Pada saat sidang majelis surga, Iblis enggan bersujud memberi penghormatan kepada Adam karena merasa dirinya lebih baik. Akibat keangkuhannya, Alloh SWT memvonis bahwa Iblis akan menjadi penduduk abadi di neraka.
Iblis menerima keputusan, namun meminta tangguh hingga hari kemudian, mencari teman sebanyak mungkin dari bangsa jin dan manusia untuk disesatkan.
Sejak peristiwa itu, tujuan hidup Iblis hanya satu, yaitu menghalangi manusia meniti jalan yang lurus menuju Alloh, agar tidak bisa kembali ke awal mula kehidupannya yaitu surga.
Iblis pun menjadi musuh yang nyata, bersumpah akan mengepung manusia dari empat penjuru, sebagaimana Firman Alloh SWT:
ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (Surat Al-A'raf, Ayat 17).
Arah Depan, manusia akan dibuat ragu dan lupa kehidupan akhirat
Iblis menasehati, jangan percaya dosa pahala, hidup hanya sekali, tak usah dipikirkan surga neraka yang tidak jelas keberadaannya, jangan menjadi peramal masa depan. Orang baik mati orang jahat mati tidak ada yang kembali, semua menjadi tulang belulang, hiduplah di dunia ini sesuka hati, semua kemauanmu silakan dituruti.
Arah Belakang, manusia akan dibuat cinta dunia
Iblis akan menahan langkah dengan dunia nan indah. Lihatlah, semua telah tersedia, bodoh bila kamu biarkan lewat begitu saja. Ada lautan luas, gunung emas, yang bisa membuatmu puas. Ada kekuasaan yang bisa menjadikan kehormatan, banyak perbendaharaan yang bisa menjadi ladang kekayaan, lengkap dengan para wanita memikat yang siap diajak berpesta menumpahkan hasrat.
Arah Kanan, urusan agama di buat tidak jelas, malas berbuat baik
Bisikan kesesatan seolah menjadi kebenaran dan kebaikan. Di dunia ini bebas, semua berhak untuk tinggal dan memilih jalan hidupnya. Manusia jangan menghakimi orang lain layaknya Tuhan. Syariat dicari celahnya agar bisa disesuaikan dengan syahwat. Bila aturan Alloh sesuai dengan seleranya diam, bila bertentangan teriak ketinggalan zaman. Menunda dan malas melakukan kebaikan, berprasangka buruk bila diberikan ujian.
Arah Kiri, dosa dihias sebegitu indah hingga manusia gemar melakukan
Dengan tahapan godaan yang sudah disiapkan, Iblis menyelipkan perangkap mematikan. Iming-iming kesenangan dilesatkan, hingga tak sadar sudah berada dalam cengkeraman. Tiada hari yang terlewatkan tanpa melakukan dosa dan kemaksiatan. Tak peduli lagi halal atau haram dalam segala aspek kehidupan, tidak sadar bila diri telah masuk jebakan, bahkan bangga dan menganggap sedang melakukan perbaikan.
Saudaraku, hanya dua arah yang tidak mampu dilancarkan serangan setan, yaitu arah atas dan bawah.
Arah Atas, tengadahlah ke langit
Rahmat, pertolongan dan perlindungan Alloh tidak akan mampu di hadang oleh Iblis bila manusia memintanya. Perbanyak dzikir dan doa yang ikhlas dalam setiap aktivitas, agar terbebas dari siksa neraka yang tak terbatas. Pintu langit tak pernah di kunci, agar kapanpun manusia bisa memasuki, berlindung atau mengadukan apa pun yang dialami.
Sehebat apapun dirimu, janganlah angkuh, tetaplah membumi, karena di situ kamu dilahirkan, dikubur dan akan dibangkitkan. Surga tempat yang suci, kedamaian dan ketentraman sejati, jangan biarkan dalam diri terbesit sifat tinggi hati, walau hanya seberat biji sawi. Perlama sujudmu, sekelam apapun masa lalu, mohonlah ampunan dan kekuatan, dunia masih rangkaian perjalanan, jangan silau di tempat persinggahan.
Yaa Robb, teguhkan kami di jalan orang-orang yang telah Engkau limpahkan nikmat, jalan para nabi, shidiqqin, syuhada’ dan sholihiin, aamiin.
رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ
Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku
QS. Al-Mukminun 97-98