Aku yang pedih hati
Melihat cerita yang kurasa cocok sekali
Ah, tapi ternyata mereka menyerah
Mungkin lelah, atau yakin untuk berserah
Malang, 15112021
No title available
No title available
Not today Justin
hello vonnie

shark vs the universe

@theartofmadeline
Show & Tell
Misplaced Lens Cap

JVL

if i look back, i am lost
AnasAbdin
trying on a metaphor
will byers stan first human second

❣ Chile in a Photography ❣
art blog(derogatory)
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
Sade Olutola

JBB: An Artblog!

Kaledo Art
seen from United States

seen from Brunei

seen from Brazil

seen from United States
seen from Bangladesh

seen from Türkiye
seen from Canada
seen from United States

seen from South Africa
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@ndienadia
Aku yang pedih hati
Melihat cerita yang kurasa cocok sekali
Ah, tapi ternyata mereka menyerah
Mungkin lelah, atau yakin untuk berserah
Malang, 15112021
Untuk laki-laki yang tidak pernah berani berjanji.
Bantu aku, bantu aku memaafkan diri sendiri. Perlahan. Pasti.
Ketika sudah terlalu lapuk berkata cinta, karena rasa yang habis dimakan kala. Diam, berhadapan dengan nyalang mata menyala. Tersenyum dengan mata, sadar cinta kami kadaluarsa.
Dia Fana
Rasanya seperti disembilu
Alir merah mengingat sekelibatmu
Sekejap
Melenyap
Kemudian senyap
Jakarta malam, 11.38 pm.
030918
Banyak bersyukur, dibantu bertumbuh, oleh mereka yang baik. Terima kasih.
Aku masih sesekali tidak percaya, melihat bagaimana semesta mempertemukan kita pada persimpangan-persimpangan singkat yang sederhana. Pada sapaan pagi yang terasa seadanya. Pada percakapan siang hari yang hanya satu dua kata. Pada malam di mana kau berucap selamat ulang tahun, berkali, setiap kali, sejak perkenalan pertama kali. Aku masih sesekali tidak percaya, betapa semesta mengatur dengan sangat sederhana. Aku yang nyaris tidak pernah menganggap sapaanmu ada, dan kau yang akhirnya bertemu dengan separuh lainnya. Aku pun masih sulit percaya, pada kala senja ini dengan senyum dan tawa di mata, aku berucap, “semoga bahagia”.
Jakarta, 18 Februari 2018. #ceritakala
Belajarlah untuk mengasihi dirimu dengan membiarkan orang baik mengasihimu, setulus itu.
Bandung, 4 Februari 2017. Malang, 4 Februari 2018. Dan masih menjadi cerita manis yang sederhana. Jujur, tanpa banyak rona.
#ceritakala
Dan terjadilah semburat ratusan warna, dari tumpukan cerita yang tercipta. Terima kasih 2017.
Masih lelah yang sama.
Tahun berganti dan aku masih sama. Lelah berbohong pada mereka yang mencintaiku sebegitunya.
Tidak perlu bersama, untuk tahu bahwa masing-masing dari kita baik-baik saja.
Mereka adalah lingkaran terdekat yang kerap berlemparan tawa. Sekelumit manusia yang dengan mereka aku dapat membagi kesah atau sekedar bertukar foto senja, Palembang, Bandung, Malang, atau Jakarta. Kartu pos ini adalah perihal aku, kawan-kawan lama, dan sesosok Kala yang dengan mereka diam saja aku merasa ada.
Awake?
Sebuah pesan. 795km, 281017.
Berterima kasih karena hari ini ada senyum yang menyenangkan. Dan menenangkan.
Berterima kasih karena hari ini ada senyum yang menyenangkan. Dan menenangkan.
Berterima kasih karena hari ini ada senyum yang menyenangkan. Dan menenangkan.