Yang pertama memang tidak selamanya berhasil, dan itu gapapa, that's life. Dari situ lah kamu belajar menghadapi kekalahan dalam hidup, memahami kecewa. Luaskan lagi sabarnya yaaa🫶🏻
d e v o n

⁂
Xuebing Du

祝日 / Permanent Vacation

izzy's playlists!

oozey mess
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available
YOU ARE THE REASON
taylor price
i don't do bad sauce passes
almost home

JBB: An Artblog!

Love Begins
Lint Roller? I Barely Know Her
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Origami Around
$LAYYYTER

#extradirty
Keni
seen from United States
seen from Austria

seen from Brazil

seen from United States
seen from China
seen from Germany
seen from United States
seen from Czechia

seen from Peru
seen from Brazil

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from United States

seen from India
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from United States
seen from Canada
@nrlthought
Yang pertama memang tidak selamanya berhasil, dan itu gapapa, that's life. Dari situ lah kamu belajar menghadapi kekalahan dalam hidup, memahami kecewa. Luaskan lagi sabarnya yaaa🫶🏻
Hari ini, aku patah hati.
Bukan sesuatu yang baru, bukan perasaan yang asing buatku, tapi kali ini, aku kebingungan mengurainya.
Kabar bahwa dia menikah hari ini membuatku kebingungan. Aku turut senang tentunya, tapi sebagian dari diriku merasa terluka. Namun mengapa rasanya tidak pantas untukku terluka ya? Aku bahkan menahan diri agar tidak menangis. Bagaimana bisa aku menangisi hari ini? Aku patutnya turut bersuka cita akan hari bahagianya, cinta pertamaku yang tidak sempat mekar.
Tidak banyak momen yang bisa ku kenang dengannya, aku bahkan belum sempat mengobrol dengannya. Perasaan yang hadir kala masa pubertas, cinta anak sekolah, cinta monyet, yang entah mengapa malah terawat dalam hatiku, punya tempat spesialnya sendiri. Perasaan yang tumbuh hanya karena chattingan di bbm dan fb yang juga tidak intens itu, yang awalnya hanya rasa kagum adek kelas ke kakak kelasnya, yang saat di sekolah hanya ku pandangi dari jauh. Aku bahkan tidak berusaha mendekatinya, aku tidak berharap banyak padanya, dan aku sudah mempersiapkan diri akan tibanya hari ini. Harusnya aku biasa saja, harusnya aku turut senang, namun ternyata aku sedikit bersedih.
Aku tidak iri dengki, aku bahkan turut mendoakan kebahagiaan untuk mereka, semoga semesta selalu menjaga rumah tangganya. Namun kali ini izinkan saya menangis sejenak, melepaskan perasaan ini, aku tidak akan merawatnya lagi karena dia telah berlabuh pada cinta abadinya. Biarkan tempat itu ku rapihkan dan ku tata ulang agar memberi ruang bagi yang lain. Semoga giliranku segera tiba🤍✨
Tidak ada luka yang sederhana yang dirasakan oleh manusia. Adanya adalah orang-orang yang mencoba kuat, bertahan, dan ikhtiar sesuai kemampuannya, lalu ia bersabar karenanya. Sebab sesuai kemampuan, maka kita tidak boleh menganggap remeh luka orang lain. Bagi kita terlihat sederhana, bisa jadi baginya untuk bisa bertahan hidup saja adalah sebuah pencapaian yang patut dirayakan. Kita tidak sedang meromantisasi luka, tapi kita belajar menjadi manusia, yang memiliki empati terhadap luka yang orang lain rasa.
Maaaa, hari ini lebaran day 2, rumah kita ramee mah, ada sodaranya bapak, ada mertuanya kaka juga yang datanggg, senang sekalii🥹🫶🏻
17 tahun tanpamu, hidup hidup aja kok mah.
Tapi ya, hilang arahnya ada banget, bingungnya juga ada setiap hari, sedihnya? Beuh kesedihan yg lain jadi gaada apa-apanya.
