...she's like a home.. more comfortable person to be with,more happy to talk with....
RMH
I'd rather be in outer space 🛸

Jar Jar Binks Fan Club
d e v o n
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available
Keni
$LAYYYTER
Claire Keane
No title available
One Nice Bug Per Day
No title available
★
official daine visual archive
art blog(derogatory)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
KIROKAZE

gracie abrams
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
The Stonewall Inn
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Azerbaijan

seen from Canada
seen from Canada

seen from Morocco

seen from Taiwan
seen from Indonesia

seen from United States

seen from Australia

seen from Nigeria
seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from United States
seen from Panama
seen from Italy
seen from United Arab Emirates
@sakinahdzuhimmah
...she's like a home.. more comfortable person to be with,more happy to talk with....
One-Sided Love
Mengejar yang tak bisa dikejar
Menggapai yang tak bisa digapai
Lalu mengapa aku tetap enggan menyadarinya?
Aku peduli pada yang tidak peduli
Aku menggenggam yang akan terlepas
Lalu mengapa aku masih melangkah ke arahnya?
Akhir Juni menghampiri
Aku kembali pada kesadaranku
Pada pikiran realistisku
Bahwa kau dan aku ternyata bukanlah KITA..
30/6/2022
YOU'RE MY SPRING
Kamu...
Perempuan yang bertemu denganku di akhir musim semi bulan Juni Perempuan yang menghadiahkn boneka baymax mini Perempuan yang diam-diam menangis tiap aku akan pergi Perempuan yang selalu tersenyum tiap berhasil mengangguku Perempuan sepatu krem yang melangkah ke arahku di taman kampus Perempuan motor beat yang menembus jalan ramai demi makanan favoritku Perempuan yang selalu ingin terlelap di sampingku Dan Perempuan yang selalu berhasil membuatku khawatir I just want to say,
You are… You're another half of me You're another love of me
Terima kasih sudah datang sebagai musim semi untuk hidupku. Dan kuharap kau selalu ada di tiap musimku. Once again, Thank you for being another spring of my life…💙💙
JUNE ,2022 -SDH-
MENERIMA. Jika kehidupan soal menerima, ternyata itu memiliki demikian banyak ujian apalagi jika soal menerima segala bentuk sisi kehidupan orang-orang terdekat kita. Karena bisa saja orang yang kita lihat dari dekat, ternyata bukan seperti yang kita duga. Dalam beberapa waktu kita mungkin menemui sosok dirinya yang sebenarnya,mendapati sikap menyebalkannya, yaitu bisa saja sisi egoisnya, keras kepalanya, dan segala tingkah laku yang mungkin tidak pernah kita menduga ada pada dirinya. Apakah kita semudah itu menerima dia? Karena terkadang kita hanya senang dengan sisi baiknya tapi menolak sisi kekurangan dirinya. Tepatnya kita terluput melihat sisi "manusiawi" ini yang sebenarnya ada pada kita juga. Ada sisi kekurangan dan kelebihan. Serta memiliki aib masing-masing. Sungguh ironis. Apalagi jika terdapat orang yang terlihat senang dengan kita namun ternyata lebih senang mengetahui dan membongkar aib kita. Sehingga inilah hikmah dalam Islam kita telah diatur untuk menjaga kehormatan sesama saudara islam. Dibalik dari ini sekali lagi hidup adalaj soal menerima. -SDH- #H30 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHu4rb3BXvj/?igshid=ld8jl6d5u3mj
