Bismillah jadi keren!!
- Ijazah Ilmu Al-Qur'an
- Jago juara lomba kopi nasional
- Fullstack Web Developer!
- Freelancer!
i don't do bad sauce passes

Love Begins
Monterey Bay Aquarium
One Nice Bug Per Day
KIROKAZE

blake kathryn

#extradirty

No title available

roma★
sheepfilms
d e v o n

No title available
Keni

Kiana Khansmith

oozey mess
occasionally subtle

tannertan36
No title available

No title available
Xuebing Du

seen from Singapore

seen from Australia
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Italy
seen from Iraq
seen from United States
seen from India

seen from Germany

seen from United States
seen from Australia

seen from Singapore
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Spain

seen from Germany
seen from United States

seen from Brazil
seen from Austria

seen from Türkiye
@nyicitdulu
Bismillah jadi keren!!
- Ijazah Ilmu Al-Qur'an
- Jago juara lomba kopi nasional
- Fullstack Web Developer!
- Freelancer!
Ya Allah, hormon cewe kenapa gini amat yakk
Repot bener ngadepinnya astagaa
From this to this hehe luv bgtt
Kemarin, dia bilang mau ketemu di tengah aja. Tumben aku merasa bete, padahal dulu biasa aja. Ku pikir mungkin efek baru beberapa bulan pulang ke rumah, jadi ada perasaan "harus dipamitin kalo mau main".
Tapi barusan, dia nemenin aku pulang. Di belakangku. Sampe rumah.
Dari kotalama, ke rumahnya dulu ambil motor, ditemenin sampe ke rumahku. Dua motor, aku sendiri, dia sendiri. Sampe rumah. Salim sama ayah.
Ya Allah, nikmat-Mu yang mana lagi yang (mungkin) aku dustakan?
Ya tuhan, kadang-kadang hatiku lelah. Sampai bingung mau apa, harus bagaimana.
Ya tuhan, kadang-kadang emosiku tidak stabil. Dan mendengar musik yang indah, itu membuatku tenang. Tapi kenapa ada yang bilang musik merupakan salah satu hal yang kau larang?
Ya tuhan, kadang-kadang energiku payah.
Ya tuhan, kekuasaan dan kebesaranmu tidak pernah bisa ditakar. Apa aku tidak boleh mengkategorikan musik sebagai bentuk kebesaranmu? Ku pikir musik tidak benar-benar buruk seperti yang orang-orang bilang. Atau, apa mungkin imanku yang terlalu rendah sehingga lebih memilih le-laguan ketimbang ayat-ayatmu? Tapi kadang-kadang pelantun ayatmu sungguh sesuka-sukanya dan tidak merdu, bagaimana bisa menghayatinya?
Ya tuhan, aku menyukai musik, dan seperti yang kubilang, kadang-kadang ia menjadi obatku. Tapi sungguh, yang ku-imani hanya Engkau, ya tuhan.
Apa fungsinya aku cerita? Toh kamu, kalian, juga ttp ngga ngerasain yg aku alamin kan? Kalian cuma bayangin aja kan? Hahaha. Tepa selira tuh emang susah coy
Hahaha emang ngga berguna "tulus" di tempat kerja tuh, kek orang goblog jadinya wkwkwk
Cyn was right,
at the end of the day, at least i still have me.
Then i can fix my own pain
Am i too much to ask your time
Tapi aku benci menjadi tidak logis
Aku benci berharap kau merayuku sebab aku merajuk.
Aku benci berharap kau minta maaf saat aku tahu betul kau tidak benar-benar bersalah.
Aku sungguh benci berharap-harap kau memikirkan aku dan mementingkan aku dibanding pekerjaanmu.
Aku benci emosiku meluap-luap.
Tapi katanya, emosiku yang meningkat adalah hal baik untuk aku belajar membuka mata hatiku.
Katanya, agar tidak terus-menerus logikaku yang berkutik.
Aku benci merasakan ini.
Seperti bukan aku yang biasanya, tp aku sadar betul ini dari hatiku sendiri.
Aku benci ketika aki sangat ingin kau pulang, kembali. Hanya untuk menemani aku.
Sungguh, secara rasa, aku sangat suka denganmu. Ya berbincang, ya jalan-jalan, ya bercanda, bahkan kau bermain game sedangkan aku menonton One Piece, sangat cukup dengan keberadaanmu di sampingku.
Aku benci untuk terus-terusan ingin bersamamu.
Aku tidak tahu ini valid atau palsu, tp ini aku yang merasakan.
