Renungan
Terlambat menyadari, tapi lebih baik terlambat drpd tidak sama sekali. Laki-laki baik hanya untuk wanita baik (surat an nur ayat 26). Ada seorang pria meragukan janji Allah ini. Aku tidak ingin berkomentar, tp aku terlambat menyadari bahwa pria yg meragukan janji Allah ini knp aku percayai janji2nya. Bahkan janji2nya saja tidak bisa dipegang. Aku selalu percaya, jika seseorang itu jodohmu, dia akan membuatmu menjadi org yg lebih baik dr sebelumnya. Bukan menjadi orang yg mengarahkanmu menjadi org yg mengkompromikan larangan -Nya. Jika itu jodohmu, kau akan semakin bersinar, sukses. Tp jika bukan, yg terjadi justru sebaliknya. Aku bercerita atas pengalaman pribadi tentunya, jika kalian tidak sepaham mungkin pengalamanku kurang. Tp yg kudapat dr pengalamanku, jika ia bukan jodohmu, kau membantunya bangkit dengan mengorbankan apa yg sedang fokus kau cita-citakan. Namun, yg terjadi saat ia telah memperoleh cita2nya, dia meninggalkanmu. Lalu hilang sudah kesempatan memperoleh cita2nya mu sendiri. Wahai kawan, jangan sampai itu terjadi kepada kalian. Kalian harus segera bisa membaca situasi, apakah ia hanya mengambil keuntungan dr mu. Jgn sampai kalian menyesal seperti aku. Setiap hubungan baru yg datang itu apakah ujian, apa nanti kalian bisa mempertahankan apa yang baik dr diri kalian atau justru terbawa arus keburukan. Aku sudah menyesal, dua kali. Aku seharusnya mempertahankan pendirianku, mempertahankan apa yg seharusnya tidak ku berikan kepada orang yg bahkan tidak bisa dipegang janjinya. Aku memang belum tau apa pengorbanan itu sebanding atau tidak. Sekarang tinggal menunggu kelanjutan kisah ini. Tp dr pengalaman ini aku belajar, aku seharusnya tidak terlalu mempercayainya, tidak menelan kata2nya yg terlihat meyakinkan, tidak memenuhi keinginannya yg tidak sesuai dgn kata hatiku. Kini aku menyesal, posisiku sudah tidak status quo dgnnya. Sekarang tinggal menunggu kesimpulan dr kisah yg sedang aku jalani. Semoga diberikan yang terbaik.