Perjuangan itu diperjuangkan. Bukan perjuangan namanya kalau kita cepat menyerah dari berjuang. Meski nanti sekalipun, perjuangan terkadang bertemu,kelelahan,kesedihan juga kekecewaan yang bisa saja membawamu kedalam jurang kerapuhan yang begitu dalam. Maka gunakan selalu ada keimanan yang akan bisa selalu menarikmu dari lubang kejatuhan itu.Keimanan itu yang akan menyuntikkan kekuatan untuk mengembalikan semua perasaanmu tadi menjadi lebih baik untuk melangkah lagi. Bahkan disanalah nanti kamu temukan kebahagiaan yang sesungguhnya. Kata kakakku, "kebahagiaan adalah puncak dari segala rasa sakit, kekecewaan, kesedihan dan penderitaan yang kita syukuri". Karena rumus kehidupan mukmin seperti yang kita ketahui yaitu bersyukur saat diberi nikmat dan bersabar ketika diberi ujian.Meski begitu urusan kedua hal ini memang tidak begitu saja kita bisa menerapkannya. Sekali lagi butuh perjuangan. Namanya juga kebaikan. Ia memiliki ujian yang berat, namun dibalik itu makin besar pahalanya. Jadi tetaplah perjuangkan perjuangan. Jangan berserah pada kata menyerah. -SDH- #H29 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHu1j6gh2XF/?igshid=111y2nx7rw8y5
KEHADIRAN. Jika tiap kehadiran orang lain dalam kehidupan memiliki porsi dan posisi masing-masing, maka aku ingin pastikan bahwa kau tidak hanya akan menjadi kenangan tapi kau tetap menjadi ramai dalam sunyiku.. dan akan menjadi sunyi dalam ramaiku.. Ketika kehadiranmu nanti berwujud menjadi kepergian. Maka terima kasih sudah menjadi kedatangan. Ketika kehadiranmu nanti menjelma menjadi kehilangan Tetap saja, terima kasih menjadi seseorang yang pernah ada. Karena, Perbedaanmu dengan kenangan lain adalah keberadaanmu dalam barisan-barisan aksaraku bersama dengan rimbunnya doa-doa untuk berbisik kata terima kasih akan kehadiranmu. Selalu. -SDH- #H28 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHp73vkBSwQ/?igshid=unnbejv1cw32
PULANG. Rasanya baru kemarin aku masih nelangsa dengan kepergian, kini giliran pulang sepertinya berhasil menjadi rintik hujan dalam hatiku. Meski aku sadar ada perasaan bahagia muncul karena akan bertandang kembali ke "sarang" yang penuh rindu. Rumah.Keluarga. Namun meninggalkan segala sesuatu saat pulang juga berat. Dan memang ini "sesuatu". Kau pasti tahu, banyak momen yang terjadi dalam setiap kehidupan kita bersama orang-prang yang sangat berarti. Baik buruknya itupun aku hanya akan kecewa jika ada kesalahan yang tidak aku coba untuk memperbaikinya.Mengubahnya untuk lebih baik. Lebih-lebih ke orang lain. Aku akan lebih kecewa jika aku pernah tak bisa memperlakukan mereka lebih baik lagi dan hak-haknya tak ada yang kulalaikan. Nanti juga kita akan pada "pulang" padaNya. Ini mungkin baru gladinya saja tentang pulang ke tanah kelahiran. Semoga yang ditinggalkan adalah kenangan yang baik-baik dan kesalahan yang termaafkan. Tidak tersisakan tangis dan kebencian apalagi hutang maaf di samping materi (jika ada) pada yang ditinggalkan. Karena cepat atau lambat akan jadi beban ditambah rindu yang kita biasa sebut rindu itu berat. Pulang? Selamat berlayar di lautan kenangan yang berombak rindu. Semoga perahu harapanmu berlabuh di dermaganya dengan tepat.😊 -SDH- #H27 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHm5U-_BF1d/?igshid=1gfl9n3tg39bi
