Haii. Kyknya lama banget gak nulis something disini, hehe
Ada satu masa, dimana aku nangis tanpa bersuara, aku yakin banget kalau kalian pasti pernah merasakan itu. Dan rasanya nyesek banget, tapi memberikan kelegaan yang mendalam.
Saat itu aku gak sengaja scroll sosmed, dan nemuin sesuatu yang sensitif banget buat aku, yang dimana ceritanya itu ada cowok yang setia dan tuluss banget mencintai seorang wanita yang bahkan wanitanya itu mungkin gak sesempurna kita, dan disitulah aku mulai menangis karena membandingkan jalan hidupku dengan orang lain, aku tau itu salah, tapi bagaimanapun aku mengakui kesalahan itu hatiku tetap aja gak terima
Perjalanan hidupku penuh dengan kesedihan, kekecewaan, bahkan penghianatan. Ketulusan adalah hal yg sangat aku impikan dan dambakan. Bahkan aku selalu bertanya-tanya "adakah ketulusan itu? Adakah kasih sayang yang benar-benar tulus? Adakah cinta yang tulus?" Aku selalu berfikir bahwa ketulusan hanya ada di dalam novel-novel dan kisah fiktif, tapi ternyata Tuhan selalu punya cara buat meyakinkan ku bahwa tulus itu ada melalui orang lain, yang aku akui cara itu sangat menyakitkan tapi aku tau bahwa untuk sembuh aku harus meminum obat, obat itu pahit, tapi aku harus sembuh,
Lanjut lagi, saat itu aku nangis sejadi2nya tanpa suara karena takut membangunkan orang lain dan bikin panik, aku tahan suara tangisanku sebisa mungkin sampai2 tangisan itu gak keluar air matanya, haha
Disini aku dapat belajar bahwa
Disaat kita membandingkan hidup kita dengan orang lain, maka secara gak sadar juga kamu gak terima dengan apa yang Tuhan udah atur buat kamu, padahal Dia mengaturnya penuh dengan kejutan, kita hanya perlu bersabar, walaupun hati terkadang merasa capekk banget, It's okey guys"
Tengkiuuu udah baca ini buat siapapun yg udah mau baca 🤍