Rezeki datangnya serupa iseng-iseng berhadiah. Yang bekerja keras, belum tentu rezekinya lebih besar dari yang berjalan santai. Sebab begitulah hidup. Kamu hanya perlu menjalani sebisanya. Sekuatnya. Dan seikhlasnya..
ojovivo

No title available
🪼
we're not kids anymore.
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

No title available
trying on a metaphor

pixel skylines
occasionally subtle
Today's Document

Discoholic 🪩

ellievsbear
he wasn't even looking at me and he found me
cherry valley forever
Jules of Nature

⁂
almost home
KIROKAZE
DEAR READER
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Canada

seen from Estonia

seen from Türkiye

seen from Colombia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Ukraine

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
@sikecoaterbang
Rezeki datangnya serupa iseng-iseng berhadiah. Yang bekerja keras, belum tentu rezekinya lebih besar dari yang berjalan santai. Sebab begitulah hidup. Kamu hanya perlu menjalani sebisanya. Sekuatnya. Dan seikhlasnya..
wisata masa depan ga ya?
Jalannya jauh piikirku. Tapi, ini adalah mimpi kita berdua, barangkali suasananya memang mendung, gelap, dan basah. Tapi, harap berharap suatu saat nanti, kita berjalan di depan kakbah, bersama. melantunkan kalimat puji-puji dan syukur kepada Allah. Dan aku, tokoh utama paling berperan, berterima kasih sudah menghadirkanmu, untuk bersamaku di depan kakbah :) segala badai akan diusahakan lalui bersama.
harap itu, semoga segera bertemu denganmu ya :)
Nyatanya, dia yang pergi meninggalkan luka, masih kau kenang dengan indah. Bahkan kau simpan dalam-dalam, pada kata yang mengandung makna kasih, pada kalimat singkat yang begitu hangat. Tak ada rasa benci, meski dengan segala kekecewaannya. Sosoknya masih indah, dan akan terus begitu, hingga kamu dengan lupamu dan dia dengan bahagianya.
Nyatanya, hati tak pernah salah dalam memilih. Hanya kitanya yang terlalu berani berharap. Pada akhirnya, semesta memberinya cinta yang setara. Jadi menangislah, faktanya memang bukan dirimu.
Aku tak pernah menyadari sejak kapan aku jatuh hati. Ini bukan perkara yang mudah untukkuYang selama ini teramat sendiri. Aku selalu memainkan peran layaknya kisah-kisah wanita tangguh yang sempat diceritakan. Tentang perjalanan laila ghifariah, atau tentang seorang wanita kafir yang berupaya menjadi selir. Kisah kisah ini tidak pernah menjadi sosok utamaSemua hanya peran pembantu dengan sudut…
View On WordPress
Untukku - Nduk Dita
Semua dikuat kuatin sendiriSemua dipaksa berdiri sendiriSemua diusahakan untuk mandiriApalagi dunia yang diharap? Ini bukan lagi tentang dunia yang tidak adil padamu. Kau yang membuat duniamu dengan keinginanmu sendiri. Bukan tidak pernah satu dua orang datang menghampirimu, tapi malah kau pasang tembok dengan kokoh bahwa inilah ranamu. Kau bisa menuntaskannya dengan baik. Hai manis. Apalagi…
View On WordPress
mei
hari ini mau tak mau harus ku pakai lagi topeng senyumku kusimpan lagi segala harap pada sedih yang terbelanggu. walau membara tangah membakar hati, sampai hangus ku kukutuk diriku karena bodoh nya aku pernah dan lagi-lagi termakan rayu.
masih ku ingat masa masa itu, aku yang sedang mekar tertiup hembusan angin membawaku pada buai bunga-bunga dan sajak romantis.
kau yang datang melayukanku, menuntun jemari-jemari ku kepada tumpukan lara dan lirik yang indah. aku yang tengah mekar-mekarnya terbuai rayumu, tanpa sadar aku yang terlalu menginginkanmu malah mengemis meminta kamu.