DARI JENDELA. Aku ingin kau jangan menilaiku hanya dari jendela. Karena tak semua bisa terlihat hanya dari jendela. Aku tak ingin kau memasuki kehidupanku lewat jendela Karena, kau tahu sendiri lewat jendela bukan pintu masuk yang diizinkan,dimanapun itu Meski dari jendela Kau sesuka hati bisa melihat dunia siapapun Menilai bentuk kehidupan apapun Namun dari jendela lah kau harus tetap memilih. Jendela dari mana kau memandang Apakah dari jendela kaca yang kotor penuh debu atau dari jendela kaca yang bening "Yang pasti aku tak seperti yang kau lihat jika hanya dari jendela." -SDH- #H26 #30dayswritingdays @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHk1L9CBSfV/?igshid=z487n3l7beps
Ketika pada waktunya aku memulai kehidupanku kembali setelah terlepas dari segala nestapa, aku pikir hanya waktu yang tetap keren berputar normal. Ia berjalan sebagaimana adanya seperti tak pernah terjadi sesuatu. Padahal kehidupan ini telah banyak hal yang terjadi . Perhatikan saja.Dedaunan yang harus gugur sebelumnya, lalu akhirnya bertunas lagi. Bangunan yang porak-poranda kini akhirnya harus dibangun kembali.Pasien yang terbaring berhari-hari di rumah sakit, kini akhirnya bisa menemui kata pulang. Mungkin memang benar jika aku bilang bukan soal waktu yang akan membalikkan sesuatu yang buruk pada kita menjadi baik kembali. Tetapi soal kita. "Hanya soal waktu, perlahan kau akan melupakannya. Hanya soal waktu, nanti juga kau akan mengerti. Hanya soal waktu toh kau akan sembuh dari luka itu". Aku lupa kapan aku meyakini kata-kata ini. Namun serealistis apapun kita memikirkannya, kita tidak bisa mengandalkan bahwa waktu bisa membaikkan keadaan. Jika bukan kita sendiri. Karena yah sampai kapan? Waktu hanya akan tetap berjalan. Mengubah kuantitas-kuantitas kehidupan kita. Umur, sisa kehidupan dan sebagainya. Ia hanya meninggalkan kita. Kalau boleh bilang menelantarkan kondisi kita tepatya. Bagian mana soal waktu segala sesuatu bisa membaik begitu saja tanpa reaktif kita sendiri? Benar, segala sesuatu bisa ditimbun waktu dan kita bisa terluput, tapi aku pikir cepat atau lambat akan timbul kembali ke permukaan. Aku menulis ini karena trauma yang kumiliki. Trauma karena masa lalu ketika kuanggap orang-orang dekat padaku karena senang tapi ternyata lebih senang membongkar aibku. Yang jelas itu bukan kamu. Saat itu,sembuh darinya butuh waktu tapi aku tidak lagi mengandalkan waktu. Aku lebih tepatnya berpacu dengan waktu. Karena, aku bukan lagi yang dulu. Waktu telah membawaku pergi. Hanya ombak rindu yang masih tersisa di lautan. Aktif. Terus kembali mendekap pantainya. Aku bukan lagi yang dulu. Masa depan enggan meninggalkanku di belakang. Hanya perasaan yang seperti senja di pinggir langit. Setia. Mengantar hari menemui malam-malamnya. -SDH- #H25 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHiO7UKhDDw/?igshid=qx2gn11buj07
Mengapa rumput tetangga lebih hijau? Terkadang kita resah dengan setiap pencapaian orang.Sibuk memperdebatkan jika ada orang lain bisa lebih sukses dari kita.Padahal kita juga sudah berusaha semampu kita. Jadi teringat caption seorang teman yang kuliah di LIPIA bilang begini, Ada orang selesai kuliah pada umur 21 tahun tapi baru dapat kerja pada umur 25 tahun. Namun ada juga orang yang baru selesai kuliah pada umur 25 tahun dan langsung dapat kerja. Kenapa ini bisa terjadi? Jawabannya, adalah semuanya berada di atas pengaturanNya. Tidak ada yang terlambat dan tidak ada yang begitu cepat. Everyone has own process. Everyone has different timing. And everyone belongs to His Perfect timing. Belajar untuk tidak meresahkan apa yang tidak kita miliki. Because