Trus sedihnya jadi makin-makin karna memori tentangmu banyak yang mulai ku lupa.
Durasi 9 tahun bersamamu tuh kuraaaang, mana waktu itu teknologi belum secanggih sekarang, momen-momen sama kamu tuh direkam pake ingatan aja, dan sekarang perlahan memudar. Ntah sejak kapan, tapi aku sudah lupa suara mu seperti apa, rasa masakan mu seperti apa, yang paling membekas di ingatan hanyalah momen aku diantar ke tk dan saat membeli baju lebaran hehe, oh sama momen-momen kamu di rumah sakit.
Nyesel dikit kenapa dulu anak 9 tahun ini gengsi bgt nunjukin sedihnya? Kenapa gak kayak anak 9 tahun pada umumnya, harusnya aku merengek saja ya? Biar bisa di rumah sakit sama kamu setiap hari bukan pas weekend saja.
Sejak gaada kamu, tiada lagi yang ku jadikan tempat pulang. Tapi aku membangunnya dalam diriku, membuat rumah yang aman untukku pulang, dan semoga rasa amannya bisa ku bagi ke yang lain.
Ma, semoga yang kuusahakan, sampai yaa. Semoga tempat mu terang dan lapang.
Mama, tolong mampir ke mimpi ku, bantu aku mengingat suaramu yaaaa🥹
Untuk semua yang terjadi di 2024, senang dan sedihnya, orang-orang yang hadir di dalamnya, terima kasih. Semua abadi diingatan.
Untuk yang masanya sudah selesai, terima kasih atas kenangan dan pelajarannya, selamat melanjutkan perjalanan, semoga semesta selalu menjaga kalian.
Untuk yang menetap hingga hari ini, terima kasih juga. Kalian adalah sebaik-baiknya yang ku punya, tetap saling jaga, semoga kita selalu dikelilingi hal-hal baik🫶🏻
Dan terakhir, maaf atas segala kesalahan kata dan perbuatan. Semoga Allah lembutkan hati kita untuk saling memaafkan 🥹🫶🏻
Bertambah Usia
Bertambah usia sama saja dengan berkurangnya jatah hidup di bumi ini. Semoga Allah senantiasa memberi keberkahan disetiap langkah yang ada, semoga di sisa waktu yang ada saya menjadi pribadi yang bermanfaat yang berguna bagi semua orang. Semoga segala tangis pilu dapat mengukirkan senyuman esok hari. Semoga senantiasa mendapat kepercayaan orang-orang untuk menjadi pemimpin, untuk menjadi orang yang dapat diandalkan. Semoga saja saya masih kuat menanggung kepercayaan orang-orang dan tidak mengecewakan mereka. Barakallah:)
Kembali me reblog tulisan ku di 2017 silam, dan hari ini saya memasuki usia 24 tahun.
Nu, terimakasih sudah bertahan yaaaa!! Kamu hebat sekali bisa sampai di titik ini.
Untuk segala niat baik yang belum tercapai, semoga segera ada jalan mewujudkannya yaaa!🤍
Untuk semua yang telah terjadi, tolong ambil sebaik-baik pelajaran darinya ya!
Tetap berbuat baik, semakin baik, dan menebar kebaikan. Tumbuh semakin bijaksana yaaa🤍
"Kau bilang kebaikan bisa membuat orang jatuh cinta, lantas mengapa banyak dari kita yang tak begitu benar-benar mencintai Allaah padahal kebaikan-Nya sudah takkan pernah mampu terhitung oleh kita?"
@terusberanjak
Semoga semesta selalu berkolaborasi untuk menjaga langkah-langkah kecil kita, agar tetap pada kebaikan, agar tetap terhindar dari niat buruk.
I am finding my way back to myself again. slowly, patiently, intricately. I am finding roads in between my heart and my mind that connect. I am finding melodies that taste good on my soul. I stray and i take detours occasionally, but I am finding my way back to myself again.
Unknown
Jangan pernah kehilangan.
Jangan pernah kehilangan hal baik yang pernah kita genggam erat. Yang dengannya kita merasa damai, apa adanya, dan punya perasaan tenang terhadap orang lain.
