Belakangan aku cengeng sekali. Tapi bukan karena merasa kalah dihantam kehidupan. Tapi karena aku merasa dirayakan dan dicintai. Oleh makhluk-makhluk penyayang kiriman Sang Maha Penyayang. Seolah menjadi pengingat bahwa Dia selalu merayakanku, Dia selalu mencintaiku.
Saat aku kuat, maupun saat aku lemah.
Saat aku hebat, maupun saat aku payah.
Saat aku benar, maupun saat aku salah.
Saat aku menang, maupun saat aku kalah.
Terima kasih Ya Allah, sudah selalu mengingatkanku bahwa Kau bangga padaku. Apapun kondisiku hari ini, aku janji akan bangkit lagi. Aku salah satu prajurit terbaik-Mu, dari dulu, sekarang, dan sampai nanti. Dalam hidupku yang cuma sekali ini, aku berjanji akan membuat-Mu bangga.
Mudahkan jalanku Ya Allah.
Berikan petunjuk-Mu.
Aku yakin semua akan baik-baik saja.
Karena Engkau sangat sayang padaku.