so true, milik orang lain takkan pernah jadi milik kita dan milik kita juga takkan pernah jadi milik orang lain. Sama halnya dengan proses dan pencapaian kita masing-masing. Berbeda. Benar yang mereka bilang, "LOVE life you LIVE". Jadi, terus berusaha saja yang terbaik. Jika hidup memang perlu perbandingan maka cukup membandingkan diri sendiri dengan diri kita yang sebelumnya. How far you go for more better?How many best things that you've been doing than before? Aku rasa ini PR kita masing-masing. Percayakan segalanya pada waktu terbaikNya seiring ikhtiar terbaik yang kita lakukan. "Because Allah never Create something for meaningless". -SDH- #H24 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHfuO7qBxdB/?igshid=9d7eltmywd86
Aku sekarang berada di beranda di salah satu pondok ketika menuliskan ini. Saat pikiran melambung dan saling bersahutan dengan teriakan hati karena tak sabar ingin mencurahkan semuanya. Ini tentang kehidupan aku yang bisa dibilang kaya dengan rindu dan kenangan. Tak seindah drama namun tak sesedih film tragedi atau film melankolis yang selama ini kita tonton atau hanya menyaksikan trailernya saja. Realita kehidupan yang kita jalani sekarang tak pernah ada satupun film yang sereal dengannya. Menurutku belum ada. Paling cuma adaptasi saja. Namanya adaptasi, berarti tidak begitu real seperti kenyataan yang ada. Mengenal seseorang itu ternyata berdurasi terus bertahap. Berdurasi karena belum tentu akan saling mengenal dan akan menetap dalam kehidupan kita. Terkadang juga bertahap tapi terkadang perpisahan hadir menerbangkan ekspektasi untuk bisa selalu bersama. Aku jadi tahu maksud Dia, membuat kehidupan serba fana begini. Agar tak merasa memiliki apa yang yang sebenarnya adalah MilikNya. Agar tahu bahwa yang namanya makhluk tak ada yang akan melekat selamanya bersama kita. Wa inna ilaihi raji'un. KepadaNya semua akan kembali. Agar tahu realita tak seindah mimpi. Tak selalu semenakjubkan khayalan. Tak setinggi angan-angan. Namun walau begitu bermimpi bukanlah kesalahan. Asalkan tidak terlalu direnggut angan-angan. Hingga langkah nyata hanya bersenandung di ekspektasi. Atau hanya bisa menari indah di atas rencana apik. Atau bahkan terukir rapi di life mapping dan tertempel dinding kamar,dipandangi tiap saat sambil hanya terenyuh dalam bayangan keindahan mimpi-mimpi itu. So let's make it real. Take some real steps. Stop just dreaming. They say that: Plan what you do, and do what you plan! -SDH- #H23 #30days writingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHc5lBTBpze/?igshid=uabinmxq6lb9
Aku sebut ia perjalanan terbaik. Saat berada bersamanya di perjalanan hidupnya. Di suatu hari , di sudut waktu, aku bertemu dengannya di tengah perjalanan kehidupanku. Bisa kusebut kita bertemu saat sama-sama berada di tengah perjalanan. Aku yang kini berubah menjadi kita karena keberadaannya. Kita yang gigih elawan terik surya di siang hari demi melalui tiap haluan kampus pada masa itu. Menikmati perjalanan senja yang romantis di tengah rintik hujan dan ikut riuh dengan kemacetan jam pulang kantor. Aku saat itu hanya memiliki rumus kehidupan yang kuanggap sebagai mottoku yang paling pamungkas. "Asalkan bersamamu. Rasanya semuanya sudah cukup." Kata-kata itu seperti kalimat proklamasi yang berulang kali terucap dalam hatiku. Saat kali pertama dia menganggapku penting, maka saat itu aku juga sama. That's