Bismilillah komisaris, BU~ Amiin jadi juragan sapi 🤲🏽🥲 #DesignCompetitionByHA @hensaadriano @eclisindonesia @zomabasic @deprintz @ahsanugroup.id @baraimajiofficial @invaitus (di Cibangkong) https://www.instagram.com/p/CQB3PFfMFXj/?utm_medium=tumblr

bliss lane
YOU ARE THE REASON
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
official daine visual archive

if i look back, i am lost
Sweet Seals For You, Always

tannertan36
Interview Vampire Daily
$LAYYYTER

No title available
untitled
Xuebing Du

Andulka

roma★

Origami Around
Cosimo Galluzzi

No title available

Game Changer & Make Some Noise
macklin celebrini has autism
I'd rather be in outer space 🛸
seen from United Kingdom
seen from T1

seen from United States

seen from United States
seen from Argentina

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Japan
seen from Austria

seen from United States

seen from United States
seen from Mexico
seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Germany
@rizkirezanugraha
Bismilillah komisaris, BU~ Amiin jadi juragan sapi 🤲🏽🥲 #DesignCompetitionByHA @hensaadriano @eclisindonesia @zomabasic @deprintz @ahsanugroup.id @baraimajiofficial @invaitus (di Cibangkong) https://www.instagram.com/p/CQB3PFfMFXj/?utm_medium=tumblr
027
Setahun lamanya tak memijakan kaki di tempat ini dan akhirnya asa itu mulai kembali, Rasa yang tidak akan pernah bisa terbeli, Nikmat yang tak bisa di dustakan, malam ganjil di malam jumat, bermalam dengan orang-orang soleh yang datang dari berbagai penjuru arah mata angin yang tiba dengan segala keterbatasan yg membuat diri malu, dijejali lantunan Al quran merdu yg dibacakan imam, dihantam kicau burung pagi dan lengkingan tangis hamba-hamba Mu yang berseru... dan Ramadhan kini tinggal menghitung hari, kita takan tau apakah ada pertemuan lagi dikemudian kali. tidak ada kata lain selainkan memaksimalkan waktu, tinggalkan hal yang membebani hati dan pikiran fokus pada pengamalan dan apa yang bisa kamu lakukan, untuk Rabb mu! biarkan saja manusia menganggapmu seperti apa yang mereka mau, selama yang dilakukan itu kejujuran kau hanya butuh Rabb mu, Tidak usah takut kehilangan apapun, karena sejatinya tiada yang benar-benar kita miliki.
Bandung, 25 ramadhan 1442H
026
Kadang ada saatnya aku menbenci diriku sendiri
Setiap malam sebelum hari esok memulai pagi
Hasrat itu selalu menyelimuti
Hasrat kualitas hidup untuk lebih baik lagi
Namun semua tidak seperti yang di bayangkan
Atau memang aku yg sudah terlalu tamak
Dan pergi terlalu jauh, entahlah
Aku sadari aku sedang seperti itu
Mungkin jika Tuhan tidak sangatlah baik
Maka orang akan menilaiku seperti bangkai
Hasrat itu lenyap ditelan ketidak berdayaan
Iman yang kian melemah karena kesia-siaan
Aku tidak mau menyalahkan pandemi
Karna akses ilmu sekarang bertebaran
Namun tidak bisa dipungkiri semenjak pandemi
Banyak sekali sekala yang membatasi
Lalu Mempengaruhi ruang gerak ketaatan
Aku tau itu bukan alasan
Namun sejatinya memang seperti itu yang aku rasakan
Tenggelam dalam kelam kemaksiatan
Banyak amalan yang dilalaikan
Kekhusyuan terabaikan
Banyak Emosi tak terkendalikan
Ya Allah palingkanlah hati kami dari keburukan
Jiwaku tidak ingin memar dalam kebathilan apalagi meneguk neraka Mu naudzubillah ampuni hambamu 😣
25
Diterpa banyak kabar pilu , luka lama Hingga yang terbaru, mulai dari bencana, berita kehilagan, dan ketidak adailan, semoga Saudara-saudara semua selalu di kuatkan, mudahkan, sehatkan, tabahkan, selamatkan..
024
selalu mencoba mengambil hikmah sampai harus selalu mencari celah, mengalihkan perspektif ke sudut pandang yg lain, namun kadang Perasaan yg sebenernya mendistrak semuanya begitu saja. Ternyata diri masih jauh dari sabar, Nyatanya hati masi belum berserah sepenuhnya, apalagi mengikhlaskan, padahal di dunia ini sejatinya tiada yang bisa benar-benar abadi selain keabadian Itu sendiri.
