Pasti ada alasan kenapa aku masih bngun esok hari.

No title available

PR's Tumblrdome

Discoholic 🪩

pixel skylines

★
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
will byers stan first human second

No title available

JVL
Claire Keane
hello vonnie
wallacepolsom
🪼
taylor price
Stranger Things

No title available

Kaledo Art
Lint Roller? I Barely Know Her
AnasAbdin
seen from Croatia

seen from United States

seen from China

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Morocco

seen from United States
seen from Greece

seen from United States
seen from Austria

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from Italy
seen from United States
@nurdianrs
Pasti ada alasan kenapa aku masih bngun esok hari.
Cukuplah dunia dalam genggaman, tak perlu masuk ke dalam hati.
Your Silent Treatment Is Killing Me
Silent treatment itu cuma 'bagus' untuk cooling down, tapi gak akan menyelesaikan apapun. Kalau ada masalah ya diobrolin. Bilang aja kalau gak suka, kecewa, atau marah. Orang yang kamu diemin itu bukan cenayang.
Silent treatment itu gak kayak diemnya orang yang mau nenangin diri. Diam itu gak akan jadi bahaya selama diamnya kamu itu untuk menenangkan dan menyiapkan diri untuk membuka obrolan yang sehat dan setara setelah kamu tenang.
Diam itu jadi masalah—toksik, ketika kamu diam untuk mengontrol dan menunjukkan bahwa kamu punya kuasa dan kekuatan yang lebih besar dalam sebuah hubungan. Di sini diammu tidak menyelesaikan masalah, melainkan hanya akan memanipulasi orang yang kamu diamkan untuk merasa bersalah. That's it. In the end, orang yang kamu diamkan itu akan bingung, frustasi, merasa tidak dihargai dan tidak dicintai. Silent treatment is abussive. Inilah mengapa silent treatment justru hanya akan memudarkan ikatan-ikatan emosional.
Komunikasi adalah kunci. Komunikasi dengan kata-kata ya, bukan komunikasi dengan sandi morse. Maka dari itu, bila ada masalah dengan siapapun, silakan diam untuk menenangkan diri, tapi jangan lari dari masalah.
Siapkan dirimu untuk mendengarkan dan bicara. Setelah kamu tenang, jangan pendam dan bersikap seakan semuanya baik-baik saja.
Jangan ragu untuk bilang, “Hei, we need a talk.”
—@taufikaulia
Sumber gambar 🍃
Ketika ketakutan akan masa depan menghampiri jiwa dan menghadirkan keraguan akan rejeki dan ketetapan Tuhan,
Ketika perjalanan untuk meraih impian terhalang oleh banyak rintangan kegagalan,
Ketika keinginan yang paling diharapkan, menjauh dari jangkauan kenyataan,
Ketika banyak hal, tak sejalan dengan rencana-rencana yang telah kita tetapkan,
Ambisi-ambisi mungkin telah memacu kita berupaya sekuat tenaga. Angan-angan mungkin telah membakar semangat kita hingga merasa mampu menaklukan segalanya.
Namun, ada takdir-Nya yang tak selalu sejalan dengan mau kita. Namun, ada kehendak-Nya yang seringkali tidak kita pahami dengan serta merta apa hikmah dan kebaikan yang tersembunyi disebaliknya.
Kini, kita perlu bersabar, kita perlu mengambil jeda, kita perlu menarik nafas...lalu berserah diri kepada-Nya.
Sebagai hamba, kita berjuang sepenuh daya dan upaya yang telah diberikan-Nya, namun ketika kita sudah melakukannya, tugas kita yang tersisa adalah berdoa dan bersabar, lalu membiarkan kuasa-Nya bergerak sesuai kehendak-Nya. Sembari menunggu kado terindah untuk tiba, atas segala kepahitan yang telah mendera jiwa.💐
Semua akan dirayakan, 21 September 2023 18.01 wita
