Not today Justin

roma★
No title available
i don't do bad sauce passes

titsay
taylor price

No title available
trying on a metaphor

No title available

祝日 / Permanent Vacation
Misplaced Lens Cap

blake kathryn
he wasn't even looking at me and he found me

⁂

#extradirty
wallacepolsom
Xuebing Du
I'd rather be in outer space 🛸

pixel skylines
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

seen from T1
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from T1
seen from Tunisia

seen from United States

seen from T1
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from Singapore

seen from Malaysia
@perpusassalam
Segala sesuatu ada ilmunya Tugas kita untuk membekali diri dengan ilmu sebelum berbicara dan bertindak Mencintai tanpa syarat pun rasanya tak cukup tanpa harmonisasi di dalamnya Pelajaran apa yang kita petik? Sebelum urusan bagaimana mengasuh anak dan apa yang harus kita benahi dalam niat kita? ••• Jangan lewatkan KAP (Kajian Ahad Pagi) [Terbuka untuk umum] bertema : ••• "HARMONISASI ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK" 👳🏻 Narasumber : Ustadz Parwoto 🕖 Pukul 07.00-08.30 WIB 📅 Ahad, 8 Januari 2017 🏡 Masjid Baitul Muttaqin Udinus (Kampus Dalam) ••• 🚪Presented By : Takmir Masjid Baitul Muttaqin Perpustakaan As-Salam ••• Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ ↖ : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i ••• "Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan." [HR. Muslim, 3509] ••• Semoga bermanfaat, selamat menyimak materi setiap pekannya :) Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan ^^ (di Semarang, Indonesia)
Wahai saudaraku, selamatkan imanmu di tahun baru • Ketika tempat-tempat maksiat terasa lebih dekat daripada masjid • Ketika berhura-hura, begadang terasa lebih mudah daripada berdzikir • Ketika melihat kembang api terasa lebih nikmat daripada menyibukkan diri dalam ketaatan • Ketika mubadzir uang terasa sudah biasa bersama setan daripada menginfakkannya • Wahai saudaraku, selamatkan akidahmu • "Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia tergolong kaum tersebut."(HR. Abu Dawud) • Jangan lewatkan KAP (Kajian Ahad Pagi) • [FREE IKHWAN & AKHWAT] bertema : • "Selamatkan Imanmu" (Refleksi Perayaan Tahun Baru Masehi) • 👳🏻 Narasumber : Ustadz Izzudin 🕖 Pukul 07.00-08.30 WIB 📅 Ahad, 1 Januari 2017 🏡 Masjid Baitul Muttaqin Udinus (Kampus Dalam) • 🚪Presented By : Takmir Masjid Baitul Muttaqin Perpustakaan As-Salam • Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ ↖ : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i • ___________________________ "Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan." [HR. Muslim, 3509] • Semoga bermanfaat, selamat menyimak materi setiap pekannya :) Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan ^^ • • • #kajiansemarang #ngajisemarang #acarasemarang #semarangmengaji #kajianislamsemarang #forumislamisemarang #semarang #dakwahsemarang #kajianumumsemarang #akhwatsemarang #ikhwansemarang (di Semarang, Indonesia)
#camais | catatan majalah islam
(Ar-Risalah Edisi 186)
_______________________________________ "So many books, So litle time."
-- Frank Zappa -- _______________________________________
Buku. Jika dibandingkan jumlah buku, waktu yang kita miliki sangatlah sedikit. Seumur hidup digunakan membaca tanpa jeda, buku belumlah habis. Ilmu belumlah tuntas. Wawasan masih tersisa sejauh cakrawala. Dan kita masih layak mencela diri. Lalu bagaimana jika tak sisakan waktu untuk membaca?