023
Wahai hati, melembutlah. Jangan terlalu tamak dan pergi terlalu jauh.
022
Hari Jumat di akhir pekan terakhir
Lusuh tubuh dari kepala yg tak pernah berhenti berpikir
Mengayuh lelah ku buka pintu lalu ku tatap sumringah orang rumah
Kemudian diakhiri rebah
Hujan pun turun membersamai jiwa yang penuh keluh kesah
Melarutkan resah amarah dari hati yang selalu ku bantah
Kontruksi hati memang seperti itu Lelah tak bergairah
Fyuh 26 tahun dan kini sudah tiada lagi gairah tuk menguntai macam-macam harap
Antrian harapan tak bisa selamanya bisa aku lahap
Jika bisa mungkin aku sudah memuntahkan nya lagi menjadi harapan-harapan berikutnya
Digertak malam tanpa rembulan
Sunyi sepi menjalar dalam hati Mengunci ingatan
Semakin ditampakan
Bahwa aku ini hanya sebagai manusia yang memang harusnya berserah
Bukan menjajah harapan lalu diinjak balik expektasi
Yang kadang membuat kita mati mengenaskan dikoyak kesedihan tragis
Bersyukur memang paling benar, bersabar apalagi.
Alhamdulillah Allhamdulillah Allhamdulillah
“Tidak semua hal dari kita harus dipahami orang lain. Terkadang diam itu lebih menenangkan ketimbang memikirkan tafsir yang salah terhadap pikiran-pikiran kita.”
— Sama seperti berdiam pikir terhadap pikiran-pikiran orang lain.
021
"Meski kau belum berlalu bolehkah aku rindu?
Walaupun Yang kita tau kini pertemuanya berbeda"
"Percuma kau rindu, kamu tak pernah benar-benar siap untuk bertemu , jika kau mampu mengerti lebih dalam sejatinya tidak ada yang berbeda, aku tetaplah aku bukan seperti yang kamu maksud"
"Aku benar benar minta maaf, seandainya tak ada pandemi atau waktu mu bisa lebih lama lagi, Ramadhan, niscaya kami akan selalu ada pada puncak iman yang paling tinggi"
"Sudah basa-basi nya? Aku pergi dulu. Sampai jumpa bila kau ada usia."
Tapi ramadhan.... 😖
Bandung, 29 ramadhan 1441H
020
Hidup memang ga mutlak bisa di tebak, tapi selalu ada petunjuk , Kadang didalamnya yang paling kita harapkan bisa jadi yang paling cepat dibantah kenyataan , kendati kita telah optimal pada ikhtiar untuk mencapainya. Maka 'penerimaan' pada diri adalah hal penting yang membuat hati terasa lapang untuk membiaskan kecewa atas semua patahnya harap. kendali kita hanya sebatas kendali semampunya sebisanya. Selebihnya akan ada yang mengurus, membolak-balikan hati , dan maha berkehendak atas semua yang terjadi .
019
nasi basi kemaren yg aku makan tidak membuat aku mati hari ini, nasi hangat esok pagi belum tentu bisa saya nikmati.
018
I am not a smart person, even there are no achievements, sometimes I feel unworthy, especially when talking about the future. I can only do what is very easy for me to do now.
017
Terima kasih ya Rabb Atas hujan yang engkeu hadiahkan hari ini Sebagai pelipur lara kami yang terkumpul akibat cacian, permaslahan dan sandiwara dunia dari setiap bergantinya hari , dimulainya pagi hingga menjelang petang.
016
Fokus internal diri saja, karna kita gapernah bisa merubah siapapun, Qodarullah Semua atas izin Allah , jika ada yg bilang saya gak bener ya memang saya gak bener, saya yang salah ya oke saya yang salah... jika nabi saja mengakui kedzholiman dirinya padahal mereka sangat mulia di sisi Allah, lantas siapkah saya ? Manusia yang penuh dengan cacat dan keburukan hatinya , sudah pastilah saya hina dan busuk.. hanya bisa memendam dan mengadukan semuanya kepad mu ya Rabb, aku hanya tak ingin menyusahkan org lain, aku tak mau ada perkataan ku menyinggung org lain meski hati terkadang ingin muntah dan membual yang bahkan kadang termuntahkan juga pada akhirnya, sebisa mungkin hanya ingin menjaga kewajibanku untuk selalu berhusnudzhon kpd Allah atas segala sesuatu karna aku yakin Allah sesuai dengan prasangka hambanya... inallaha ma'ana, cacian manusia tidak membuat saya jadi hina, pujian manusia tidak membuat mulia.. cukuplah Allah sebagai penolong, Allah adalah sebaik-baiknya penolong dan hanya Engkau yang dapat memuliakan yang engkau kehendaki.