Ujian itu bernama, keyakinan..
Jika Allaah sudah berkehendak, dibelahan bumi yang jauh sekalipun. Jika memang takdirnya bertemu dan bersatu, maka mereka akan bertemu dan bersatu dalam kebaikan.
Sebab jika memang jodoh, Allaah akan menggerakkan kedua hati seseorang, bukan hanya salah satu diantaranya.
Pagi ini berjalan-jalan santai dengan ibu, ketika perjalan menuju pulang kerumah. Kami berdua mampir disalah satu teman dekat ibu yang sudah sepuh. Tahun ini memasuki usia 79 tahun, Masya Allaah sepuh sekali. Namun ingatan dan cara bicara beliau ini masih Masya Allaah baik sekali.
Dalam pertemuan kami, banyak sekali hal yang dibicarakan, dan banyak sekali hikmah yang saya dapatkan. Perihal takdir dan kehendak Allaah kepada hamba-hambaNya.
"mohon doanya ya, Bu. Mb Nisa ini sudah empat tahun menikah namun belum Allaah karuniai keturunan. Dua kali keguguran, semoga Allaah beri ganti dengan yang lebih baik lagi." Ucap ibuku kepada teman ibu yang sepuh itu.
"Qadarullaah, ya mb Nisa. Nggak apa-apa, Insya Allaah, baik. Yang penting kita sebagai manusia harus yakin, bahwa Allaah memberikan yang terbaik untuk kita. Mungkin terlihat sedikit lama, tapi percayalah pasti ada kebaikan yang sudah Allaah siapkan nantinya. Karena jika Allaah sudah berkehendak, sekalipun jauh dan nggak mungkin untuk ukuran manusia, hal itu akan terwujud diwaktu yang tepat." Ucap teman ibu dengan mata yang begitu berbinar sambil menatapku.
"Anak perempuan saya yang keempat mbak, dia paling sukses diantara ketiga kakaknya yang laki-laki. Menikah diusia 33 tahun sempat membuat saya dan suami khawatir sebagai orangtua. Perempuan usia segitu sudah waktunya menikah.
Berkali-kali gagal proses ta'aruf sebab dinilai kurang cantik, tak menyurutkan keyakinannya, bahwa takdir Allaah tidak pernah salah. Kalau dihitung-hitung mungkin sekitar lima belas kali gagal saat proses nadzor, mbak.
Singkat cerita, waktu aku ke rumah Malang, saya itu sakit. Dan pergilah berobat ke dokter. Saat itu saya diantar suami dan yang berjaga dokter laki-laki. Ketika diperiksa kami banyak ngobrol tapi saya nggak pernah bilang kalau saya punya anak perempuan yang belum menikah. Intinya, saya diminta untuk kontrol lagi satu minggu jika dirasa masih ada keluhan.
Satu Minggu saya ndak kontrol, karena saya harus balik ke Surabaya esok harinya. Ternyata malam harinya waktu saya dan suami silaturahmi ke rumah kerabat yang lain. Dokter tersebut telpon kerumah saya yang di Malang, nah yang nerima telpon itu anak perempuan saya.
Sampai rumah, anak perempuan saya bilang, "Bu, tadi ada telepon dari dokter A temen ibu katanya. Minta tolong ibu telpon balik, ini nomernya." Anak saya ngasih nomer yang sudah dia catat tadi waktu tadi mereka ngobrol.
Lalu, cepat-cepat saya hubungi dokter tersebut dan bilang kalau mungkin saya nggak bisa balik kontrol pekan depannya. Ketika saya telepon, dokter tersebut malah minta izin mau datang kerumah mau nadzor anak perempuan saya katanya. Saya masih kaget, langsung mengiyakan saja tanpa sempat bertanya kepada suami. Dan benar, keesokan harinya dokter tersebut dateng kerumah mbak, dan bilang kalau dia ini seorang dokter, duda punya anak satu, istrinya sudah meninggal setahun yang lalu karena sakit. Dan kedatangannya disini mau nadzor anak perempuan ibu buat menjadi calon istrinya.
