Every step is the part of a journey
Kemanapun perginya, kemanapun tujuannya akan selalu ada langkah yang dilalui. Hidup merupakan suatu hal besar yang tak ter elakkan. Layaknya ikrar yang telah diucapkan untuk setia mengabdi dalam suatu organisasi atau komunitas. Sangatlah salah jika menganggap bahwa hidup itu mengalir saja seperti air. Ya beigtu, namun tak sepenuhnya mengalir. Kita tak bisa hanya pasrah mengalir kemudian menghantam kerasnya batu tanpa ada usaha memilih jalan lain yang walaupun lebih berliku namun lebih aman.
Sakit, mati, suka, duka, tak ada yang tau, namun harus tetap senantiasa kita lewati. Semua itu merupakan serangkaian konflik yang dihadapi jika di ibaratkan dalam suatu organisasi. Selain harus dilalui, semua itu dapat diupayakan pencegahannya. Tak apa jika tetap terjadi, setidaknya sudah ada upaya. Untuk apa hidup jika tidak ada upaya untuk menghadapi dinamika didalamnya.
Jutaan sel terorganisir rapi membentuk organ, organ yang terintegrasi dengan baik memunculkan system organ dimana system tersebut berkaitan satu sama lain membentuk organisme (individu). Begitu pula dala berorganisasi, setiap divisi, setiap bidang akan memiliki ranah geraknya masing-masing, mengerjakan apa yang musti menjadi kewajibannya, apakah menjadi alat gerak, sebagai penopang, ataukah sebagai pengatur. Seluruhnya bekerja sama satu sama lain, saling membantu demi mewujudkan suatu langkah untuk hidup. Tidak hanya hidup untuk diri sendiri, namun juga hidup untuk individu lain.
Kembali ke seorang individu, kemanakah individu ini akan pergi? Kemanakah individu ini akan melangkah? Kemanakah dia akan bergerak bersama setiap bagian tubuhnya? Kemanakah kakinya akan melangkah? Dan jika ia tak punya kaki, apa yang akan ia lakukan? Dan jika ia tak punya tangan, apa yang bisa ia lakukan. Hidup tidak hanya mengalir seperti air. Layaknya sebuah organisasi, hidup haruslah mempunyai tujuan. Dalam mencapai tujuannya, akan ada langkah yang dilakukan untuk sampai ke suatu tahapan menuju tahapan berikutnya.
Setiap langkah tidak hanya melalui jalan yang lurus saja, tidak hanya melewati jalan yang datar saja, dan tidak mungkin jika tidak terdapat jalan yang berlubang sehingga dapat membuat terjatuh kapanpun. Jika hanya mengalir seperti air, maka hanya akan tersungkur dan lenyap. Hidup haruslah cemas dan banyak bertanya, begitu kata Keenan Pearce di web seriesnya Axecelerate: Untold story Keenan Pearce episode entah berapa aku lupa.
This is just a story of my life which is you guys being the part of every step that I take. All of you people that has been being beside me although not every time, but you guys are there whenever I need. And of course it’s all about Allah that have choose all of you to be with me.
For my family, for my bestiest in elementary, junior and high school, you guys directly shows me who you are. For my bestiest nutritionist in the same class, you guys also totally understand although we just meet not for long time, thanks for always accepting my weakness, my badness, my ridiculousness and every part of me. For my IMM’s siblings, thanks for though me everything that I never know and I never wanted to know before. For the problem that always I made for my own self, sometimes it makes me look so stupid. And for The Only One who wasn’t created and wasn’t ended all along time, all praised was for You. I just can keep saying thank you and thank you for every step that I’ve been, hasn’t been, and I will take.
This was GREAT. Ended: Friday, June 2, 2017 1:24 AM