tidurlah
benamkanlah air kesedihan dalam lelap malam
tidurlah
karena wajah pedih terasa suram
tidurlah
kau pasti sembuh meski terluka dalam
tidurlah
The Bright Sessions

Origami Around
The Bowery Presents

blake kathryn
macklin celebrini has autism
NASA

roma★
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Cosmic Funnies
🪼
Show & Tell
Cosimo Galluzzi
YOU ARE THE REASON
Keni

shark vs the universe
Fai_Ryy

oozey mess
tumblr dot com

Jimmy Eat World
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from China
seen from Uzbekistan
seen from Tajikistan
seen from Mexico

seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Russia

seen from Argentina

seen from Spain
seen from Indonesia
seen from United Arab Emirates
seen from United States

seen from France
seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from Venezuela
@storybywks
tidurlah
benamkanlah air kesedihan dalam lelap malam
tidurlah
karena wajah pedih terasa suram
tidurlah
kau pasti sembuh meski terluka dalam
tidurlah
Ketika yang pertama berubah menjadi yang kedua, dan kemungkinan besar akan memunculkan ketiga, keempat dan kesekian kalinya, maka disaat itulah mungkin juga air mata tidak akan jadi teman.
Air mata seolah mengering lalu berubah menjadi sebuah keacuhan. Acuh untuk mengurus tiap hal kecil, acuh untuk memikirkan rasa yang ada, acuh untuk menerima bahwa kursi prioritas tidak pernah tersedia.
Selalu ada yang namanya pertama kali Dan ini adalah kali pertama
sibuk? ya aku memang sibuk.
aku sibuk untuk mencari apa yang harus dilakukan supaya sesak dadaku tentang kau memudar.
aku menulis di antara sedih yang memenuhi muka
aku menulis di antara rasa sesak yang memenuhi hati
ku hanya ingin sebuah kebahagiaan
ku hanya ingin merasa bahagia
itu saja.
Luka, ya hati ku terluka lagi malam ini.
Entah karena diriku sendiri atau karena penyebab lain di luar kendali ku.
Aku lelah, apakah aku boleh beristirahat?
Aku penat, apakah aku boleh menikmati hembusan angin tanpa perlu ku pikirkan tentang hal ini dan itu?
Bila waktu dapat ku putar kembali, aku hanya ingin menjadi orang yang tidak bergantung dengan orang lain dalam pengambilan keputusan, itu saja.
Ku pikir aku akan selalu jatuh di hati yang sama.
Namun ternyata aku salah, aku kini patah hati.
Semalaman ku biarkan diriku tergaja.
Dan air mata ku terus berderai.
Ya, patah hati itu tidak enak.
Semoga aku segera membaik.
Jumat, 1 Januari 2021
Hari di mana aku merasa bahwa aku kembali pada versi lawas ku.
Aku yang menyebalkan
Aku yang susah ditebak
Aku yang mulai menunjukan keanehan
Ya... aku kembali pada versi lama ku setelah ku rasa bahwa apa yang ada saat ini mengecewakan
Huft!
Aku benci aku yang seperti ini.
Angkat dong!
Telpon diangkat
Maaf
--aku yang harusnya minta maaf. Semua ini salah aku. Aku tahu aku udah ngecewain kamu. Please maafin aku.
Tapi
--berat ya buat kamu maafin aku? Segitunya ya aku salah di mata kamu.
Dek, saya ini bapaknya si Roy.
*seketika itu juga si cewek pura-pura salah nelpon*
Sudah, ku sudahi semua.
Untuk semua kesesakan
Untuk semua kesedihan
Untuk semua penyesalan
Untuk semua patah hati
Untuk semua air mata
Untuk semua kegalauan hidup
Aku berserah.
Terbanglah, tuan
Tuan...
Mulai malam ini, aku akan berhenti
Aku lelah menahan sabar
Aku tahu aku salah karena berharap lebih padahal kau sendiri tetap diam di posisimu
Ku pikir kau akan menghampiriku, ternyata aku keliru