Ditemuin sama Bapak diajak ngobrol panjang lebar dari jam 8 sampai jam 4 sore. Setelah sholat Dzuhur, suami saya bertanya ke anak perempuan saya tentang dokter laki-laki ini dan tentang niat baiknya ini. Siapa yang menyangka mbak Nisa. Anak saya yang sebelumnya nggak pernah pacaran ini, selalu menjaga diri, nggak pernah saya tahu dekat dengan siapa, suka sama siapa, nggak panik dengan usianya yang belum menikah yang penting baginya adalah belajar tentang persiapan pernikahan. Allaah gerakkan hatinya mau untuk proses dengan dokter tersebut. Setelah mereka nadzor dan banyak berbincang. Mereka berdua sepakat untuk lanjut ketahap berikutnya. Dan akhirnya mereka menikah, dikaruniai tiga orang anak.
Anak perempuan saya ini mbak, Masya Allaah sekali. Dia mungkin memang tidak cantik seperti perempuan pada umumnya, tapi hatinya sungguh cantik. Terkadang saya sebagai orangtuanya sampai mikir, ya Allaah apa bisa anakku ini menikah meski parasnya tidak cantik. Namun Allaah menjawab keragu-raguan saya. Allaah datangkan seseorang yang tampan, berbudi baik, bertanggung jawab dan menerimanya apa adanya. Kadang suka nggak nyangka aja dengan kisah perjalanan anak perempuanku ini mbak, namun sekali lagi sayapun takjub dengan kuasa Allaah. Sekalipun mustahil untuk ukuran manusia, tidak ada yang mustahil untuk Allaah. Jika memang jodoh, akan ada jalannya. Jika memang sudah Allaah kehendaki, akan terwujud sebagaimana sukarnya dalam proses itu.
Anak perempuan saya, selalu bilang gini ke saya, "Bu, tidak ada yang sulit bagi Allaah jika Allaah sudah menghendaki. Yakin saja sama Allaah, sebab Allaah sudah menjamin semuanya dengan ukuran kita sebagai manusia. Insya Allaah, keyakinanmu pada Allaah nggak bergeser dengan apapun Bu. Sekalipun usiaku untuk menikah nanti mungkin sudah tidak muda lagi."
Saya selalu membesarkan hati orang-orang yang sedang menunggu apapun itu dengan kisah ini mbak, bahwasanya Allaah Maha Mendengar doa para hambanya yang berdoa dengan penuh keyakinan kepadaNya. Tidak akan tertolak sebuah doa, sebab Allaah mengabulkan semua pinta hambaNya. Saya dulu sampai hampir putus asa, saya sampai mikir bagaimana kalau saya meninggal sementara anak saya masih belum juga menikah. Namun keyakinan saya hanya satu, bahwasanya Allaah tak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan saya. Ketika saya diuji sebuah penantian tentang jodoh anak saya. Maka Allaah sudah menyiapkan balasan terbaik setelahnya.
Takjub sekali rasanya mendengar kisah yang penuh hikmah ini. Amalan apa yang dia lakukan sehingga kebaikan itu datang kepadanya dengan banyak kebaikan yang tak terduga-duga. Perihal keyakinan penuh kepada Allaah. Bahwa hanya karena sedikit terlambat, bukan berarti tidak pernah sampai. Semua penantian akan sampai diwaktu yang tepat menurut Allaah.
Before we question Allah timing, we must ask the more important question: am I ready to receive the answer to my prayer?
Namanya, Tegas.
Kalau ia membuatmu bingung, berarti ia bukanlah tujuanmu.
Kalau ia membuatmu berseteru dengan kedua orang tuamu - sementara hubungan dengan orang tuamu baik-baik saja sebelumnya, berarti dia bukanlah yang kamu butuhkan.
Kalau ia membuatmu ragu sama tujuanmu, berarti ia bukanlah teman yang bisa kamu ajak jalan jauh.
Kalau ia membuatmu harus mengubah values baik yang kamu miliki selama ini, berarti kamu sedang menghancurkan dirimu sendiri. Kalau apa lagi? @kurniawangunadi
