Keni

Love Begins
cherry valley forever

ellievsbear
Interview Vampire Daily
𓃗

Origami Around

izzy's playlists!
NASA
Monterey Bay Aquarium
Lint Roller? I Barely Know Her

Jar Jar Binks Fan Club

titsay
No title available
d e v o n
Cosimo Galluzzi
Cookie Run:Kingdom Official!
hello vonnie
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from France

seen from Germany
seen from Russia
seen from United States
seen from India
seen from United Kingdom
seen from Philippines
seen from United States

seen from United States
seen from Bangladesh
seen from Venezuela
seen from United States
seen from Belarus
seen from Brazil
seen from Russia

seen from United States

seen from Bangladesh

seen from Singapore
seen from France
seen from Uganda
@rosalinamegga
“Siapapun pendampingmu kelak, kumohon ingatlah aku. Sebagai satu untukmu yang tak pernah dua. Asing yang tak pernah usang. Yang selalu berusaha penuh; yang tak pernah mencintaimu dengan separuh. Ingatlah aku. Seseorang yang doanya sering meminta namamu sebagai pendamping sampai akhir.”
—
“Whatever is worrying you right now, forget about it. Take a deep breath, stay positive and know that things will get better.”
—
“Ada beberapa lagu bagus yang terpaksa nggak didengar lagi karena bakal ngingetin sama seseorang yang udah pergi.”
—
Mewakili perasaan
Jangan Takut Dengan Lamanya Kesendirian #7 : Ujian Terbesar
Banyak orang (termasuk saya) mengeluhkan omongan orang lain yang nyinyir atau mencemooh sebab kita belum menikah di usia segini (26 ke atas lah, yang di bawah itu jangan ikutan galau). Ketika belum mengerti, buat saya dulu hal ini salah satu hal paling menyebalkan dalam hidup. Beberapa orang menilai ini ujian besar.
Setelah sedikit mengerti, meski omongan orang lain tetap menyakitkan, ternyata ini bukan ujian besar. Ujian besar, dan terbesar, adalah ujian tawakkal dan husnudzon pada Allah. Juga ujian keimanan agar tetap berada di jalan yang benar, dalam hal ini mungkin saya belum baik.
Berapa kali kita mengeluh, sudah berusaha dan muhasabah tapi selalu gagal menikah? Berapa kali kita mulai putus asa dan mengatakan mana ada yang mau sama kita? Semoga keluhan kita hanya berupa noktah untuk mempermanis ujian. Jangan sampai keluhan itu berjalan lebih dalam, menjadi hal yang melemahkan keyakinan kita bahwa setiap takdir Allah pasti baik. Pasti baik!
Ujian terberat dari setiap ujian (bukan hanya terlambat menikah, tapi juga sakit, kesulitan keuangan, musibah) adalah ketika harus bergelut dengan diri sendiri tentang apakah harus berbaik sangka atau berburuk sangka pada Allah Yang Menetapkan Segala Sesuatu.
Mungkin orang lain akan berkata, “barangkali kamu punya dosa yang harus ditebus di dunia.” Tidak perlu diberitahu, saya (mungkin kita?) sudah lebih tahu daripada orang lain. Kadang - kadang, perasaan berdosa itu menjadikan saya berburuk sangka bahwa Allah membenci saya.
Lama kelamaan, saya berbaik hati pada diri sendiri, belajar menerima bahwa ujian juga diberikan pada orang - orang yang sudah meminta ampun. Itu ujian, sesederhana itu. Kadang-kadang kita juga perlu berbaik sangka pada diri sendiri, untuk memperingan perjalanan yang beratnya sudah tak terkirakan. Untuk mempertahankan baik sangka pada Allah, bahwa Dia hanya ingin kita belajar bersabar dan bertahan.
Akhirnya, semalam, sekilas saja, saya tidak berani lama-lama. Saya bersyukur bahwa Allah memberikan ujian pada saya yang ketika saya telusuri, semuanya sedang memperbaiki sifat-sifat buruk saya. Pemarah, diuji dengan nyinyiran orang lain sehingga saya belajar menahan diri untuk tidak balik menyakiti meski sudah berniat jahat dalam hati. Buru - buru, diuji dengan lamanya penantian agar saya belajar sabar menunggu. Kurang bersyukur, diuji dengan banyak takdir yang meleset dengan rencana agar saya belajar mengambil hikmah kemudian belajar ridho pada ketetapan-Nya. Sombong, diuji dengan didahului banyak orang lain agar saya belajar rendah hati. Buruk sangka, ditunjukkan dengan kebaikan - kebaikan yang banyak sekali berada di sekitar saya sehingga saya tahu Allah tetap sayang. Allah selalu sayang, dengan ujian dan segala kemudahan yang Dia berikan.
Sungguh, ujian terberat dari sebuah musibah adalah bagaimana mempertahankan tawakkal dan baik sangka pada Yang Menetapkan Musibah. Semoga segala kesulitan menjadi besi yang menempa hati kita semakin kuat, semakin tawakkal, semakin bertauhid, semakin lapang dada, semakin menikmati setiap takdir, semakin mudah bahagia, semakin bersabar menghadapi orang lain yang tak peduli pada hati kita yang sedang diuji.
Makasih udah nulis ini, aku merasa tidak sendirian sekarang heheheheheh
Yang udah bikin pipi kaku gara-gara kelakuan dan guyonan2 recehnya. Terlalu suka sama hari ini. Terima kasih atas nikmat hari ini 💞 25 Februari 2018
Menunggu untuk bertemu, maybe?
Tegak banget, namanya juga kelas ekonomi. Balada ketinggalan kereta >.< pegel-pegel nyampe jakarta
Se-deg-deg-an ini. Jogja, 1 Desember 2017.
Masya Allah, indahnya kebesaran-Mu Griya Persada, 10 Februari 2018
THEY. LOOK. SO. GOOD.
TOO GOOD
i love this man
[!] Congratulations to Bangtan who won the Daesang at the 27th Seoul Music Awards!
Daebaaaaak!
Iya tau, gak usah dibatin gitu. Kacanya emang kotor, bekas kena ujan dan mengering. 📍 Terminal Jombor
If you’re spending your holiday away from home, where would you like to go? . . . Ps: baru kali ini pergi2 tapi ga ribet, tersimpel sepanjang sejarah perjalananquuu👌
📍 Stasiun Pasar Senen