Sosial Media Untuk Bisnis : Manfaat dan Kesalahan Umum
Banyak perusahaan yang sama sekali belum mengerti nilai sosial media untuk reputasi bisnis dan brand. Baik Anda seorang startup yang baru saja meluncurkan produk atau layanan ke dunia atau organisasi skala enterprise dengan maksud memperluas pengenalan merek, saluran sosial media sama pentingnya dengan situs Anda sendiri.
Manfaat sosial media lebih luas dari sekedar untuk pemasaran. Suara Anda ke dunia dan kesempatan Anda untuk tidak hanya berbagi sudut pandang dan keahlian perusahaan Anda, tetapi berhubungan dengan orang sungguhan, baik untuk bisnis, jaringan, dukungan pelanggan, rekrutmen atau tujuan kemitraan, secara real time.
Inilah kesalahan paling penting yang masih banyak dilakukan perusahaan di media sosial saat ini.
Manfaat Sosial Media Selain Untuk Pemasaran
Sementara berada di saluran media sosial sangat penting untuk tujuan pemasaran, pemasaran bukanlah satu-satunya alasan bisnis Anda harus memiliki kehadiran sosial yang kuat.
Perekrutan: Kandidat yang mencari peluang kerja di perusahaan Anda akan menyelidiki saluran sosial Anda. Memiliki profil LinkedIn yang aktif dan mutakhir, khususnya, akan menunjukkan kandidat bahwa Anda terlibat dalam komunitas profesional. Jika kandidat meninjau halaman LinkedIn atau Twitter Anda dan Anda belum pernah posting dalam beberapa minggu (atau lebih lama), mungkin akan menyebabkan mereka menganggap Anda mengalami masalah sebagai perusahaan, Anda kekurangan tenaga atau tidak dapat dipercaya.
Layanan Pelanggan: Bisnis cerdas secara aktif memantau perusahaan menyebutkan secara online dan siap untuk menanggapi keluhan layanan pelanggan dengan cepat. Bila diabaikan, segera berdampak pada reputasi dan kepercayaan Anda. Sebenarnya, 72% orang yang "mengeluh ke suatu merek melalui Twitter mengharapkan tanggapan dalam waktu satu jam."
Mendapatkan Prospek: Dengan 500 juta pengguna, 40% di antaranya menggunakan platform ini setiap hari, Anda akan sulit menemukan tempat yang lebih baik secara online dalam cara mencari prospek B2B berkualitas daripada LinkedIn. Mengembangkan strategi pembinaan generasi dan penjualan sosial merupakan cara yang berdampak untuk terhubung langsung dengan profesional dalam posisi pengambilan keputusan.
Kesalahan sosial media dapat mempengaruhi bisnis Anda.
Dalam era digital sekarang ini, banyak perusahaan yang masih salah menilai sosial media. Sama halnya dengan penggunaan SEO (optimasi mesin pencari) yang umumnya dianggap sebagai hal yang di sepelekan. Mind set ini seperti mengatakan: “Jika saya keluarkan sekian, berapa anda bisa jamin pemasukan bagi kami.”
Media Sosial Dikelola oleh Staff Internal
Hanya karena seseorang tersebut termasuk "generasi digital" dan mereka tahu "bagaimana cara menggunakan Facebook" tidak berarti mereka dapat mengelola saluran komunikasi perusahaan Anda yang paling umum. Manajemen sosial media memerlukan pemahaman mendalam tentang produk, layanan dan vertikal di industri Anda, serta pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan konten profesional yang sesuai dengan tujuan bisnis.
Tidak Ada Rencana Atau Strategi Untuk Saluran Sosial
Berdasar sebuah survey, sekitar satu dari tiga menit online dihabiskan di jejaring sosial atau pesan, dengan rata-rata harian satu jam 58 menit.
Bertindak pasif dalam sosial media dapat menurunkan loyalitas brand. Ini seperti tidak melatih tim dukungan pelanggan Anda untuk menjawab panggilan atau email. Setiap saluran media sosial memerlukan rencana unik untuk platform itu, berdasarkan pada sasaran aktual dan indikator kinerja utama. Misalnya, jika salah satu tujuan Anda adalah meningkatkan lalu lintas ke situs web Anda dari Twitter hingga 20%, Anda harus membuat rencana tindakan untuk mencapai sasaran tersebut.
Kanal Sosial Hanya Untuk Berbagi Konten Anda
Jika seseorang mempertimbangkan untuk berbisnis dengan perusahaan Anda, dan umpan Twitter dan Facebook Anda hanya diisi dengan konten saja, ini memberi kesan bahwa tidak ada yang terlibat dalam memantau kehadiran online Anda. Ini akan tampak seperti spam dan tidak profesional.
Anda harus memiliki campuran konten marketing yang berkualitas. Kemudian retweet dari sumber terpercaya lainnya dan keterlibatan dalam percakapan yang sebenarnya dengan para pengguna. Tidak ada yang mau mengikuti feed konten blog anda; mereka dapat mendaftar untuk RSS feed blog Anda untuk itu.
Sudah saatnya bisnis berhenti mengkhawatirkan sosial media dengan mengalihkannya ke departemen pemasaran untuk ditangani. Kehadiran sosial Anda dapat memberi dampak lebih besar pada bisnis daripada situs web perusahaan atau tim penjualan Anda.
Jadi pertimbangkan ini: Berdasarkan kehadiran brand Anda di media sosial saat ini, apakah itu merupakan hal yang baik untuk perusahaan Anda?
Kesimpulan:
Sosial media bukan hanya untuk melepas konten saja, akan tetapi lebih berfungsi untuk mendekatkan hubungan dengan pelanggan. Mari kita tinjau ulang cara menggunakan sosial media untuk bisnis B2B maupun untuk retail mulai dari sekarang ini. Dengan lebih aktif terlibat dalam pembicaraan, anda dapat meningkatkan jangkauan dan loyalitas brand.