Tuhan, semoga hati ini tetap teguh pada keyakinan-keyakinan baik yang selama ini kupercayai. Teguhkanlah hati ini ketika dihadapkan pada keragu-raguan yang membuatnya rawan putus asa. Agar semua yang sedang kuperjuangkan dan kuyakini, tak menjadi sia-sia. Meski, aku tahu betul bahwa tidak ada yang sia-sia bagiMu. Aku tahu caraMu tak sama dengan caraku. Aku hanya berdoa dengan sangat, semoga apa yang menjadi ujianku tak seberat itu, meski aku juga sangat tahu selama ini bahwa ujian itu tak pernah lebih besar dariku. Aku hanya takut, saat hatiku lemah. Aku kehilangan keyakinan dan aku memiliki perasaan sia-sia. Maka, teguhkanlah hatiku. ©kurniawangunadi Tuhan, berikan aku kekuatan, agar semua keyakinanku tak akan menjadi sia-sia.
Pernah gak sih ketika lagi menginginkan atau mengejar sesuatu, tiba-tiba muncul perasaan takut kalau kamu gak akan layak dan mampu mendapatkannya?
Pernah gak merasa sepertinya hal tersebut sangat begitu jauh dan gak mungkin kamu capai dengan kondisi dan kemampuanmu hari ini?
Kekhawatiran yang terus berputar-putar di kepala, perasaan insecure dan ketakutan yang tiada habisnya. Bagaimana kamu bisa mengetahui, kalau semua yang kamu ingin dapatkan masih sebatas angan belum dibarengi tindakan. Bagaimana bisa mampu dan layak kalau kamu hanya berdiam diri tanpa mendorong diri untuk belajar dan meng-upgrade diri.
Padahal, salah satu cara biar kamu mengetahui kemampuan dan kelayakan diri mendapatkan hal tersebut, dengan cara mengupayakan hal tersebut dulu. Bukan dengan cara lari, bukan dengan cara kalah sebelum berjuang. Satu-satunya cara adalah mencoba dan mengupayakannya sebaik mungkin.
Walaupun, memulai ikhtiar itu gak mudah tetapi minimal kita udah memberanikan diri di langkah pertama. Terus berupaya hingga langkah kedua, ketiga dan seterusnya. Perlahan kamu sudah melawan rasa takut dan sudah melangkah jauh, semakin dekat dengan apa yang kamu inginkan.
Jika di tengah perjalanannya atau setelah beribu upaya itu belum juga berhasil, terkadang bukan karena dirimu tidak hebat, bukan pula karena dirimu tidak layak, bukan pula karena ikhtiarmu yang kurang. Namun, itu semua karena Allah sedang menyiapkan skenario yang lebih baik untukmu. Allah ingin membalas setiap upaya dengan sesuatu yang lebih pantas untuk didapatkan.
Tidak apa-apa kalau kamu merasa kecewa dan sedih. Berikan dirimu ruang untuk menerima kejadian tersebut. Selepas itu bangkitlah kembali dan berjuanglah lagi, sesuatu yang lebih baik itu menunggumu. Sesuatu yang lebih baik itu di depan sana siap menyambutmu.
Jika ternyata kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan, jangan lupa berterima kasih kepada-Nya. Jangan lupa untuk bersyukur atas apa yang telah kamu dapatkan. Jangan pula berhenti untuk memperjuangkan hal lainnya.
Semangat memulai langkah pertamamu dan melawan rasa takutmu. InsyaAllah banyak hal baik yang bisa kamu dapatkan, jangan menyerah kawan.
01.08.2022
Ketika kamu tidak mampu mensyukuri semua yang kamu miliki (yang bagimu sedikit) saat ini, lantas bagaimana Allaah akan mempercayakan sesuatu yang lebih besar untukmu? Bersyukurlah, nanti Allaah tambah.
Sragen, 08 Januari 2022
Wahai diri pahamilah ....
Apapun yang Allaah tetapkan dalam hidupmu, harus semakin mendekatkanmu kepada-Nya. Sejatinya, setiap nikmat yang Allaah berikan akan membawamu tenggelam dengan rasa syukur dan setiap kesempitan yang Allaah datangkan mampu membentukmu menjadi pribadi yang lebih kuat juga sabar. Selalu yakin bahwa Allaah pasti memberi yang terbaik untuk hamba-Nya.