you and i equal we
kisah kasih ku
kita tidak pernah tau siapa yang akan kita temui esok dan apa yang akan terjadi esok. Begitupun aku.
aku tidak pernah bermimpi akan memiliki pasangan seperti apa, tapi aku tau aku ingin tidak ada pengkhianatan dalam hubungan ku nanti.
setelah aku lulus dari SMA, aku mendapatkan kesempatan untuk kuliah di luar pulau, tepatnya disalah satu perguruan tinggi di bogor. tidak lama aku kuliah disana, karena aku juga diterima di salah satu perguruan tinggi di bandung.
selama aku kuliah di bogor, aku merasakan bahwa dunia kuliah sangat menyenangkan. aku mendapat teman baru dan jurusan yang luar biasa aku impikan. entah apa yang membuat ku suka dengan jurusan ku pada saat itu, karena bagi ku, itu seperti hadiah dari Tuhan.
aku bertemu dengan dia di bogor.
aku tidak memiliki perasaan apa-apa saat pertama kali melihatnya, hanya berkata dalam hati, dia ganteng. mungkin karena aku baru pertama kali melihat pemuda dari daerah lain. oh naif sekali aku
aku jarang bertemu lagi dengannya. aku tidak mencarinya, aku juga tidak memikirkannya, tapi salah seorang teman kuliah ku telah berjasa mempertemukan ku kembali dengan dia. mungkin itu juga takdir Tuhan
beberapa kali kami bertemu, ternyata dia masih mengingat ku. dia mengajak ku bercerita dan berbagi pengalaman. kami cepat akrab dan aku masih merasa tidak ada perasaan lebih.
sampai suatu hari setelah beberapa hari tak bertemu karena kesibukan kita masing-masing, ia tak sengaja lewat depan kontrakkan ku .
hati ku berdebar. oh Tuhan, aku malu sekali, langsung aku lari ke kamar. bodohnya aku tapi aku hanya bisa tersenyum malu, lalu aku keluar lagi, siapa tahu dia masih di depan, ternyata dia sudah pergi. ah ternyata aku melewatkan kesempatan ku.
aku mencoba menguatkan hati, apa pun yang aku rasakan ini tidak boleh mengacaukan pikiran ku. beberapa hari setelah kejadian itu, kami dapat bertemu kembali. saat itu dia meminta nomer hp ku, sehingga kita bertukar nomer hptapi beberapa hari setelah kami bertukar nomer hp tidak ada sms atau telpon. aku tidak mungkin mulai duluan. aku tidak ingin di cap sebagai wanita macam-macam, oh jadul banget pikiran ku itu.
tapi saat ku ingin tidur, tiba-tiba ada sms masuk darinya. isi sms nya romantis tapi ujung-ujungnya aku saja yang ke Gr-an. aku senyum-senyum sendiri menahan malu karena mengira yang tidak-tidak.
aku kembali sibuk dengan kuliah terutama karena aku mengetahui bahwa aku diterima di perguruan tinggi di Bandung. aku tidak ingin menyia-nyiakan kuliah detik detik terakhir ku di bogor.
dia pun telah ku beritahu bahwa aku akan pindah. aku lihat ekspresinya terlihat kecewa tapi dia sempat bilang jangan pindah, aku tidak bisa menerima sarannya
3 hari sebelum hari kepindahan ku, dia mengajakku bertemu sebentar, aku tidak tahu apa yang ingin dia lakukan, tapi aku merasa bahwa aku juga ingin menemuinya.
sesuatu yang tidak ku bayangkan terjadi pada malam itu, ternyata dia menyatakan perasaannya pada ku.
aku bergetar, aku senang, aku ingin melompat, dan berteriak -teriak tapi itu semua aku urungkan, aku takut dia berubah pikiran, jadi aku mengambil nafas saja yang panjang
aku bilang padanya, kita tidak mungkin bisa bersama, apa lagi karena jarak kita jauh, tapi dia bilang pada ku untuk memberinya kesempatan, dan begitupun dengan hati ku.
akhirnya aku menerimanya tapi aku hanya bisa bilang, kalau begitu kita jalani saja dulu :D
dia tidak mengenalku dengan baik dan aku tidak mengetahui siapa dia tapi kita telah mengambil keputusan yang cukup aneh dengan hati bahagia berbunga-bunga.










