Aku ingin menjadi dangdut di nuranimu agar bisa "pak ketumplak oaoe yak yak e jos" setiap kamu mengalami keruh pikiran. (di Coba Tebak...)

Game Changer & Make Some Noise
🪼
hello vonnie
tumblr dot com

shark vs the universe
NASA
𓃗
cherry valley forever
occasionally subtle

@theartofmadeline
Monterey Bay Aquarium

Jimmy Eat World
d e v o n

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Doug Jones
No title available
RMH

bliss lane
seen from Canada

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from Ukraine

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@pinggirankoreng-blog
Aku ingin menjadi dangdut di nuranimu agar bisa "pak ketumplak oaoe yak yak e jos" setiap kamu mengalami keruh pikiran. (di Coba Tebak...)
Kota mengajarkan manusia cara memakai topeng. Gunung mengajarkan manusia cara membuka topeng. (di DUKUN PELET AMPUH)
Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak Mencintai gunung harus menjadi terjal (Sapardi Djoko Damono)
“Have We not made the earth a resting place? And the mountains as stakes?" (An-Naba: 6-7) (di Gunung Prau)
Yang mengatakan gunung dingin, berarti belum merasakan hangatnya persahabatan (Fiersa Besari)
Spongebob, Patrick, dan Squidward kabarnya baik baik saja. Setelah resign dari Krusty Krab, Spongebob menjadi intepreneur muda dengan membuka warung pecel lele. Untuk menyalurkan bakat seninya Squidward memilih bergabung dengan orkes dangdut koplo Pantura sebagai pemain suling. Setelah sukses menjadi Youtuber dengan konten unfaedah Patrick meninggalkan Bikini Bottom dan menetap di Meikarta. (di Bikini Bottom)
(kiri) vokalis grup kosidah "kampret yang durhaka" - (kanan) penyanyi rock masa depan.
Saya senang menyeduh teh tanpa gula di pagi hari. Saya lama membalas chat (bahkan kadang lupa) karena terlalu asyik mengedit video dan foto ataupun membaca buku. Saya mensenyapkan seseorang yang terlalu sering meng-instastory wajahnya sendiri. Saya percaya hantu, dan sangat tertarik dengan dunia mereka. Saya suka senja dan langit. Saya betah duduk berlama-lama hanya untuk memandang keduanya. Sebelum tidur saya senang membuka aplikasi belanja online hanya untuk melihat-lihat harga barang yang saya incar. Saya suka mendengarkan musik bergenre indie, folk dan keroncong. Saya tidak bisa lepas dari headset. Kalau terbangun di malam hari dan tidak bisa kembali tidur, saya suka membaca portal berita online berjam jam sehingga pagi harinya saya terbangun dengan mata mengantuk. Saya sering bingung arah, itulah sebabnya saya sering nyasar. Saya benci ketika bercerita, lawan bicara saya malah sibuk dengan gadgetnya. Selera humor saya receh, gelap, dan seringkali disangka marah padahal sedang bercanda. Emosi saya tidak stabil. Saya mudah tersinggung hanya dengan perkataan, tapi juga mudah melupakan kesalahan orang lain dan bertindak seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa. Saya jarang mempublikasikan kehidupan pribadi saya. Jika saat kita bertemu, kamu sedang membaca buku ataupun menggendong carrier, tak perlu berkata apapun saya akan langsung merasa cocok denganmu. Saya senang menjadi saya dengan segala keanehan saya. (di Comberan)
Sejuk angin, hangat fajar, terik senja, syahdu malam Adalah kawan terbaik untuk jiwa-jiwa yang merindu kebebasan Tenang namun tidak menghanyutkan, Liar namun tidak menyesatkan Mungkin benar cinta adalah tentang kepekaan terhadap hal-hal yang mengitari Untuk apa terlihat bahagia namun menyakiti diri sendiri Bukan tentang pujian, bukan pula tentang kejuaraan Ini tentang merayakan apa yang selama ini terlewat dan mengikhlaskan apa yang selama ini menjerat Apa kabar? Bukan, bukan kamu! Tapi apa kabar mimpi-mimpimu? Sudahkah kamu wujudkan? Atau hanya menguap menjadi angan-angan? Tersenyumlah, selamat meraih impian Bergeraklah wahai perasaan
Makin dewasa memang makin banyak yang mesti dikurang-kurangin;kurang-kurangin berharap sama manusia, misalnya. Lagi-lagi diingatkan bahwa jangan berekspektasi tinggi dan menaruh harapan pada manusia. Demi meminimalisir rasa kecewa.
Sekaten. Bianglala, komidi putar, wahana ombak asmara, kios martabak bolang baling bumbu debu (yang tiga hari ga laku-angetin-ga laku-angetin lagi) dan tukang jualan barang-barang berfaedah 10 ribu tiga biji alias kios awul-awul. Awul-awul adalah kios pakaian bekas impor dari berbagai negara khususnya Asia (Malaysia, Jepang, Korea, Singapura) yg sebagian besar diselundupkan dan dijual lagi di lapak yg digelar ditumpuk-tumpuk sehingga kalau mau milih harus diaduk atau diawul-awul dalam bahasa Jawanya. Harganya pun murah. Mulai dari Rp 10.000 untuk tiga helai baju. Tapi kalau anda banyak duit dan tipikal orang yg gajian tiap hari dan rada males ngaduk-ngaduk, pilih saja yg digantung di standing hanger. Harganya bisa 3 kali lipat lebih mahal. Enaknya sih udah dipilih sama penjualnya ke barang yg dikategorikan minim cacat. Mitosnya, di baju awul-awul kadang ada nyelip uang dengan mata uang dari negara asalnya. Bahkan, pernah ada yg nemu (mengulang kata PERNAH) uang dollar di salah satu celana. Jadi, silahkan pilih sendiri "petualanganmu" 😁 (di Alun Alun Sekaten Yogyakarta)
Singgahlah sejenak, aku tengah merupa senja. Tertangkap matamu saja sudah cukup, tak perlu kamu simpan, kelak aku akan tenggelam.
Jangan lupa untuk selalu membawa hati nurani, agar tak tersesat diantara mereka yang tidak membawamu pada kebaikan.
Hati adalah kompas, otak adalah peta, dan kau adalah rumah. (di Obat Gondok Alami)
Jangan cari aku di gemerlap belantara kota. Carilah aku di keheningan kaki lembah sunyi tak bernama. -Bara (di Bulu Ketek)
“Bila engkau tidak dapat menjadi beringin yang tegak diatas puncak bukit, maka jadilah saja rumput, tetapi rumput yang tumbuh memperkuat tanggul. Bila engkau tidak bisa menjadi jalan besar, maka jadilah saja jalan setapak, tetapi jalan setapak yang menuju ke mata air. Tidak semuanya dapat menjadi nahkoda, tentu harus ada kelasi. Sebaik-baiknya engkau adalah menjadi dirimu sendiri.” — Soe Hok Gie (di Pantat Buaya)