Ku pikir kau akan mencintaiku, ternyata harapan itu adalah sebuah kekosongan
Tuan...
Kau jelas tahu bahwa aku sunggu menyayangimu
Tapi baiklah ku sudahi semua rasaku
Kau ingin menjauh namun tak sanggup mengatakannya langsung padaku, bukan begitu tuan?
Aku orang paling bodoh karena menginginkan mu yang jelas-jelas tak menginginkan ku
Tuan...
Kamu enggak tahu gimana rasanya menunggu kabar darimu
Kamu enggak tahu gimana rasanya menunggu balasanmu
Kamu pun enggak sadar betapa berartinya panggilan manismu padaku
Terbanglah, sekarang kamu bebas.
07022019
Pada akhirnya semua akan pergi, termasuk kamu.
Pemilik (kalung) hati ku
Siang tadi berulang kali aku membicarakan kisah kita, dan tiba-tiba malam hari kau hadir dengan sebuah kenangan. Bila ku kaitkan kedua hal tersebut bisa saja aku berpikir "kita masih terhubung seperti waktu lalu". Namun jelas itu terlalu semu dan mengada-ada.
Tetapi satu yang pasti, kau sangat berarti untukku hingga saat ini.
Perpisahan kita selalu ku ingat, karena bagaimana pun juga itu adalah perpisahan penuh drama yang selalu membuatku tertawa.
Ku rasa kita berdua sudah berada pada tahap saling menyayangi walau tau kebersamaan adalah sebuah harap yang semu. Dan kita pun selalu mendoakan satu sama lain walau dalam cara dan pada Tuhan yang berbeda.
Setidaknya aku bisa menyampaikan rindu padamu. Asal kau tahu saja, aku mengumpulkan segenap tenaga untuk siap membawa kecewa bila rinduku kau abaikan. Dan kali ini, aku benar-benar ingin memelukmu!
Jayapura, 14 Januari
11:31 PM
Aku takut bila kamu memilih pergi
Dulu... Aku selalu menyampaikan apapun yang ku rasa padamu.
Apakah itu rasa rindu, sedih, marah atau caramu membuatku tertawa.
Namun sekarang, aku tak berani sama sekali. Aku takut padamu. Kau terasa sangat asing, apakah ini adalah kau yang sesungguhnya?
Awal mengenalmu sudah ku putuskan untuk terbuka denganmu akan berbagai hal dan membagi semua rasa di hati. Tapi aku gagal, aku takut.
Aku takut kau mengabaikanku.
Aku takut kau marah.
Aku takut aku mengganggumu.
Aku takut untuk menerima kenyataan.
Mungkin saja kini kau sudah meninggalkan aku.
Mungkin saja kini kau sudah dapatkan penggantiku.
Mungkin saja kini kau lebih bahagia karena aku sudah kau lepaskan, sudah kau tinggalkan.
Kelak saat kau baca tulisan ini, ketahuilah bahwa aku selalu menanti kabar darimu
Ketahui juga bahwa ketidakhadiranmu memberi ruang kosong teramat dalam.
Dan ketahui pula bahwa aku menyayangimu, lebih dari yang kau tahu, tuanku
Lagi, patah hatiku.
Yang ku takuti kini terjadi. Takut menyapanya, tak siap menerima penolakan.
Tak pernah terbayang ini kan terjadi di antara aku dan dia, sedih, ya aku sedih sekali.
Aku tak tahu apa lagi yang akan terjadi, mungkin aku harus menghadapi perpisahan
Lepas dari semua sedih dan resahku, aku hanya ingin dia bahagia. Dan cara ku membuat dia bahagia ialah mengembalikan lagi hidupnya sebelum aku hadir.
"Berbahagialah tuanku, aku menyayangimu."
Maaf, tuan.
Teruntuk tuan yang ku sayang & sangat ku rindukan.
Aku tahu, aku sudah menyayangimu. Dan ketika aku tahu bahwa hadirku mengganggu hidupmu, hatiku terasa tercabik-cabik. Maafkan aku, tuanku. Aku sunggu menyayangimu & tak ingin melukaimu. Kalau memang kau ingin aku pergi, seperti yang laki-laki lain selalu harapkan dariku, akan ku lakukan. Katakan saja padaku, lalu aku akan menghilang. Aku hanya mau kamu menemukan kamu yang dulu & kembali berbahagia dengan kehidupanmu.
Maafkan aku, tuan-yang-ku-sayang.