Untuk saat ini berfokus lah pada kesehatan dan karir. Kesehatan karena badanku sudah rusak gegara kemarin sering shifting malam dan buncit badannya. Karir karena sekarang aku sedang menganggur.

Origami Around
🪼

pixel skylines
YOU ARE THE REASON
occasionally subtle
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

izzy's playlists!
Monterey Bay Aquarium
The Stonewall Inn
noise dept.
No title available

No title available

❣ Chile in a Photography ❣
macklin celebrini has autism
Today's Document

roma★
tumblr dot com
Noah Kahan
KIROKAZE
almost home
seen from United States
seen from Venezuela

seen from Türkiye

seen from Australia

seen from T1
seen from Netherlands
seen from China
seen from United States
seen from Bangladesh

seen from Australia

seen from Australia

seen from United Kingdom

seen from Jordan

seen from United States
seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from T1

seen from United Kingdom

seen from Brazil
seen from United States
@shouterday
Untuk saat ini berfokus lah pada kesehatan dan karir. Kesehatan karena badanku sudah rusak gegara kemarin sering shifting malam dan buncit badannya. Karir karena sekarang aku sedang menganggur.
Bagaimana supaya tidak diremehkan oleh orang lain.
Beruntunglah diriku hari ini. Hampir bertabrakan dengan motor yang dikendarai oleh perempuan di Kota Solo ini. Tepatnya didekat daerah Manahan. Yang kurasakan saat itu, melaju dengan kecepatan biasa sekitar 60km/jam. Ku melintasi malam dengan rasa lelah di hati, pikiran dan raga. Sesaat ku liat seseorang sedang membersihkan air genangan kotor dengan sapu lidinya. Tuk menghindari air kotor yang bisa mengotori celanaku, maka aku ambil jalan sedikit ketengah. Namun, tak terasa berjalan ke tengah didepan ku ada pemotor wanita dengan menggunakan scoopy nya. Sepertinya perempuan itu juga melaju dengan kecepatan yang sama sekitar 60km/jam. Disepersekian detik, memang alam pikir ku sedang kosong sehingga tanpa sadar aku mengambil jalur lawan arah dan kiranya tak ada pengendara lain. Semua terjadi dengan begitu cepat, seketika sadar aku langsung ingin kembali kejalur ku yang seharusnya. Tetapi tidak semudah itu, perempuan itu juga melaju ke arah kiri yang mana kita mengambil arah yang sama. Seketika dia membelokkan laju motornya ke kiri dan aku pun berusaha mengendalikan motor untuk membanting mtor ku kearah berlawanan. Nyari dengan sepersekian detik dan sedekat berapa cm dari perempuan itu. Yang kuterima setelah itu hanyalah umpatan. Bagiku sangat wajar apabila dia mengumpat. Dengan mudahnya langsung mengumpat. Dan tak dapat ku pungkiri bahwa itu juga salah ku. Yang ku bingungkan sekarang, seakan apabila aku gampang marah terhadap orang lain. Dan tidak mengetahui keadaan orang tersebut seperti apa ? Kemungkinan aku bakalan menjadi wanita seperti itu. Pelajaran yang bisa kuambil hari ini, jangan terlalu cepat mengumpat kepada seseorang. Kita tidak tahu keadaan sebenarnya orang tersebut seperti apa. Mau bagaimanapun apabila telah terjadi laka yang menanggung semuanya pasti hanyalah aku. Tapi mereka tidak tahu dan tidak mau tahu keadaan ku sebelumnya seperti apa. Jadi kedepannya harap bersabarlah diriku sendiri. Ucapan syukur Alhamdulillah ku utarakan untuk karunia aku masih diberi keselamatan.
Esok
Coba dong hari besok lebih baik dari pada hari ini. Yuk coba sholat tanpa bolong mulai besok.
Gloomy Monday
Terasa sangat suram dan gelap
Teruntuk hari dan malam ini. Ku meniatkan diri untuk tidak membuka instagram sebagai ikhtiar diri sendiri dan menikmati hidup yang nyata. Sudah menjadi toxic sosial media sehingga membutuhkan waktu untuk rehat. Terima kasih diriku!