kini aku hanya bersembunyi pada luas nya semesta berharap iya menemukanku, menuntunku, membawaku kembali pada rasa jatuh dan cinta; sebab aku sedang kabur dari si jubah api yang menjadikanku abu.
kau sungguh hebat yang tanpa sadar hampir saja menjadikanku seorang yang pemelas. beruntung aku segera menyadarinya maka ku bukakan pintu agar kau pergi keluar.
karena ternyata merelakanmu adalah satu-satunya cara mencintai diriku sendiri.
Apa yang saya cari di dunia ini ya?
APA YANG SAYA CARI DI DUNIA INI YA??
Kalimat itu acap kali keluar dari mulut busukku ini, ketika kebingungan dengan hal-hal diinginkan tercapai. Melihat manusia-manusia mulai menunjukan diri membuatku bergidik ngeri dengan apa yang akan aku jalani esok hari. Dunia saat ini mungkin tidak sekejam saat aku duduk di bangku sekolah. Belajar dan tetap memikirkan bagaimana harus bertahan hidup. Saat ini yang menjadi tujuanku adalah bagaimana bagian apa yang akan aku terima di bumi ini!
AAAAHhhhh… capek ya allah. Aku menyerahkan semuanya padamu.
Dia yang tidak bermoral atau aku yang kurang cekatan!
Dia yang tidak bermoral atau aku yang kurang cekatan!
Dia yang tidak bermoral atau aku yang kurang cekatan. Hari itu ketika matahari mulai tinggi, panas menusuk dari sela-sela jaket biru dongkerku. Kupikir ini hal yang biasa. Kalau di anime-anime itu bakal memperlihatkan keelokan seorang perempuan yang merasa silau dan rambut yang tertiup angin lembut. Tidak untukku. Hari ini tidak seromantis suasana di anime, hari ini tubuhku penuh peluh. Keringat…
View On WordPress
Aku boleh mencabik-cabik dunia
Aku bisa saja mencabik-cabik hatimu
Tapi, aku tahu itu bukan hal terbaik yang pantas aku lakukan
Apalagi dengan jari lentikku ini
Menyentuhmu saja aku tak sanggup
Apalagi harus mencabikmu
Membuatmu terluka
Membuatmu sakit
Lebih sakit dari yang kurasa
Ajak aku main ke taman seperti dulu. Awal yang buruk untuk kita bertemu. Mencuri waktu, dan saling menunggu. Ajak aku bercengkrama lebih lama. Memandang hamparan langit yang seirama. Kita berjalan beriringan, bercerita mimpi yang sama. Ajak aku menari, lebih riang lagi. Aku ingin mendekati, walau harus berlari. Memandangmu sampai lupa diri. Ajak aku sekali lagi lebih seperti dulu Tidak untuk bersama lagi, tidak untuk menunggu Kali ini, hanya untuk memandang kalau kau pernah disampingku.
-kijang, 2019
Kenapa manusia sangat bergantung?
Anak kuda bisa langsung berlari tak lama setelah lahir; anak kucing meninggalkan ibunya untuk mencari makan sendiri ketika usianya baru beberapa minggu. Bayi manusia tak berdaya, bergantung selama bertahun-tahun kepada manusia-manusia yang lebih tua demi memperoleh pangan, perlindungan, dan pendidikan [Sapiens, Harari]
Dalam kutipan yang aku baca di buku Sapiens membuat sedikit tertawa geli. Hey, kenapa manusia menjadi salah satu bagian yang sangat lemah gaes. :)
Banyak kali prefektif yang dapat ditanggapi dari kutipan ini, sedikit demi sedikit pikiran kolotku terbuka. itulah kenapa seorang manusia dikatakan sebagai makhluk society. ya ga si? Coba deh bantu mikir wkwkwk
tidak ada yang pernah tahu, akan ke mana langkah kaki ini menuju rumahnya. tapi, aku cuman mau berdoa "Ya allah, kapan giliran aku? boleh merasa dicintai oleh orang yang menjadi pilihanmu?
Saya mencintai seorang tawanan. Dan itu kesalahan besar.
Cinta itu indah, juga kebinasaan yang membuntutinya. Jadi, harus berani menghadapi akibatnya.
PAT - Bumi Manusia