Buku. Bukan broadcast-an sosmed. Bukan kopasan anonimus. Bukan pula cuilan artikel dari internet. Beda. Buku itu ilmu. Punya sopan santun. Punya tata krama ilmiah. Jelas identitasnya. Bertanggung jawab penulisnya. Utuh penyampaiannya. Jangan merasa berilmu setelah baca broadcast-an sosmed sebelum membaca buku.
Buku. Ditulis sepenuh hati, segenap pikir. Dirancang dengan metodologi. Diedit dengan disiplin. Dijuduli dengan hati-hati. Jelas beda dengan broadcast-an.
Buku itu punya berkah. Awet. Tulisan di majalah dianggap mati setelah umur majalahnya habis. Cuma sebulan. Broadcast-an dan postingan sosmed tak akan dibaca lagi setelah tenggelam. Malas scroll lagi. Adapun buku, buku akan tetap hidup. Tahunan. Mungkin ada yang umurnya sampai kiamat.
Bacalah buku, yang dari kertas saja. Tidak punya tombol menu yang bisa mengalihkan perhatian. Minus radiasi dan tidak bikin mata perih. Yang suka bikin ngantuk bukan buku kertas atau buku digital, tapi setan, mungkin. Dia tidak suka kita jadi pintar.
Ada banyak buku, terlalu sedikit waktu. Sisihkan waktu untuk buku. Bahkan meski sambil lalu, buku akan tetap memberimu ilmu.
Semoga bermanfaat <3
Get more update :
▷ FB : Perpustakaan As-Salam
▷ IG : @perpus_assalam
▷ ↖ : perpusassalam.tumblr.com
▷ Line : @umj7468i
Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan :)
Keluarga #Rohingya adalah keluarga kita
Saat kita sedang istirahat, ingatlah #Rohingya... Mereka adalah keluarga kita, yang sedang diperlakukan semena-mena
Sejak status kewarganegaraan bagi #Rohingya dicabut, yaitu tahun 1980-an, kekerasan semakin merebak di #Rohingya
Ada 682 etnis #Rohingya yang terombang-ambing di lautan. Sedikitnya 10.000 orang #Rohingya terpaksa melarikan diri menuju Bangladesh. Belum lagi jumlah orang #Rohingya yang meninggal di tempat kelahirannya sendiri dengan sejumlah luka yang mengerikan
Keluarga #Rohingya adalah keluarga kita, mari bantu segera
Ya Allah maafkan kami yang belum maksimal membantu saudara kami yang tertindas..
HADIRILAH KAP (KAJIAN AHAD PAGI) Peduli Rohingya
[FREE; IKHWAN & AKHWAT] dengan tema :
"MENYEKA LUKA ROHINGYA"
👳🏻 Narasumber : Ustadz Abdul Karim 🕖⏲ Pukul 07.00-08.30 WIB 📅 Ahad, 04 Desember 2016 🏡 Masjid Baitul Muttaqin Udinus (Kampus Dalam)
🚪Presented By : Takmir Masjid Baitul Muttaqin Perpustakaan As-Salam
Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ ↖ : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i
Selamat menyimak materi setiap pekannya.. :)
▨ Bagaimanakah nasab Rasulullaah Saw beserta keluarganya? . ▧ Bagaimanakah kisah teladan dari kelahirannya? . Sudah selayaknya, kita sebagai umatnya mengenal beliau dengan baik. Demikian pula dengan nasabnya. Betapa kuatnya islam dalam memandang nasab, oleh karena itu dilarang~lah melakukan perzinahan salah satu hikmahnya agar nasab terjaga. . Nasab pun juga menjadi salah satu dari 5 hal yang wajib dijaga lho, sepenting itukah? . Yuk hadir ke KAP (Kajian Ahad Pagi) . [FREE; IKHWAN & AKHWAT] . Spesial Edisi Wisata Siroh Nabawiyah, dengan tema : . ☄"KELAHIRAN MANUSIA AGUNG SEPANJANG MASA" . 👳🏻 Narasumber : Ust Wahyudi 🕖⏲ Pukul 07.00-08.30 WIB 📅 Ahad, 27 November 2016 🏡 Masjid Baitul Muttaqin Udinus (Kampus Dalam) . 🚪Presented By : Takmir Masjid Baitul Muttaqin Perpustakaan As-Salam . Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ ↖ : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i . Jangan lupa luruskan niat, lillah.. Selamat menyimak materi setiap pekannya 😊 (di Semarang, Indonesia)
♡ Note(a)book ♡
