Sometimes I Wish We Never Met
Kau tahu?
Sejak kamu berhenti menghubungiku. Berhenti mengirim pesan di WhatsApp-ku. Berhenti melibatkan dirimu dalam hidupku.
Saat itulah aku merasa kehilangan hampir separuh dari hidupku.
Terdengar berlebihan, memang. Tapi begitulah kenyataannya. Kenyataan yang sampai hari ini masih sulit kuterima.
Sometimes I Wish We Never Talked Before.
Andai aku tak pernah menyapamu. Andai aku tak pernah mencoba mencari perhatianmu. Andai aku tak pernah mengajakmu berbincang.
Mungkin... aku tak akan mengenal perasaan kehilangan sedalam ini.
Namun, di sisi lain, aku juga sadar.
Berbicara denganmu, berbagi cerita denganmu, dan mengenalmu adalah salah satu hal terindah yang pernah terjadi dalam hidupku.
Meski pada akhirnya kita tak lagi bisa kembali seperti dulu.
Barangkali, bukan karena aku menyesal pernah mengenalmu.
Aku hanya menyesal karena kebahagiaan itu ternyata tidak berlangsung selamanya.
