Seorang teman lagi dengan sebutan si TU. Orang ini sering kali berbicara mengenai dirinya. Entah dia menyukai seseorang lah, orang tua nya yang bekerja sebagai TNI AU lah, atau bahkan pekerjannya lah. Ketika ia mungkin sedang merenung selalu menanyakan pertanyaan yang bagiku secara acak dan tiba-tiba. Contohnya adalah bagimu bagaimana sih pacar itu. Seraya melihat tatapannya, aku hanya bisa menjawab sekarang pacar itu saling membutuhkan. Iya, suatu saat kamu akan mengerti apabila sudah menemukan. Kembali ke kegiatan masing-masing setelah dengan jawaban sederhana itu. Eh usut punya usut ia malah sudah berpacaran dengan mantannya. Dulu yang sering kali diceritakan beda lagi. Nah itu, hal yang paling tidak bisa kita pegang dalam diri manusia. Ia akan berubah seiring dengan waktu. Yah, seperti itulah. Akan tetapi, yang aku lihat dari dia dengan aku seperti sebuah cermin. Ia selalu saja mengungkapkan apapun itu yang menjadi tujuannya, sedangkan aku kalo bisa jangan lah. Tak perlu lah orang lain tahu. Diam saja dan saksikan. Yuk, aku harus kuat sendiri. Biasanya orang yang mempunyai sifat seperti ini susah mendapatkan teman. Bagaimana ya, soalnya tidak ada yang diceritakan. Aku hanya ingin jadi pendengar saja.
Lanjutan tadi, ingat ya Adha. Kamu lebih besar dari ia yang selalu minta uang kepadamu. Dia lho pernah mengutang ke aku dan sampai sekarang belum dibayarkan. Artinya derajatku lebih tinggi dari pada dia. Pemikiran dia selalu boros, sedangkan aku alhamdulillah bisa menghemat pengeluaran. Setidaknya belajarlah jadi orang baik. Menjadi seorang pendengar yang baik saja sudah cukup. Dengarkan curhat mereka. Timpali seperlunya dan tidak perlu mengumbarkan kesusahanku terhadap orang lain. Karena sungguh mereka justru lebih bangga, hahaha. Oke, besok lagi kesusahan ku sendiri jangan di umbar ya. Melalui tumblr ini pun juga sebuah catatan saja. Tidak sepenuhnya aku tulis. Jadi cukup kita berdoa kepada Allah SWT, semoga dikuatkan melewati semua ini. Tak perlu lah berbicara terhadap orang lain. Hanya Allah SWT segalanya obat pelipur ku. Bismillah hari esok akan lebih baik. Aamiin.
Apabila orang lain mengejek mu, jangan terlalu di ambil hati. Sungguhnya mereka tidah tahu sama sekali dengan apa yang kamu lakukan. Terus lah berjuang untuk dirimu sendiri. Orang lain berbicara tanpa berpikir bak tong kosong bunyinya tidak mengenakan. Aku adalah seorang berhati besar. Cukup dengan diam dan terus lah fokus. Baik lanjutkan belajar dan membaca ya! Besok ingat, aku harus ke gramedia untuk mengirim lamaran. Semangat terus untukku Adha. Seorang nomor 1 dengan nama yang keren.
Sepertinya saya keturunan vampir atau di gigit vampir. Soalnya saya lemah ketika matahari berada di puncak. Sedangkan ketika malam tiba, saya merasa segar dan sulit untuk terlelap dalam mimpi.
Tambah hujan ini.
Perubahan kamar
Hari ini aku bangun lebih pagi dari biasanya. Semalam aku mengubah bentuk kamar. Semula meja dan kursi untuk laptop ku dekatkan ke depan pintu. Kasur ku letakkan di sudut dalam ruangan terdalam. Disamping kasur aku gelar tikar supaya ada ruang untuk diskusi tamu atau sekedar ibadah. Sedangkan rak yang berisi berbagai macam kebutuhanku dimulai kebutuhan otak hingga suhu. Ku letakkan di sebelah meja. Kamar ini kecil tapi dengan barang yang tertata rapi begini membuatku senang. Kamar tampak luas bagi ku walaupun ruangannya kecil. Hanya memiliki satu kekurangaan dalam penataan begini. Yang mungkin agak menyebabkan lembab yaitu meja itu menghalangi pintu untuk terbuka sepenuhnya. Wah, awal mula enak sekali dengan kamar bentukan begini. Selang bersekian