Buku : Jalan Golongan Selamat Penulis : Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu ◈◈◈ Bismillaah, "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai." (QS Ali Imran: 103) Allah memerintahkan agar kita berpegang teguh kepada al-Qur'an al-Karim, tidak termasuk golongan orang-orang musyrik yang memecah belah agama menjadi beberapa golongan. Rasululullah SAW mengabarkan bahwa orang-orang Yahudi & Nasrani telah berpecah belah menjadi banyak golongan sedang umat islam akan berpecah lebih banyak lagi. Hanya satu golongan yang selamat dan akan masuk surga, yaitu al-Jama'ah. "...dan sesungguhnya agama ini (islam) akan terpecah belah menjadi 73 golongan, 72 golongan di dalam neraka dan satu golongan di dalam surga yaitu al-jama'ah." (HR. Ahmad) Bagaimana manhaj (jalan) golongan yang selamat? 1. Golongan yang setia berpegang teguh kepada manhaj Rasulullah dalam hidupnya dan manhaj sahabat sesudahnya 2. Golongan yang merujuk kepada firman Allah dan sabda RasulNya tatkala terjadi perselisihan 3. Golongan yang tidak mendahulukan perkataan seseorang diatas firman Allah dan sabda RasulNya 4. Golongan yang senantiasa menjaga kemurnian tauhid 5. Golongan yang menghidupkan sunnah dalam ibadah, perilaku, dan segenap hidupnya 6. Golongan yang tidak fanatik kecuali kepada firman Allah dan sabda Rasulnya 7. Golongan yang diantaranya adalah para ahli hadist 8. Golongan yang menghormati para imam mujahidin, tidak fanatik terhadap salah seorang diantara mereka 9. Golongan yang menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah kemungkaran 10. Golongan yang mengajak umat berpegang teguh kepada sunnah Rasul dan para sahabatnya 11. Golongan yang mengingkari peraturan yang dibuat manusia jika bertentangan dengan ajaran islam 12. Golongan yang mengajak seluruh umat islam berjihad di jalan Allah Semoga bermanfaat 😊🌟 Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i
Assalamu'alaykum para generasi harapan islam. Setelah kajian ahad pagi jangan lupa doakan saudara-saudara kita di Rohingiya. Berkontribusilah sekuat tenaga kita (bukan semampu kita saja) sebab kemampuan akan meningkat seiring dengan keinginan terbesar kita, impian tinggi kita. In syaa Allaah. Selamat beraktifitas, semoga hari-hari kita, umur kita penuh dengan keberkahan dan kemanfaatan. 🐝 (di Semarang, Indonesia)
Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini Kita terlalu akrab bagai awan dan hujan Merasa menghias langit, menyuburkan bumi, dan melukis pelangi Namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai
Kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati
Pada amal shalih yang menjulang bercabang-cabang
Pada akhlak yang manis ,lembut dan wangi
Hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
Yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya
o "Alangkah sulitnya mencari sahabat sejati,” kata seorang teman“
tak kutemukan walau telah kujelajahi bumi, negeri demi negeri.”
Aku tersenyum menepuk pundaknya
“Mungkin itu sebab yang kau cari adalah sahabat untuk memberi, adapun sahabat untuk diberi bertebaran diseluruh penjuru bumi”
(Salim A Fillah)
Yuk jangan lewatkan KAP (Kajian Ahad Pagi)
Terbuka untuk Umum (Putra dan Putri) GRATIS, bertema :
"MEREKATKAN UKHUWAH ISLAMIYAH"
Hari : Ahad, 20 November 2016 Pukul : 07.00-08.30 WIB Tempat : Masjid Baitul Muttaqin Udinus (Kampus Dalam) Narasumber : Ustadz Muadhim
Presented By : Takmir Masjid Udinus Perpustakaan As-Salam
More info : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i ▷ CP : 085713507946
Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan
