“Is the soul solid, like iron? Or is it tender and breakable, like the wings of a moth in the beak of the owl?” - Mary Oliver, Some Questions You Might Ask
Alisa U Zemlji Chuda
Cosmic Funnies
Stranger Things
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available

Kiana Khansmith
styofa doing anything
sheepfilms
Sade Olutola
trying on a metaphor

Andulka
d e v o n
🪼

Origami Around
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

★

roma★

titsay

izzy's playlists!

shark vs the universe

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Costa Rica

seen from Malaysia
seen from Morocco
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@sisutris
“Is the soul solid, like iron? Or is it tender and breakable, like the wings of a moth in the beak of the owl?” - Mary Oliver, Some Questions You Might Ask
“Freedom is what we do with what is done to us.” - Jean-Paul Sartre
“Seperti halnya obat, cinta juga racun. Namun bila dosisnya tepat, akan mampu menyembuhkan sakit yang kau derita.”
— Dicho Bima, Apoteker masa depan mu.
Lawas ya...
Nice try wkwk
For more posts like these, go to @mypsychology
"Entah apa yang kau mau, ku tak berhak lagi tuk mengungkit kembali"
Bagaimana bisa bilang kalau dia mencintaimu, sementara segala kelemahanmu selalu saja dijadikan masalah baginya. Segala keburukan yang pernah kamu lakukan –meski kamu mulai berbenah– tetap saja dijadikan senjata untuk menyerangmu saat bertengkar dengannya. Perasaan seperti apa yang sebenarnya dia perjuangkan; saat setiap kesempatan dia selalu menunjukan lebihnya dan kamu kurangnya. Bukan perasaan merasa saling seimbang, bukan perasaan merasa saling membutuhkan. Dia lebih fokus pada apa-apa yang menjadi kelemahanmu, dibanding bersyukur atas kelebihan yang kamu punya. Jika terus begitu saja, sampai kapan menikmati perjalanan yang penuh curiga dan saling menikamkan luka?
–boycandra
Penghinaan terbesar bagi lelaki adalah diragukan masa depannya, karena itu artinya dia sudah tak layak lagi dipertahankan. Tapi lelaki sejati tak akan hancur oleh hinaan. Justru dia akan semakin giat bekerja untuk menjawab keraguan dengan bukti nyata.
— Taufik Aulia
Don’t rush things. Anything worth having is worth waiting for.
Unknown (via naturaekos)
Saya sayang kamu. Kamu mau tau atau enggak ya terserah kamu. Yang jelas sekarang saya sayang kamu. Saya nulis begini buat jaga-jaga kalau suatu saat kamu iseng mampir ke sini baca-baca, biar kamu jadi tau kalau selama ini diam-diam saya sayang sama kamu.
Dengan memperhatikan semua standar ukuran kehebatan manusia, kita bisa bertanya, apakah ada orang yang lebih hebat dari dia?… Dia adalah filsuf, orator, rasul, legislator (penentu hukum), pemimpin tentara, negosiator ulung, pembaharu, pemimpin keagamaan, pendiri lebih dari 20 wilayah negara berasas agama. Dialah Muhammad sholallahu ‘alaihi wassalam.
Alphonse De Lamartine, Paris : 1854 (via tahsinkoe)
Orang yang Pernah Datang Kepadamu tapi Kamu tidak Memiliki Tempat untuk Menerimanya
©kurniawangunadi
Suatu hari, pernah beberapa kali terjadi di hidupmu. Ada orang-orang yang kamu rasa cukup baik, hadir di hidupmu. Ia berkata kepadamu, kata terbaik yang pernah diucapkan oleh siapapun yang berniat baik. Kamu tersipu, kamu merasa menemukan, ia pun demikian. Kamu merasa segala sesuatunya akan berjalan dengan baik.
Siapa sangka. Ia adalah ujian.
Hidup ini kadang membuat kita khawatir, mengapa seseorang dinilai begini dan begitu, mengapa sulit melihat kebaikan orang lain, juga mengapa seringkali - kita pun begitu - lebih mudah melihat sisi buruknya. Mencari-carinya untuk menjadi alasan penyangkalan itu. Juga, ada pikiran-pikiran yang dipaksakan untuk seragam, padahal manusia itu sendiri amatlah beragam.
Ia datang kepadamu sebagai dirinya. Kamu menerimanya, tapi tidak dengan mereka. Alasannya beragam dari mulai terlalu jauh, terlalu asing, berbeda asal, berbeda usul, berbeda ini-itu, yang dicari adalah perbedaannya. Alangkah sedihnya hatimu, mendapati kenyataan bahwa ia adalah ujian.
Dikatakan kepadanya, bahwa tidak ada tempat untuk menerimanya. Ia pun berlalu. Begitu seterusnya hingga berkali-kali terjadi dalam hidupmu, kejadian serupa. Berulang-ulang. Sampai kamu bertanya-tanya, apakah akan selamanya begitu?
Salah satu bagian sulit di hidup ini adalah melewatkan kebaikan-kebaikan. Saat kebaikan itu berlalu, tidak sempat menjadi milikmu, dan ia menjadi milik orang lain. Menjadi pahalanya, menjadi amalannya. Kebaikan itu berlalu berkali-kali.
Kini coba perhatikan. Berapa waktu berlalu. Masih tidak ada ruang di dirimu untuk semua itu. Coba perhatikan bagaimana orang-orang yang dulu berlalu, perhatikan bagaimana hidupnya kini. Itu adalah pelajaran berharga yang amat penting.
Sebab satu hal yang sering luput untuk kita insyafi adalah kita sulit menerima kenyataan, kita sulit menerima perbedaan, kita sulit untuk menerima kebaikan hanya karena orang yang melakukannya tidak kita sukai.
Pelajarilah hal-hal yang berlalu, karena mereka adalah ujian. Tentu saja, mereka dititipi oleh Tuhan pelajaran berharga yang bisa kita petik. Sayangnya, tidak semua dari kita bersedia menerima pengetahuan itu dengan terbuka.
Tentang mimpi yang tak seperti mimpi
Kau slalu menyadarkan aku
"bukan engkau"
Melawan ragu dikala rindu yang kian membisu.
07
there are people you haven’t met yet who will love you