lama, banyak debu dan hewan kecil masuk kekamar. DItambah, secara aku menyapu juga kesusahan karena pintu tidak terbuka sepenuhnya. Mungkin hal itu yang menyebabkan aku resa sehingga sekarang aku rubah sedikit bentukan kamarnya. Meja didepan pintu ku pindah ke sudut lebih dalam berlawanan langsung dengan kasur. Bentuk ini mengingatkan ku terhadap dua hal yang berlawanan dan saling melengkapi. Meja untuk tempat berpikir dan bekerja, sedangkan kasur tempat peristirahatan. Mana yang lebih memanggil dikegiatan ku. Ah tapi tak usah ku pikir. Toh juga nanti disaat siang aku lebih banyak menghabiskan di meja ketimbang kasur. Dan malam untuk ku bercumbu dengan kasur yang empuk. Rak yang berisi semua barang kebutuhan harus ku sandingkan dekat meja. Ada elemen suara, suhu, dan cahaya untuk melengkapi keseharian dikamar. Walaupun rak ini sedikit menutup jendela. Aku merasa tak apa karena juga aku lebih menyukai berlaptopan dengan tertutup. Karpet ku hadapkan depan pintu, agar tamu dapat duduk disitu. Cuma nanti cara tidur yang agak berbeda. Kepala semula berada di kutub kiblat, sekarang agak terbalik. Tapi tak masalah lah, karena aku tak suka kepala dekat ke tembok. Semoga jadi tempat nyaman. Semoga hari ini kamu dapat kerja ya. Pintu ini jadi lancar terbuka aku senang, sama halnya pintu rejeki yang terbuka lebar.
Aku ngapain ?
Hari ini aku mau ngapain, nyuci, melamar pekerjaan, makan. Hahaha pedih emang hidup ya. Kok cuma gitu-gitu aja rasanya kayak adeh. Hapus instagram dan lihat dunia nyata.
Tugas hidup
Inti dari kehidupan ini apa sih ? Aku selama berapa bulan ini merasa tidak hidup. Ada sesuatu yang kurang di keseharian ini. Hampa memang rasanya. Semua berkegiatan dengan enak dan ada yang dikeluhkan tentang apa yang dikerjakannya. Aku ? Hanya mengeluh tiap hari di kegiatan sehari - hari yang mungkin bagi mendengarnya sudah bosan. Padahal ada yang ku inginkan, aku ingin menjadi seorang yang kaya. Bodo amat dengan pengajaran agama yang memandang bahwa menjadi seorang kaya akan menjadi tamak. Hal ini seperti bertentangan dengan cara berpikir orang pada zaman dahulu. Dahulu diberi tanggung jawab atas kekayaan orang begitu senang dan berebutan untuk menjadi yang terbaik. Sekarang ini, orang malah memilih jalan yang pintas untuk mendapatkannya. Duh, aku pengin jadi Kaya yang amat sangat banget. Berjualan apakah ya?
Sungguh anime terbaik sepanjang saya tonton. Tak hentinya dibuat jantung saya berdegup kencang. Kedamaian yang selalu di lolongkan para pemimpin hanyalah sebuah kefanaan. Semua mengambil peran masing-masing. Ada sebuah narasi yang selalu di diktekan. Pengorbanan dan dendam akan selalu hidup dalam perang.
Suatu malam di tidur nyenyakku aku bermimpi. Florentino Perez menelepon lewat wa. Wah, kaget bukan kepalang dong ditelepon presiden Real Madrid. Ia lalu menanyakan "Ad, lowong ga?". Tentu saja ku jawab tanpa basa-basi. Ternyata aku ditunjuk sebagai pelatih. Senang bukan kepalang dong. Eh taunya suara kukuruyuk berkumandang dan mimpi indah itu pun sirna. Begini lah pengandaianku sebagai pelatih dengan pemain dan strategi pilihan yang ku inginkan.
Ember kecil
“Ut, makasih embernya.” rasa ucapku kepada teman kos karena sudah meminjami embernya yang lebih besar. Sayang seribu sayang, aku memiliki ember namun tidak dapat menopang semua kekotoranku. Sehingga aku membutuhkan orang yang memiliki lebih besar untuk mencuci semua kekotoranku.
Kura-kura memang pelan. Tapi pasti ia selalu melangkah. Pastikan dirimu selalu berjalan dimuka bumi dan jangan pernah berhenti berharap. Meskipun pergerakanmu pelan, namun disitu tetap terselip sebuah kepastian.