~ Antara Segera vs Tergesa “Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.” (QS Al-Anbiya: 37) Mengambil seribu langkah memacu dengan kecepatan penuh sampai di masjid mengikuti imam sementara hati kita berdegup sangat kencang. Boro-boro memperhatikan bacaan imam, mengatur nafas sendiri aja butuh perjuangan. Ngaku atau ngaku? Hehe Suatu ketika terdengar suara gaduh pada saat shalat. Apa gerangan? Para sahabat menjawab “Kami tergesa-gesa mendatangi shalat.” Rasulullah kemudian bersabda, “Jika kalian mendatangi shalat hendaklah kalian (berjalan dengan) tenang. Ikutilah raka’at yang dapat kalian ikuti dan sempurnakanlah raka’at yang tertinggal.” (HR Bukhari Muslim) Tergesa-gesa dengan bersegera beda lho ya. Ketika mendengar adzan, segala aktivitas ditinggalkan dan tanpa menunda-nunda lalu berjalanlah dengan tenang mengambil air wudhu lalu ke masjid, bukan terburu-buru hingga degup jantung bekerja cepat. Nah. Ini baru salah satu contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari), belum kegiatan lainnya u.u Kenapa tergesa dilarang? “Ketenangan itu dari Allah dan tergesa-gesa itu dari setan.” (HR Tirmidzi) Ibnul Qoyyim berkata, “Sifat tergesa menghalangi pelakunya dari ketenangan dan kewibawaan dan menjadikan pelakunya memiliki sifat menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.” Apa sih bedanya dengan "bersegera" ? Bersegera adalah tergesa-gesa yang positif. Et, tentunya bukan tergesa-gesa tanpa pikiran matang dan terkesan emosional, bukan ya.. Namun telah direncanakan dengan baik tanpa menundanya dengan alasan yang tidak syar’i. Yap. Itu. :) Semoga Bermanfaat Get More : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan
Suatu ketika seorang Yahudi datang kepada Nabi Muhammad untuk menagih utang. Sikapnya kasar, kata-katanya menyakitkan. Umar yang ada di samping Rasul sampai naik pitam, menghardik sambil menarik kerah baju si Yahudi. Tapi Rasulullah menenangkan Umar dan tetap bersikap lembut Pada riwayat lain, konon Si Yahudi sampai duduk berjam-jam menunggu sambil mengintimidasi, Rasul menemaninya sambil terus bersikap yang lembut dan bersahabat. Melihat sikap Rasul itu akhirnya orang Yahudi itu bersyahadat. Ia mengaku kedatangannya sebetulnya bukan untuk menagih utang. Sebab, baru pekan utang itu jatuh tempo. Dia hanya ingin menguji kenabian Muhammad. Dalam kitab sucinya disebutkan sejumlah tanda-tanda kenabian, dia sudah melihat berbagai tanda tersebut pada Rasulullah Saw, kecuali satu yaitu hilm. Kini dia sudah melihat sendiri hilm pada diri Muhammad. Karena keterbatasan kosakata bahasa Indonesia, hilm sering diartikan sabar atau lemah lembut. Tapi hilm mungkin lebih dekat dengan makna responsibility yang oleh Stephen Covey didefinisikan sebagai Response Ability atau kemampuan merespons sesuatu dengan bijak, tidak reaktif. Seringkali kita terpancing emosi terutama pada keadaan-keadaan yang dapat memancing amarah. Bila seseorang dapat menahan emosinya, sewaktu akal pikirannya lebih dominan daripada emosinya, ketika itulah dia memiliki sifat al-hilm. Pada dasarnya semua manusia memiliki amarah. Hanya saja, kemampuan manusia dalam menahan amarah berbeda-beda. Oleh karenanya, untuk memiliki sifat al-hilm ini butuh pada latihan jiwa dan usaha yang gigih untuk mendapatkannya. ”Ilmu itu diperoleh hanya dengan belajar dan sifat al-hilm hanya diperoleh dengan cara berusaha.” (Diriwayatkan oleh Al-Khathib, dinilai hasan oleh Al-Albani) ”Sesungguhnya kamu mempunyai dua akhlak yang sangat dicintai Allah dan Rasul-Nya, yaitu sifat al-hilm (mampu menahan emosi) dan al-anah (sikap tenang dan tidak tergesa-gesa).” (HR.Muslim) Ketika seseorang mampu menahan amarahnya, maka ia diberikan keberuntungan yang besar oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, yaitu ia akan terhindar dari akibat buruk amarahnya, dia akan terhindar dari godaan setan untuk mempermainkan dirinya, bahkan Allah akan beri cahaya dalam pemikirannya sehingga ia bisa menimbang segala sesuatu dengan adil dan bijak. Semoga Bermanfaat More : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan :)