right if I say that what comes from heart is getting to heart. Dia yang mengajakku melalui perjalanannya dan perjalanan hidupku. Aku membantunya dan dia membantuku. Membawaku ke dalam masalahnya dan membawanya ke dalam masalahku. Dia yang berusaha memahamiku dan aku yang juga ingin memahaminya. Perbedaan yang ada, kami anggap sebagai harmoni semata. Nanti jika penasaran, kau akan segera tahu. Dia akan sering hadir dalam baris-baris aksaraku. Karena dia telah menjadi seperti spasi dalam setiap kata-kata kehidupanku seperti ia telah menjadi teman terbaik perjalananku. -SDH- #H22 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHZwS8uBXyT/?igshid=hah6lurz3n4a
Pada hakikatnya kita belum berada pada stasiun pemberhentian terakhir. Belum pernah benar-benar pulang. Kita masih dalam perjalanan. Lalu bagaimana bisa kau akan berhenti di tengah perjalanan ini? Sejatinya, kita belum berada di tujuan kehidupan kita yang sebenarnya. Kita masih tertatih menaiki proses kehidupan hingga tiba di tujuan. Lalu kau akan menyerah sampai di sini? Sebenarnya kisah hidup kita belum mencapai ending. Kita masih berada dalam plot cerita hidup yang sedang kita jalani. Belum klimaks apalagi ending. Meski kita merasa segala konflik dan masalah yang kita dapatkan sudah begitu banyak. Namun ini belum selesai. Lalu kau ingin mengakhirinya? Bagaimana jika happy endingmu sebenarnya sedang menantimu? Bagaimana jika sad storymu bukanlah benar-benar ending kisah hidupmu seperti dugaanmu? Ini masih dalam perjalanan. Jangan berhenti di tengah jalan. Namanya juga di jalan. Segala sesuatu bisa saja terjadi dan itu tetaplah yang terbaik. Karena keberhasilan sebuah perjalanan saat kita mencapai garis finish. Still must going on.! -SDH- #H21 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHZulsQhqrv/?igshid=1oqjyxspi4klr
JARAK & RINDU. Dalam rumus fisika,jarak itu selalu berbanding lurus dengan kecepatan. Semakin besar jaraknya, maka kecepatan untuk menempuhnya semakin juga besar. Lalu bagaimana dengan rindu? Realitanya, jarak tak selalu berbanding lurus dengan rindu. Buktinya ada yang memiliki jarak yang tidak begitu jauh beberapa mil tapi dijebak rindu yang mungkin jutaan ton beratnya. Apalagi jika sebaliknya. Benar deh.. jika dikaitkan dengan rumus tekanan. Jika hati begitu rindu meski jarak kecil, tetap saja tekanan rindu yang dihasilkan tetap besar. Alhasil mungkin kita terlalu rindu, hingga rindu jadi terlalu membesar-besarkan jarak. Nanti kau akan mengerti kenapa. Aku bukan anak fisika. Bukan psikolog. Itulah yang terjadi. Tak perlu memperdebatkan. Manusiawi. Ia pelajaran kehidupan. Ia bagian dari reminder bahwa waktu, momen atau pertemuan tak selamanya jadi milik kita. Orang-orang biasanya akan rindu. Saat waktu telah mengucapkan selamat tinggal dan jarak yang mulai terbentang luas meski kita masih sama-sama di bumi. Meski ada pertemuan yang memiliki pertemuan berikutnya tapi jangan salah jika pertemuan juga ada yang bersambung dengan perpisahan selamanya. Semoga kita semakin belajar. Hidup tak selalu menyoal tentang rindu yang kita definisikan sempit selama ini. -SDH- #H20 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHVRw_2hRFY/?igshid=l57pmcbivrbn
