Senin, 14 Desember 2020
Seorang lelaki diminta mengecat sebuah perahu, dia pun mengecat perahu tersebut.
Saat mengecat, dia menemukan sebuah lubang kecil di dasar perahu tersebut.Lalu menambalnya diam diam.
Selepas selesai mengecat,Ia menerima upahnya dan pergi. Tak lama berselang, pemilik perahu menemui lagi lelaki tersebut dan memberinya cek yang nilainya sungguh tidak diduga.
Si tukang cat terkejut dan berkata,"Anda sudah membayar upah sayaTuan".
Berkata si Tuan :"Tapi ini bukan upah untuk mengecat. Ini kerana anda sudah menambal satu lubang di lambung perahuku".
Tukang cat : "Ah, itu kan cuma hal kecil. Tuan tidak perlu memberi saya Uang sebanyak ini utk pekerjaan sekecil itu".
Tuan :"Mungkin anda tidak mengerti.Saat saya minta anda mengecat perahu itu, saya lupa memberi tahu tentang lubang tersebut. Ketika cat perahu sudah kering, anak-anak saya terus pergi memancing dengan naik perahu itu."
Mereka tidak tahu tentang lubang itu. Sementara saya tidak berada di rumah saat mereka pergi.
Ketika saya pulang dan menyadari mereka telah membawa perahu itu pergi, saya jadi sangat kuatir kerana saya tahu kalau perahu itu bocor.
Alangkah leganya hati saya ketika melihat mereka semua pulang dengan selamat.
Lalu saya mendapati bahwa anda telah menambal lubang perahu yang bocor itu. Anda telah menyelamatkan anak-anak saya dengan izin-Nya.
Yang sudah dilakukan tukang cat itu bukan perkara kecil. Karena ia telah menyelamatkan nyawa orang lain. Sesungguhnya uang tidak bernilai untuk membayar kebaikan tuan itu.
Teruslah menolong. Teruslah mengulur tangan tanpa mengharapkan balasan manusia.
Ringankanlah beban orang lain dan perbaikilah setiap LUBANG yg kita temukan.Kita tidak akan pernah tahu bila bantuan kita akan bermanfaat.
Kerana sesungguhnya kita tidak akan pernah PERBUATAN BAIK kita akan mendatangkan MANFAAT.
Saat kita berusaha menciptakan hal yang bermanfaat bagi orang lain, Sebenarnya kita sudah pun berusaha menerangi jalan kita sendiri.