Sekadar cerdas, terampil, kreatif, berlebih-lebihan mengandalkan bakat anak justru dapat mengecewakan - Pentingnya membekali anak-anak dengan iman; membangun jiwa mereka dari sebaik-baik teladan - Sudah saatnya setiap orangtua maupun "calon" orangtua lebih memperhatikan masa depan anak-anaknya - Masa depan yang jauh lebih penting; masa depan akhirat - Parenting nabawiyyah bak air segar di gersangnya pasir di zaman modern ini - Apakah yang dimaksud parenting nabawiyyah? - Bagaimana perbedaannya dengan parenting barat? - Yuk jangan lewatkan KAP (Kajian Ahad Pagi) - Terbuka untuk Umum (Putra dan Putri) GRATIS, bertema : - "PARENTING NABAWIYAH BAK OASE DITENGAH PADANG PASIR" - Hari : Ahad, 13 November 2016 Pukul : 07.00-08.30 WIB Tempat : Masjid Baitul Muttaqin Udinus Narasumber : Ustadz Parwoto - Presented By : Takmir Masjid Udinus Perpustakaan As-Salam - More info : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i - CP : 085713507946 (sms only) - Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan :) (di Semarang, Indonesia)
SYAFAAT SEORANG SAHABAT
CAMAIS ︴ Catatan Majalah Islam 💬 Ar-Risalah Edisi 185 ﹏﹏﹏ Bismillaah, Setiap orang pasti membutuhkan teman. Teman yang setia dalam suka dan duka; menghibur disaat sedih dan membantu saat dibutuhkan. Bersahabat adalah tabiat maka jika seseorang tidak bersahabat dengan orang yang taat, besar kemungkinan ia akan bersahabat dengan ahli maksiat. Sebab seseorang cenderung klop bergabung dengan orang setipe dengannya. Orang beriman memandang sahabat tak melulu soal akrab dan dekat. Apalah arti sahabat akrab yang mengenyam suka duka bersama di dunia, namun nantinya menjadi musuh satu sama lain di akhirat. Sebagaimana firman-Nya, "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." *(QS. Az-Zukhruf: 67)* Persahabatan yang manfaat adalah yang terikat oleh iman, pergaulan yang terjadi demi takwa yang semakin menguat untuk lebih mudah merealisasikan taat. Di mana Allah akan menaungi mereka di makhsyar yang sangat panas. "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman pada hari kiamat kelak, "Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? di mana tidak ada naungan pada hari ini selain naungan-Ku." (HR. Muslim) Tidak hanya jenis amalnya yang memiliki keutamaan, bahkan seorang teman ataupun sahabat, sebagaimana di dunia saling menolong dalam taat, saling cegah dalam hal maksiat, maka kelak seorang sahabat bisa memberikan syafaat di akhirat. ... Mereka memohon, "Wahai Rabb kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat dan juga haji." Lalu dikatakan, "Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal." Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka. Orang-orang mukmin itupun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya. (HR. Muslim) ... Bayangkan, betapa beruntungnya dan bahagianya seseorang memiliki banyak teman orang-orang shalih. Yang mengingatkan untuk shalat berjamaah, mengajari tilawah Al-Qur'an, mengajak menghadiri majelis ilmu dan menasehatinya dalam kebaikan. Jika kita mendapatkan teman semisal ini maka pertahankanlah ia dan jangan sampai lepas dari kita. Sebagaimana nasihat Imam asy-Syafi'I, 🌻 🌻🌻 "Jika engkau punya sahabat membantumu untuk taat, maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskan ia. Alangkah susahnya mencari teman yang baik, dan betapa mudah lepasnya." Barakallahu fikum :) Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpusassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan 🌞📚