015
Tak sampai aku bisa maksimalkan segala kemampuanku, aku sudah menjawab pertanyaanku dengan jawabanku sendiri, tak jarang jawaban didapat dari ego yg menggerayangi kepala sampailah muncul pertanyaan-pertanyaan lagi dari jawaban ego itu, diri sebenarnya tau jika doa dan usaha akan menghasilkan hasil, hasil yang bisa muncul seketika atau nanti... kecemasan, kekhawatiran memang kodratnya tertanam pada rasa manusia, yang keliru ya aku yang tak pandai mengelolanya, yang jarang melihat betapa banyak hikmahnya. Aku yang kurang sabar , aku yang tak kuasa melapangkan dadaku lebar-lebar... maafkan aku, kini aku tersentak sadar jika dunia ini pun hanya sebentar, usia ku pun sebagianya telah hilang dilahap waktu. Aku hanya harus menjalani dan menghadapi seperti dulu saat aku bisa melangkah sampai saat sekarang ini ...
Bandung, 02022020
Berteman dengan ‘Insecurities’
Merasa insecure (meragukan diri sendiri) itu kadang-kadang perlu juga. Dengan takaran yang pas, insecurity malah bisa berguna. Seperti kata dr. Gerald Stein di blognya:
“How can something bad be something good? The answer: in moderate doses. We all benefit from a bit of insecurity.”
Insecure adalah salah satu wajah dari rasa takut. Sementara rasa takut punya manfaat dan tujuan: memberi sinyal agar kita meningkatkan keamanan. Memberi tahu bahwa kita mesti berhati-hati.
Lawan insecure itu overconfident, yang mana ngga sehat juga. Titik moderatnya bisa tercapai kalau kita tambahkan sejumput insecurity dalam mangkuk percaya diri kita.
Jadi, alih-alih mengutuki diri sendiri karena terus menerus merasa insecure, coba kurangi dosisnya sedikit lalu lihat itu sebagai sesuatu yang berguna. Jadikan itu alat untuk mengenal diri sendiri lebih dalam. Jadikan itu sebagai dorongan untuk maju.
Beberapa kegunaan perasaan insecure:
1. Membuat kita lebih realistis. Karena insecurity membuat kita mampu melihat risiko dan ancaman. Kita pun jadi bisa lebih awal mengantisipasinya.
2. Memudahkan untuk berempati dan rendah hati. Pada kadar yang moderat, insecurity membuat kita sadar bahwa diri kita “bukan siapa-siapa”. Gunanya, kita jadi ngga meninggikan diri di depan orang lain.
Kita pun bisa lebih jernih melihat ketidaksempurnaan manusia, yang dengannya kita jadi lebih mudah berempati pada orang lain. Tidak mudah menghakimi, toh kita semua tidak ada yang sempurna.
3. Mendorong kita agar terus belajar. Kalau kata Steve Jobs, stay foolish, stay hungry. Karena dengan menjadi bodoh, kita ngga akan berhenti belajar.
Intinya, insecurity membuat kita bertanya pada diri kita sendiri,
“Apakah ini hal terbaik yang bisa aku lakukan?”
“Apa yang harus aku perbaiki?”
“Apa yang harus aku lakukan kalau aku ngga berhasil?”
Insecurity itu semacam suara di kepala kita yang menjadi pemandu. Seringkali ia juga mengingatkan kita bahwa ada tujuan yang kita perjuangkan.
Sama seperti kesedihan yang harus diterima sebagai bagian dari hidup, sebagai emosi yang wajar dan justru berguna, demikian pula perasaan insecure. Menerima dan mengakuinya adalah bagian penting dari proses pengelolaan diri, proses belajar, proses bertumbuh.
014
"Dari setiap waktu yang pernah kita alami, untuk setiap antrian dari setiap harapan. Sesungguhnya sebagian hidup kita telah usai, berlalu"