Ada momen dalam hidup di usia 30-an ini aku mempertanyakan kenapa aku tidak seperti dulu, aku yang semangat, aku yang tidak suka menunda, aku yang energinya banyak untuk bertemu orang lain, aku yang penuh ide dan keberanian, dan aku lainnya yang membuatku sekarang bertanya-tanya, apa yang telah mengubahku sehingga aku tak seperti dulu?
Perasaan rindu pada versi diri yang sebelumnya ini menjadi hal yang mungkin akan kamu temui juga, saat pekerjaan telah menenggelamkan dirimu dalam rutinitas, saat uang telah mematri ketakutanmu untuk mencoba hal-hal lainnya karena kalau gagal - mungkin kamu akan kehilangan uang yang secara rutin telah kamu dapatkan, atau hal-hal lainnya yang membuat diri terasa semakin jauh. Alih-alih bertumbuh, kini justru semakin tersesat.
Tarik diri dari keriuhan. Luangkan waktu untuk melihat lagi ke dalam diri, berkatalah secara jujur bahwa dirimu yang sekarang memang sebeda itu. Apa yang sebenarnya kamu inginkan dan harapkan. Apakah kamu masih di jalanmu atau sebenarnya udah melencenga jauh dari tujuan.
Memang tidak mudah untuk sejujur itu sama diri sendiri, sebab barangkali kita akan mendapati hal-hal yang membuat kita kecewa ternyata disebabkan oleh diri sendiri yang tidak berani, tidak tegas, tidak berpendirian, tidak cukup kuat memegang komitmen sama mimpi, dan hal-hal lain yang membuat kita ingin menyalahkan diri sendiri.
Memang tidak mudah. Tapi paling tidak, kalau kita ingin memperbaiki hal yang telah terlampu jauh dari tujuan, kita masih memiliki kesempatan untuk menariknya kembali. Membuat diri kembali percaya bahwa hidup ini sudah seharusnya diperjuangkan, oleh diri kita sendiri.
Siapalagi kalau bukan dirimu sendiri?