10. Kenapa dengan hari Jumat? Ketemu kakak kelas yang dulu menjadi satu2nya yang bisa aku lihat dari kakak-kakak kelas lainnya. Bukan karena tampang atau kepopularitasnya, tetapi karena dia terlihat simple haha. Setelah pertemuan itu, aku baru sadar. Ternyata dia mirip sama sepupuku. Dan aku baru sadar, kemarin2 aku habis mimpiin sepupuku ini. Rasanya kayak kebetulan yang mengejutkan. Oh iya, pengen cerita tentang kronologis pertemuan ini. Jadi aku naik KRD dari Stasiun Gubeng, masuk gerbong dan milih duduk di samping jendela. Dan tidak lama ada 2 mbak-mbak duduk di depanku, dan otomatis di sampingku pasti kosong. Dan di hari itu lagi rame-ramenya penumpang karena hari Jumat. Lalu muncullah mas-mas sambil bawa 2 tas gede banget (kayaknya habis perjalanan panjang). Mas ini tanya ke aku “kosong mbak?” “Oh iya” aku jawab. Nah saat itu, aku masih belum menyadari kalua dia kakel. Sepanjang jalan aku cape banget, akhirnya aku tidur dan setiap aku kebangun aku liat masnya malah nonton film sepanjang jalan. Ngga tau film apa, kayaknya film/series barat gitu. Dan aku sama dia ada diposisi deket banget, aku sampe berkali-kali mindahin kakiku atau menjauhkan sedikit dari kaki beliau karena kalau ngga gitu kaki kita bener-bener nempel. Bayangin dah, serame apa itu kereta. Kayaknya masnya juga tahu, kalo aku agak risih dengan posisi yang terlalu dekat ini. Sampai pada akhirnya di stasiun Bangil, 2 mbak-mbak dihadapanku turun kereta, dan seketika masnya pindah duduk di tempat mbak-mbak itu tadi dan kita saling bertatapan. DAN YAH! AKU LANGSUNGG NGEH KALO DIA KAKAK KELASKU TAPI AKU LUPA NAMANYA HAHAHA. Aku sampe ngechat temen2 SMAku buat cari tau nama dia siapa. Dan aku tahu namanya, but masalahnya sekarang adalah apakah aku menyapa atau tidak? Masalahnya kita udah tatap-tatapan. Walaupun sesekali kita nunduk lagi, eh pas aku natap beliau juga natap. Dan tiba-tiba ada mbak-mbak yang ingin duduk disampingku, akhirnya aku tidak canggung dengan keadaan tadi yang cuman berdua, hadep-hadepan, dan gak ngomong samsek. Tapi pada akhirnya runtuh rasa takutku dan aku mencoba menyapanya, dan alhamdulillahnya lagi beliau kenal saya (ini kenapa tiba2 ngomong beliau haha gpp deh). “Kamu nena kan” gak tau ya, orang kalau kenal namaku ‘Nena’ keliatan lucu aja. Sampe temenku yang aku ngechat begini “San, gmn? Udah nyapa? Kok gak di bales? Kalo ngga bales berarti lagi ngobrolll. Wkwkwkwkwk” Dan benar, kami ngobrol sepanjang jalan dari stasiun Bangil ke stasiun Pasuruan. Ngobrol soal pekerjaan dan tujuan dari perjalanan kita masing-masing di hari ini. Dan beliau ternyata bekerja di Jakarta dan lagi dinas di Surabaya, dan sekalian pulang ke Pasuruan walaupun cuman 2 hari. Setelah sampai di stasiun Pasuruan, kita berpisah dengan kalimat “Aku duluan ya” dan cerita ini selesai sampai di sini. Kalau diinget2 lucu juga liat tingkahku yang tiba2 canggung pas tau beliau kakel. Dan akum au mengucapkan terima kasih untuk mbak-mbak yang datang untuk duduk disampingku, kamu menyelamatkan situasi awkward kita mbak haha. Selesai
11. Aku jadi teringat, betapa dulu aku sangat menyukai sepupuku ini (Yang aku mention di atas), suka karena personality dan character orangnya. Beliau juga cerdas, suka belajar, dan hal-hal lain yang menjadi idamanku. Bahkan dulu aku pengen jadi dokter karena beliau. Mungkin kapan2 aku pengen cerita tentang masa kecilku saat bertemu beliau, dan kenapa aku sangat menyukainya hingga menjadi role modelku. Kapan-kapan aku cerita di sini ya.
12. Kok sekarang tiba-tiba kepikiran jodoh ya? Padahal kemarin2 bodo amat tuh. Mau yang setara aja, atau lebih tinggi sedikit dari saya. Yang penting sama sama mau belajar Bersama.
13. Akhir-akhir ini banyak kulkas yang rusak ya, atau nggak dijual kyknya. Salah satu contoh yaitu rinov. Cowo Tsundere Harga Mati!
14. Inner child akan terobati jika saya pergi ke Disneyland. Apa benar begitu?
15. Pengen ngerjain tugas sambil ngopi di sebudi kopi, abis itu cari makan di sekitaran BSD GS Alam Sutera. Biar ngerasa syukur itu mudah
16. Gimana ya rasanya ditunggu di pintu 338 masjid nabawi? Kalo kataku sih, lebih romantis dari duduk memandang Eiffel. Impian baru seorang wanita muslim.
17. Aku menemukan tulisan Jalaluddin Rumi. Dan saat itu juga aku menjadi penggemarnya. Ingin rasanya menulis seperti beliau.
18. Lagu rekomendasi bulan ini adalah Limbo, Tak Segampang itu, Hilang Tanpa Bilang, dan Sahabat Kecil. Lagi menikmati lagu-lagu Indonesia