📚 Note (a) Book 📚 Buku : Untuk Kalian yang Rindu Perubahan Penulis : Edgar Hamas ✏✏✏ Bismillah, Memantik "Mesiu" Keteladanan Ada tiga prinsip dalam kepemimpinan: (1) Teladan; (2) Teladan; (3) Teladan ! (Jendral George Patton) "Kalau seandainya ada pemimpin muslim yang tidak pernah masbuk dalam shalatnya, dialah Sultan Muhammad al-Fatih." Kalimat itu datang dari Sang Guru, Syaikh Aaq Syamsuddin, pendidik Sultan Muhammad bin Murad II, Amir bagi Kekhalifahan Utsmani yang membentang dari Anatolia hingga Balkan di Eropa. Sultan Muhammad al-Fatih menjadi orang pertama yang memberi contoh kepada pasukannya. Dia mengerjakan apa yang diperintahkannya. Ada aroma keteladanan yang membawa tentara Dinasti Utsmani menembus tembok Kota Konstantinopel. Keteladanan itu terbit dari hulu jiwa pemimpin mereka. Ada mesiu besar yang meledakkan semangat ibadah 250.000 Pasukan Utsmani. Ada mesiu yang meledakkan kesiagaan mereka untuk bersujud di sepertiga malam dalam tenda-tenda. Pemantik mesiu itu adalah Sultan mereka : Muhammad bin Murad, Al-Fatih. Setiap malam, walau dalam kelelahan yang sangat, ia selalu memastikan kesiagaan pasukannya di sepertiga malam untuk shalat Tahajjud. Sungguh ada keyakinan mendalam di jiwa Sultan Muhammad bahwa kemenangan bukan datang dari sesaknya pasukan menyerbu dinding Konstantinopel, melainkan dari kekuatan iman. Keteladanan benar-benar tergambar konkret dalam suatu episode penaklukan Konstantinopel. Saat itu, pasukan kaum Muslimin telah berhasil memasuki Konstantinopel dan Sultan Muhammad mengumpulkan mereka untuk mencari siapa imam shalat Jum'at yg paling tepat untuk shalat Jum'at pertama di kota menyejarah itu. "Siapakah yg layak menjadi imam shalat Jum'at ?" Namun, tiada satu pun dari pasukan yg menunjuk dirinya. Tak ada yg mau maju. Melihat hal itu, Sultan Muhammad bangkit dari duduknya dan memerintahkan seluruh jamaah untuk berdiri tegak di hadapannya. Ada yg ingin beliau tes. "Siapakah di antara kalian yg sejak remaja, sejak akil balighnya hingga hari ini pernah meninggalkan shalat wajib lima waktu, silakan duduk !" Masyaa Allah, jika kita berada disitu, kita bersama akan takjub melihat tiada satu pun pasukan yang duduk. Artinya, tak ada seorang pun dari pasukannya yg pernah meninggalkan shalat wajib. Sama sekali tidak ada. Wajarlah jika gerbang Konstantinopel yg berlapis tiga itu runtuh oleh mereka, kekuatan manusia berbasis keimanan. Kekuatan bumi berhias restu langit. Sultan Muhammad tersenyum, lalu menanyakan lagi untuk kali kedua, "Siapa di antara kalian yg sejak akil baligh dahulu hingga pada hari ini, pernah meninggalkan shalay sunnah rawatib ? Kalau ada yg pernah meninggalkan shalat rawatib sekali saja, silakan duduk !" Sebagian pasukan yg pernah meninggalkan shalat rawatib langsung duduk. Ternyata hanya sedikit, dibanding pasukan yang masih berdiri tegak, mereka hanya setitik kecil yg seakan tak terlihat. Sultan Muhammad kembali tersenyum, lalu mengedarkan pandangannya pada pasukan yg ia cintai karena Allah. Dengan mengharap kejujuran paling tulus, beliau kembali melayangkan pertanyaan, "Siapa diantara kalian yg sejak masa akil baligh sampai hari ini pernah meninggalkan shalat Tahajjud ? Bagi yg merasa pernah meninggalkan atau kosong satu malam saja, silakan duduk !" Lengang. Sejurus kemudian, setelah pertanyaan itu disampaikan, pasukan besar yg gagah itu duduk di tempatnya masing-masing. Ternyata, tiada satu pun orang di antara mereka yg setiap malam selalu melaksanakan Tahajjud. Mereka memang hebat, tetapi kenyataannya memang setiap mereka pernah meninggalkan shalat Tahajjud barang sekali semalam hidupnya semenjak akil baligh. Kecuali dia. Dia yg menanyakan pasukannya tentang amal-amal