Sudah memasuki tahun ke-2 lebihnya 3 bulan, lagian kami sudah bukan abg lagi yang hobinya putus nyambung. Sudah sama-sama bertambah usianya, semakin bertambah pula tanggung jawab kami untuk membuat hubungan ini makin bertambah baik. Walaupun terkadang masih ada saja hal-hal yang membuat kami seolah olah baru saja "jadian". Karakter kami hampir sama, keras. Golongan darah kami sama, O. Entahlah, mungkin itu juga salah satu penyebab bentroknya kami. Kami punya keinginan masing-masing yang paling tidak harus keturutan. Mau tidak mau, harus ada salah satu yang mengalah. Terkadang, memang lebih banyak Dia yang mengalah, tapi ya tidak jarang juga aku yang mesti mengalah. Kami masih dalam tahap "pokoke aku geleme ngene, mbok ngerti sithik". Well, bukan hal yang mudah menyatukan karakter keras kami. Aku juga terkadang berfikir "mbok ngerti aku sithik wae", mungkin Dia pun berfikir hal yang sama. Setelah melewati sekian banyak godaan dan rintangan selama 2 tahun ini (macam pelatihan wamil saja), kami memang semakin mengerti apa dan siapa yang mestinya diperjuangkan. Giliran sekarang ini, idealisme kami masih membara membaranya. Dia sebagai laki-laki dan anak pertama yang keras. Aku sebagai anak pertama dan satu satunya yang juga keras. Tidak masalah, proses memang selalu ada. Kita lihat apa hasil dari proses ini nantinya. Semoga selalu positif dan membuat kami makin tahan banting. Hanya satu, sekeras apapun Dia, selalu saja bisa melunakkan hati saya😊❤