Kenangan di Tanjungpinang #1
yang dibayangan masih ingat pas zaman SMP pulang sekolah bawa gitar sehabis pelajaran Seni Budaya, dibonceng bapak, terus kehujanan, berhenti di depan polres batu 5 bawah, tepatnya di depan kantor perlindungan anak, atau apa itu? daerah situlah. terus, pasang mantel, ada ibu-ibu juga yang berhenti pasang mantel. bilang gini ke aku, "Wah adek, bisa main gitar?". Aku dengan malu-malu dan bangga, sok iya jawab "Yaa!". Terus si Bapak cuman tersenyum. Ibunya bilang lagi, "Mantab, kalau bisa diasah terus ya," katanya dan sambil berlalu.
Intinya, Tanjungpinang sekecil ini. Tiap sudut kotanya, selalu ada kenangan. Dan lagi, kayaknya ini tanda deh, harus kemana ya kita?
Kehectikan Semester 7
Kehectikan Semester 7 Hai semuaa… akhirnya I want to write this for so long. Aku ingin story telling tentang perjalanan aku di semester 7. Sebenernya ini kelanjutan dari dear 2021, tentang kegagalan yang menimpaku cukup kuat ya. Dan ini adalah time traveler yang sudah aku lewati sekitar setahun belakangan. Ceritanya, kita mulai melangkah ke bagian PLP ya. Waktu itu Juli 2021, PLP pendaftaraan…
View On WordPress
Bantara Hati
Yang menjadi pertanyaan dalam hidupku saat ini adalah masih pantaskah aku bersedih perihal soal hati, dan menggalaukan diri pada sebuah penantian yang masih menjadi rahasia ilahi? Tuhan memberikan beberapa banyak rezeki saat ini. Tentang sebuah kehidupan yang aku butuhkan, tentang sebuah kebutuhan yang pantas aku penuhi, dan tentang keadaan yang seharusnya aku jalani. Tapi, yang masih menjadi…
View On WordPress
Hai, ayo coba bilang, hari ini ada apa? Coba katakan sekarang kamu sedang apa? Banyak banget hal yang sudah aku lewati. Dan hari ini, jatuh kepada perasaanku sendiri.
Aku tak pernah menyangka akan merasakan ini lebih dalam lagi. Aku pikir jauh-jauh hari kalau aku udah bisa melepaskan semua perasaan kecewa, harapan dan lainnya, tapi rupanya tidak. :)
Ternyata perasaan aku masih selembut itu. Kenapa ya, gampang banget buat terluka. Apa karena aku sedikit menaruh harapan? Tapi rasanya tidak mungkin hanya seperti itu saja sampai di bagian ini.
Hari ini, aku ngetik sambil dengerin youtube coveran bang felix blackout yang selalu ada. Pas bagian reff, yang bilang "Tuhan engkau tahu aku mencintainya, tak akan ada yang bisa menggantikannya" aku bingung, aku nangis, aku sedih, tapi aku bingung siapa objek yang buat aku harus mikir siapa yang aku bayangkan ini Tuhan? Aneh kan.
Bahkan Tuhan pun, belum memberikan izinnya untuk mempertemukan aku dengan objek yang mungkin bisa aku bayangkan kenapa aku harus sedih, harus senang, harusnya gitu kan?
Tapi hari ini, aku ditampar keadaanku sendiri. Banyak hal yang membuatku bertanya dengan diriku. Apa aku akan seperti ini terus? Mencoba untuk membuka, tapi tidak ada gairah untuk terbuka.
Bayangkan kayak kita mau buka toko, atau kedai kopi. Tapi, kopinya ga tersedia, padahal namanya kedai kopi. Aku kayak harus mengubah tujuan nih, awalnya harapan aku adalah para pecinta kopi yang datang, tapi mungkin karena tidak ada kopi di sini, kenapa harus aku harapkan yang datang juga pecinta kopi?
Kenapa ya? Udah gede gini malah gampang banget buat patah hati. Ini ga ada yang mau langsung seriusin aja ya? Aku capek mau sedih, Aku capek banget mau diam-diam aja. Aku pengen banget cerita.
Tapi, aku tahu, aku juga harus bisa mengendalikan perasaan sendiri, tanpa harus minta bantuan orang lain.
Tanjungpinang, 4 Juni 2022