heroik itu. Kecuali lelaki kuat itu, yg memimpin pasukan terbaik menaklukkan Konstantinopel. Kecuali dia, yg mengemban nama Sang Pembebas Ibu Kota Byzantium yg diimpikan 860 tahun oleh kaum Muslimin. Lelaki itu, tetap berdiri, sendiri, menandakan keteladan besar telah tercermin darinya. Ia tak pernah meninggalkan shalat Tahajjud sejak masa akil balighnya walau hanya sekali. Keteladan itu menjadi mesiu yg meledak, meledakkan spirit pasukannnya untuk melakukan hal terbaik, dengan semangat tertinggi, dengan gelira berkobar. Keteladana darinya menginspirasi pasukannya agar lebih percaya diri; karena di depan mereka ada saru proyek besae bernama : Kota Roma, ibu Kota Romawi Barat ! Muhammad al-Fatih. Ya, Muhammad al-Fatih. Sang Penakluk. Keteladanan memantik mesiu besar meruntuhkan dinding ketidakmungkinan. Untuk kalian yg rindu perubahan, mari memulai untuk tidak menyalahkan siapa pun, tidak menuduh siapa pun atas suatu kesalahan. Mari memulai untuk tidak menggerutu atas situasi. Mari memulai untuk tidak sekedar menjadi bos yg menyuruh, tetapi mari kita menjadi pemimpin yg memimpin. Dan keteladanan menjadi mesuinya, kerja menjadi pemantiknya, serta karya menjadi ledakan besarnya. ♡ Tertanda, Admin. ♡ Get more update :* ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpustakaanassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan 🌞📚
♡ Note(a)book ♡ Buku : Jadilah Pemuda Kahfi Penulis : Dr Aidh Al-Qarni, MA ◈◈◈ Bismillaah, Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS Ar-Rum: 30) Merasa banyak teman namun belum berhijrah? Merasa banyak teman tapi islam belum menyentuh ke hati mereka yang terdalam? Mereka adalah cadangan-cadangan iman dan kekayaan yang melimpah. Namun, mereka membutuhkan orang yang datang untuk menyeru dan mengingatkannya, menyingkap tabir kegelapan darinya dan menggosok karat yang melekat padanya dengan izin Allah. ⇨ Maka, inilah 9 persoalan yang harus kita atasi. Selain dalam rangka menasehati sesama dalam bingkai dien namun juga 'pengingat' diri kita sendiri : ◇◆1. Lemah Iman Hasan Al Basri berkata, "Hati itu, kadang hidup dan kadang mati. Dia akan senantiasa hidup dengan ibadah² yang wajib dan sunnah, tetapi ia bisa mati dengan berbagai dosa dan kemaksiatan." ◇◆2. Kurang bersungguh-sungguh ◇◆3. Menyia-nyiakan waktu terutama waktu luang ◇◆4. Tergesa-gesa ◇◆5. Tutur kata yang kasar ◇◆6. Dosa yang (seharusnya tidak) mengahalangi ◇◆7. Mengasingkan diri dari masyarakat ◇◆8. Muslimah enggan berdakwah ◇◆9. Minim pengetahuan Semoga bermanfaat 🙂😊 🌟 Get more update : ▷ FB : Perpustakaan Islam As-Salam ▷ IG : @perpus_assalam ▷ Blog : perpustakaanassalam.tumblr.com ▷ Line : @umj7468i Mari sebarkan, mari berbagi kebaikan 🌞📚 (di Semarang, Indonesia)
Live Report Bedah Buku *Agar Hafal Al-Qur'an Tak Sekedar Angan* Semarang, 23 Oktober 2016 @Balaikota Presented by : Perpustakaan Islam As-Salam (at Gedung Balai Kota semarang JL.Pemuda)
ADA YANG MASIH BELUM KEBAGIAN? . “Barangsiapa menghafal Al Quran maka seakan-akan disisipkan kenabian diantara kedua pundaknya, hanya saja tidak diturunkan wahyu kepadanya.” (HR. Al Hakim) . Inilah kesempatan emas bagi anda yang sudah/akan mendaftar acara bedah buku AGAR HAFAL AL-QUR'AN TAK SEKEDAR ANGAN dan ingin sekali memiliki buku best seller ini dengan diskon spesial 25%! ^^ . *Pemesanan via WA/SMS : 085 752 265 131 / 085 712 169 165 . *Format Pemesanan Buku : Nama_Alamat_Judul Buku_Jumlah Buku . *Pembayaran via transfer/saat hari H Bedah Buku tanggal 23 Oktober 2016 . *Pengambilan Buku : saat acara Bedah Buku atau bisa dikirim melalui ekspedisi dengan menggunakan ongkos kirim . So, grab it fast. Stok menipis! :)