Jangan pernah kehilangan keteguhan ketika sedang mempertahankan prinsip yang baik. Kadangkala, beberapa prinsip yang berbeda akan menghampiri, namun jika kita mengikuti semua yang baru kita temui, maka yang mana kah jati diri kita?
Karena menjadi orang yang jujur terhadap diri sendiri, yang selalu mempertahankan nilai baik yang dianut, selalu butuh kekuatan besar. Sebagaimana sebutir permata yang berada di dasar lautan yang dalam, sederas apapun tekanan air menerjang, ia tak pernah kehilangan kilaunya.
Meski sulit, berat, dan terasa asing, tapi ketahuilah, kehilangan jati diri yang baik setelah sekian lama digenggam akan lebih menyakitkan.
Mempertahankan selalu lebih sulit dari memulai. Jadi, ketika yang dipertahankan adalah sesuatu yang lebih baik dari yang ingin dimulai, mengapa perlu memulai sesuatu yang lebih buruk?
Bertahanlah, ini hanya dunia. Yang kadang tak tentu arahnya, tapi selalu memiliki makna di setiap detiknya.
Kamu, akan selalu menjadi kamu. Jangan pernah meninggalkan kebaikan yang kau yakini, hanya untuk menjadi atau mengesankan orang lain.
@faramuthiaa
Cranfield, 27 Juni 2024 || 00.11 BST
Cara kita menghadapi duka itu selalu berubah setiap saat. Kadang kita bisa duduk di sampingnya, kadang kita ditindih sampai terasa begitu menyakitkan, kadang kita marah, dan kadang kita bisa duduk dengan tenang di atasnya.
—Alessandra Olanow dalam buku Hello Grief I'll be Right With You
Let it hurt, then let it heal.
🖤☝🏼 let em go…
It's my 7 year anniversary on Tumblr 🥳
Wehh dah lama juga berkeluh kesah disinii✨
Menjadi Yang Pantas Menerima
Sudah berupaya sampai mana untuk mimpi kita? Sudah memberikan keberanian yang seperti apa untuk harapan yang sering kali kita sebut-sebut dalam doa? Sudah sampai mana menerima diri dan rela bersusah payah agar bisa berhasil melakukan perjalanan panjang untuk sampai ke tujuan?
Ternyata mimpi kita yang banyak itu seringnya kita terlantarkan hingga menjadi usang, tidak ada bentuk usaha yang lebih untuk bisa sampai di depan. Hingga bisa jadi suatu saat nanti kita hanya menerima penyesalan sebab tidak berani berkorban.
Untuk mimpi kita yang banyak itu, cobalah berani untuk memulai langkah perjalanan. Yang pelan-pelan tapi akan sampai, yang sulit tapi bukan berarti tidak mungkin. Buktikan kepada semua semua orang juga diri sendiri bahwa kita bisa menjadi manusia yang pantas menerima kesempatan.
Aku selalu ingin bercerita. Tapi respon yang kuterima, membuatku selalu mengurungkan itu semua.
Ketika kelak datang hari di mana kau tak lagi mendengar cerita tentang apa yang terjadi dalam hidupku. Itu bukan berarti hidupku sedang baik-baik saja, atau tidak ada lagi momen-momen di mana aku merasa bahagia.
Aku hanya belajar dari yang sudah-sudah. Bahwa saat aku memutuskan untuk berbagi tentang itu semua padamu. Kau tak pernah benar-benar mengerti bagaimana rasanya menjadi diriku.
Aku lelah untuk selalu menjelaskan.
Dan aku bertambah lelah lagi bahwa ternyata, aku pun juga tetap harus menjelaskan pada seseorang yang kukira bisa memahamiku tanpa perlu kujelaskan terlebih dahulu.
20 Maret 2024
Hari ini, tepat 15 tahun hari kematian mama. Kata orang, time will heal. Tapi sudah 15 tahun dan perasaan berduka ini masih ada, belum sembuh. Dan sepertinya memang tidak akan sembuh? Kita hanya belajar untuk hidup berdampingan dengan keberdukaan ini, menerima kenyataan yang paling sulit diterima. But hei mama citra, don't worry! Anak-anak mu tumbuh sehat dan hebat, mereka semua pejuang seperti mu, mereka bekerja keras juga seperti mu. Suami mu juga masih disini bersama kami, akan selalu kami temani🤍✨