Apa benar, kau dan aku akan bersama sampai selamanya?
Aku harap aku tidak sedang meragukan Tuhan.
Buk
Kenapa ibuk harus pergi? Emangnya ibuk ngga kangen sama aku? Ibuk yakin aku ga butuh ibuk lagi? Egois lho buk tiba2 pergi gitu. Apalagi makin kesini aku lo makin butuh ibuk. Ibuk sengaja ya ninggal aku? Ibuk dah capek kan sama aku? Nggakmau ngurusin aku lagi kan?
Buk. Nggak tau kenapa komunikasi ku makin jelek sama ayah semenjak aku ngga di rumah.
Kata mba rissa, nggaktau gimana caranya ayah sampe bisa bikin aku semaskulin ini. Kata mba rissa, sum ngga salah buk, yg salah ayah. Aku tau dia orang luar, dia nggatau apapa ttg keluarga kita, tp dia yg bilang kalo ibuk selama ini mesti sama aku terus, di sampingku terus. Dia yg bilang katanya aku gapapa nangis, aku gapapa ngerasa kehilangan ibuk. Pas aku mesti iri sama yg lain, yg mesti cerita kalo ibuk dateng ke mimpi mereka. Aku bahkan berusaha berenti doain ibuk demi ibuk dateng ke mimpiku, tp ttp aja gapernah. Tapi mba rissa bilang ibuk selalu sama aku. Kata mba rissa ibuk kekuatan terbesarku.
Apa mba rissa bohong buk?
Aku sidang.
Sengaja tidak banyak mengabari orang sebelumnya. Hanya adek, pacar, dan beberapa orang yang aku butuh informasi darinya. Barulah selesai sidang, aku selfi dan ku kirim ke bapakku. Satu-satunya foto sidang yang aku punya. Kemudian melanjutkan berkabar pada teman-teman yang ku rasa berperan dalam penyelesaian skripsiku, juga saudara-saudara jauhku.
Katanya; saat wisuda harus mengabari mereka, mengucapkan selamat, menyemangati revisi, dan mengaminkan bersama atas doa-doa yang mereka panjatkan. Cirip bahkan bilang; we made it again!, Yang ternyata tanpa ku sadari, kami terus2an wisuda bersama, xixixi. Mba Rissa malah keren, mau ngasih hadiah apaa aja yang aku minta. Aku bisa request juga hahaha. Yaa tapi apa yang paling dabest dari beliau kalau bukan olahan2nya kan wkwk.
Kepada dosen-dosenku; Pak Budi, Pak Naufal, Pak Iwan, dan Pak Abu, oh Tuhan, betapa pintarnya beliau2 ini. Kalau aku tidak sidang, aku tidak akan seterkesima ini dengan kepintaran mereka. Juga perhatian dan kelembutannya dalam menyampaikan masukan dan mengingatkan mahasiswa tuanya ini.
BerkatMu, Tuhan, manusia-manusia di sekelilingku ini ku rasa tulus dalam tindakan-tindakannya kepadaku.
I'm blessing, by You, My Lord!
Sekarang aku bersamamu, Ant.
Sungguh, aku sangat suka aku yang begini di depanmu. Yang sama sekali tak kau keluhkan kemanjaanku. Ku pikir aku jatuh cinta padamu, Ant. Sampai-sampai aku takut akan bagaimana ayahku menyapamu. Sampai-sampai aku gelisah hanya dengan melihatmu.
Tapi kau tidak pernah suka aku menangis. Padahal aku tidak sedang sedih. Aku hanya tidak pernah bisa menahan betapa menyanyanginya aku terhadapmu.
Kau harus tahu, Ant. Aku akan terus-terusan penasaran dengan apa yang kau suka dan tidak suka, dengan apa yang ingin kau perjuangkan dan tidak, dengan tempat-tempat yang ingin kau datangi dan tidak. Seberapapun itu tidak penting buatmu, hal-hal itu yang akan membuatku hidup dengan mencintaimu, Ant.
Kalau-kalau kau sudah menganggap sesuatu yang kau suka dan tidak adalah hal penting untuk ku ketahui, segera saja datang. Aku akan mendengarnya dengan seksama. Tapi tolong maafkan juga, kau tahu betapa pelupanya aku ini.
Ant, tolong segeralah terbuka, dan setujulah, kalau sesuatu yang kau suka dan tidak, adalah pengetahuan yang penting untukku.
Hal terbaik dari meninggalkan kamar dengan rapi sebelum pergi adalah:
Pulang, membuka pintu kamar, kemudian melihat ruangan tertata, nyatanya dapat sedikit menyamarkan kelelahan akibat kegiatan di luar rumah. Khususnya di bagian kasur, serasa lega sebab punya tempat "pulang"