*Berkah Ramadan, Santri dan Takmir Masjid menjadi Anggota Polri*
Di Era Police 4.0 saat ini Polda Jatim semakin meningkatkan kemampuan SDM nya, termasuk dalam bidang Keagamaan menuju Polri yang PRESISI
Seperti halnya dalam perekrutan anggota Polri, berbagai latar belakang calon anggota Polri direkrut, termasuk calon anggota Polri yang mempunyai latar belakang bidang keagaaman, pendakwah atau lulusan pesantren.
*Perekrutan tersebut tentunya, terlebih dahulu harus melalui proses yang tidak main-main, dengan menerapkan prinsip BErsih. Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).* Dan juga diawasi oleh berbagai pihak dari internal Polri maupun eksternal.
Beberapa Calon Anggota Polisi yang telah lulus dalam proses rekrutmen jalur proaktif, Mohammad Alfian, ia santri penghafal Al Quran 30 jus Pondok Pesantren Nurut Taqwa Cerme Bondowoso dan juga Bripda Nugraha, salah satu anggota Biro SDM Polda Jatim yang juga seorang pendakwah, lulusan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
Rekrutmen Proaktif ini adalah salah satu kebijakan dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. Dan tentunya hal ini akan mempunyai dampak yang sangat positif sehingga diharapkan Polri semakin dicintai oleh masyarakat.
Bahkan KH A Nawawi Maksum Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolri dan juga Kapolda Jatim dengan adanya Rekrutmen Polri jalur Proaktif ini.
*"Anak santri kami dan lulus secara Transparan dan lain sebagainya (menggunakan prinsip) BETAH. Kami itu sangat bersyukur sekali. Saya berterima kasih sekali kepada bapak Kapolri, ketika Kran Rekrutmen Proaktif ini dibuka, Alhamdulillah juga Pak Nico selalu Kapolda Jatim langsung menginstruksikan kepada Karo SDM, pak Harry Kurniawan dan kemudian beliau langsung koordinasi dengan pesantren-pesantren." kata KH A Nawawi Maksum.*
Sebagai Calon anggota Polisi Santi, Mohammad Alfian juga mengatakan, menurutnya menjadi anggota Polri itu juga merupakan ibadah, sekaligus bisa menjadi jalan untuk melakukan syiar kegiatan keagamaan.
"Ibadah itu bukan hanya Sholat saja, jadi ibadah itu juga bisa dengan lewat mengabdi kepada Negara. Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran surat An-Nissa 135." katanya sambil mengutip ayat An-Nissa 135.
Sementara itu Bripda Nugraha menegaskan, dalam menjalankan pengabdiannya sebagai Anggota Polisi, Polri tidak pernah membatasi kita untuk beribadah, dengan segala latar belakangnya ia bisa menjalankan tugasnya dan juga melakukan kegiatan keagamaan.
"Bisa, Polri tidak akan membatasi kita untuk beribadah." tegasnya.
"Kalau kita punya Kompetensi, Kenapa harus takut Kompetisi."
*- Irjen Pol Drs Wahyu Widodo, AS SDM Kapolri -*