Ringan-ringan asik.
$LAYYYTER
AnasAbdin
No title available

blake kathryn

@theartofmadeline
Claire Keane
we're not kids anymore.
d e v o n
Mike Driver
Keni

No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Kaledo Art
todays bird
No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

祝日 / Permanent Vacation

pixel skylines
Alisa U Zemlji Chuda
I'd rather be in outer space 🛸
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from Chile

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from Philippines
seen from Russia

seen from Israel

seen from India
seen from Japan

seen from Indonesia
@skenariomasamuda
Ringan-ringan asik.
Satu-satunya bukber yang bukan wacana 👍🏻
A: 7 tahun loh, aku bertahan di Tri***** Iya, tahun ini terakhir, Insya Allah.
V: Aneh sih kita bisa ketemu di Tangguh. Kalo dipikir pake logika, kita ga akan ketemu.
V: Minimum requirement untuk project 5 tahun pengalaman, sedangkan aku baru 2 tahun. Kantorku ga kebagian scope civil. Logikanya, aku ga akan diterima dan masuk ke proyek Tangguh. Apalagi kontrakku waktu itu udah mau habis dan aku udah pengen banget pindah kantor.
V: Terus, dengan kemampuan kamu, logikanya kamu udah pindah ke tempat yg lebih baik, ga akan stuck di sini.
A: Ahahaha iya, yah? Ya tapi Alhamdulillah ya, aku udah dapet tawaran lain yang lebih baik.
V: Ya mungkin... emang takdirnya begini yah? Kamu ditahan Allah di sana 7 tahun, aku dimasukkin Tangguh walaupun ga masuk spec, biar kita ketemu aja. Udah ketemu, saling yakin, udah deh dikasih jalan lain yg lebih baik.
A: Hahahaha... mungkin, ya?
<3
Karena semenyenangkan itu, sampai lupa pegang HP, apalagi sosmed :”)
Sabtu Itu,
Purnama tak lagi tampak di langit Jakarta,
padahal dia sudah dinanti sejak sekian lama.
Titik-titik hujan di jendela kamarku
mengetuk-ngetuk, permisi untuk masuk.
_
Kubisikkan dengan lembut: teruntuk langit pagi,
“Tolong jangan undang awan hitam ke pestamu hari ini!
Ada sesuatu yang kunanti.
Walaupun aku tidak tahu cerita apa yang akan menghampiri,
tapi aku tahu, dia sama kelabu dengan warnamu pagi ini.”
_
Aku mengatur siasat untuk berkompromi
dengan angin-angin yang menari gemulai,
untuk mengajak awan hitam bertamasya ke pantai,
atau ke gunung, atau ke sawah saja sekalian!
Agar para petani turut berbahagia hari ini.
_
Terakhir, aku berpesan pada titik-titik hujan di jendela,
yang masih memaksa masuk walau tak kuizinkan.
“Jika kalian memang harus datang dan masuk ke kamarku,
tolong jangan sampai mengotori karpet kesayanganku.
Aku baru saja berhasil membersihkannya dengan susah payah.
Dan karpetku hanya ada satu.”
_
Maka, aku membuka jendela kamarku dan kubiarkan titik-titik hujan membasuh wajahku.
Mistakes are good. It enriches people with empathy & compassion.
Making mistake is important for emotional development,
Isn’t it?
Jadi inget, sekitar 1,5 tahun yang lalu saya pernah curhat sama Boni (Boss Nippon) baik hati tentang karir dan hidup. Saya bingung karena saat saya lulus, kondisi industri yang saya minati sedang lesu. Banyak senior-senior saya yang dirumahkan karena proyek sedang sepi. Banyak yang memilih banting stir ke industri lain yang lebih menjanjikan walaupun tidak sesuai dengan passion-nya, termasuk saya. Rencana-rencana karir saya yang sudah dirancang sedemikian rupa tidak dapat dilaksanakan.
Kebayang kan rasanya gimana? Baru lulus, baru mau cari kerja, tiba-tiba banyak kabar penutupan perusahaan, offshore project cancellation, dan layoff karyawan.
I was afraid of the future. _
Sebelum memasuki perusahaan pertama tempat saya bekerja, saya mengikuti serangkaian psikotes. Ada satu pertanyaan yang masih saya ingat hingga saat ini:
“Sebutkan 3 hal yang paling kamu takutkan saat ini? Bagaimana jika hal itu terjadi?”
Saya terdiam dan melamun sebentar setelah menjawab, “Saya takut kedua orang tua saya tidak bisa hadir saat saya wisuda,” dan, “Sudah terjadi. Ibu saya meninggal sebelum saya lulus. Ya, saya tidak melakukan apa-apa. Memang sudah takdirnya.”
Ada 2 jawaban lagi yang saya bubuhkan di kertas lembar jawaban, tetapi jawaban ini yang paling saya ingat sampai sekarang.
It makes me afraid of the future even more _
Awal tahun ini, saya menceritakan “series of unfortunate events” yang saya alami tahun 2016 lalu dengan detil pada seorang teman. Seperti menangkap ketakutan dan kecemasan saya pada masa depan, dia bertanya, “Jadi apa lagi yang kamu takutkan?”
“You have been through a lot, what could be worse? Apa lagi yang harus dicemaskan?”
Sebelumnya, saya tidak pernah berpikir seperti itu dan setelah berbincang santai dengannya, a little part of my burden was lifted. Semua orang pasti punya ketakutan pada masa depan, tetapi tidak semua orang mencemaskannya.
I’m still afraid of the future, but I won’t worry about it anymore. Thank God, I still have a chance to meet genuinely kind people.
_ Kesimpulannya: this book is quite good!
When in doubt...
So, this is how it feels. Even my best is not good enough. Alhamdulillah, 2018 ini dikasih pelajaran baru sama Allah hehehe. Antara harus lebih semangat belajar atau ganti haluan aja sekalian.
Harus ganti karir aja gitu huhuhu T_T
Suddenly, your music becomes my favorite.
Kemarin denger cerita dari Anggie, katanya ada orang kantornya ditelpon istrinya yang minta dijemput sambil nangis karena di kantor istrinya udah ga ada orang, padahal baru jam 5.30an.
Dua minggu terakhir ini gue rata-rata pulang di atas jam 9 dan hari Sabtu tetep masuk. Kalo gue sampe nikah, mungkin suami gue nanti yang nangis istrinya ga pulang2 dari kantor.
Mungkin harus mulai belajar mengatur jam kerja agar lebih manusiawi, yah?
Dan saat kau datang, terang kan kujelang.
Ter ga baper level: menjadi panitia pernikahan mantan wkwkwk.
Masih Takut?
adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Ya, masih takut, tapi kalau tidak berani melangkah, mau bagaimana? Jalan di tempat?