Akhir-akhir ini aku masih dibanjiri euforia rindu Menjelma sebagai topik utama kehidupanku yang melantang tiap waktu Ia selalu datang seperti hujan Tak peduli harus jatuh berjutaan kali Abai dari rengkuhan teriknya mentari bumi Dari kelamnya awan mendung Dia rindu.. adalah seperti hujan Membuatmu bergegas pulang Dia rindu ..adalah seperti hujan Yang selalu bisa menahanmu beranjak Dia rindu..adalah seperti hujan yang selalu hadir membanjirimu kenangan Dan hei.. jangan lupa memakai payung ^^ -SDH- #H19 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHT69N6BZo0/?igshid=d86bid1o4vy4
Pada bentang jarak yang tak terkira Aku masih berada di antara ribuan aksara Yang ingin berteriak bahwa aku rindu Bukankah tak apa jika aku menanyakannya kembali? Apa kabar kamu.. Hei apa kabar rindu, Apakah rindumu tetap sama? Selepas melalui waktu yang berlari tanpa henti.. Berpacu melewati hari-hari yang hanya sebuah kemiripan baru Setelah mengarungi musim yang bergulir, yang serupa tapi tak sama Aku menanyakan rindu, untuk setiap kedatangan pagimu hebat itu, Bahkan dirimu mendahului sang arunika pagi, Saat jejak langkahmu kau jejalkan di tepi jalan yang masih lengang demi perjuangan. Aku menanyakan rindu untuk setiap kepulangan senjamu yang manis itu, Saat senyum ketulusanmu tetap merekah di tengah letihmu seharian mendekorasi kebaikan demi dedikasimu padaNya. Hei..aku tanya, kau rindu kan? Dan apakah itu tetap sama? -SDH- *Rindu sang aktivis kampus #H18 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHSG-14h1_X/?igshid=1j8tdfmagv871
Jika rindu adalah makhluk, maka ia adalah makhluk yang selalu begitu kesepian. Butuh ditemani, butuh didatangi, butuh diisi. Bagai wadah kosong.Seperti itulah mungkin ia tercipta sebagai salah satu rasa dari seorang manusia seperti kita. Dibanding rasa pada makanan, ia jauh mungkin selalu lebih akrab bersama kita. Menemani pada tiap sapuan jarak, mendatangi saat momen kehilangan, dan bahkan mungkin lebih agresif menjerat ketika telah menjadi masa lalu.Rindu juga seperti mesin waktu, selalu membawa kita kemanapun bahkan terbawa mimpi atau membuat sampai berlinang rindu. Ajaib. Bagiku, aku mungkin tak akan selesai bercerita tentang rindu yang kupunya. Tentu saja menurut versiku. Ia selalu bisa membujukku untuk tak pernah selesai dengannya. Bahkan terkadang menjeratku hingga menjadi sesak yang bersarang dalam dada. Baik karena seseorang, sesuatu ataupun kenangan. Namun kita perlu mengaturnya agar berkawan sehat denganku, ya kan? Tidak menjadikannya terlalu berlebihan bahkan menjadi racun akal sehat. Kemudian menjadikan terlalu cinta akan kehidupan bahkan adorable akan makhluk dibanding dengan Allah. Iya benar, ia bisa saja menjelma sebagai musuh atas nama perasaan yang sewajarnya lalu menomorduakan Tuhan. Karena saat perasaan itu jadi plot kehidupan,kita akan hanya akan fokus akan dunia dan penilaian subjektivitas kita.Lalu lupa kemana arah akhir kehidupan ini, yang kita sebut "kampung sesungguhnya". Aku tidak melarang memiliki rindu. Sungguh tidak. Itu wajar. Bahkan aku bisa sebut tak berpèrasaan jika tak pernah merasakannya. Karena akupun punya. Bahkan sudah bilang bahwa aku tak pernah bisa selesai dengannya. Ia seperti ayunan. Naik dan turun melintasi kehidupanku seperti yang lainnya. Tidak pernah menghilang. Baiklah, kalau begitu silahkan mendewasakan diri dengannya dan jangan lupa berkawan sehat bersamanya. Nikmati saja. Asalkan kita mampu jadi "pawang"pada perasaan rindu itu sendiri. :) -SDH- #H17 #30dayswritingchallenge @xyouthgen https://www.instagram.com/p/CHNnJ4gBOMh/?igshid=b632nmd7nlc9