
if i look back, i am lost

★
Sweet Seals For You, Always
hello vonnie
No title available
styofa doing anything
Game of Thrones Daily
will byers stan first human second

No title available
h
wallacepolsom
$LAYYYTER
almost home
Sade Olutola
ojovivo

tannertan36
Show & Tell

izzy's playlists!

祝日 / Permanent Vacation
we're not kids anymore.

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Maldives
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Italy
seen from Ecuador

seen from Canada
seen from Poland

seen from France

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from United States
@swarnabhumi
salah gak sih bertahun-tahun menyimpan perasaan dengan orang lama? hati tuh kaya stuck di tahun 2016. sulit pokoknya gabisa moveon bertahun-tahun.
harusnya kan aku galaunya dengan masa sekarang, tapi gak tau kenapa menguap aja semuanya. yang ada malah stuck di tahun 2016.
ya, betul ini cinta yang berbalut ego.
ada ego yang tumbuh karna takut kalah. usahaku bertahan sebatas ingin memenangkan ego
hati ini memang masih mencintai, namun membayangkan satu persatu ke depannya rasanya diri ini tak akan sanggup.
ketika aku membaca kembali tulisan ini kuharap aku sudah berada di keputusan yang tepat.
Aku pernah menulis ini di awal tahun 2022, menulisnya di tengah permasalahan sambil menangis. Sekarang sudah 2025. Dengan segala perjalanan panjang selama ini akhirnya aku sudah tiba dititik ikhlas melepaskan.
Aku sudah tidak ragu lagi untuk melangkah,
Aku melampiaskan semuanya dengan hal yang positif.
Tiga tahun berlalu, aku melewati segala badai tanpa melibatkan orang baru.
9 Juli
Wa, tumbuhlah jadi anak yang manis, baik, berhati bersih, lemah lembut dalam bertutur, berbakti, dan semoga segala hal yang baik Allah dekatkan, yang buruk Allah jauhkan.
Mama yakin awa bakal jadi anak yang sesuai mama harapkan.
Mama janji bakal usaha semuanya untuk awa.
Kita bakal punya rumah untuk tinggal. Rumah yang berisi kehangatan dan penuh cinta setiap harinya. Rumah tanpa teriakan. Rumah yang damai.
Setiap hari akan selalu ada buah-buahan di kulkas kita. Makanan yang enak dan bergizi.
Rumah kita akan bernuansa modern dengan berbagai teknologi nantinya.
Awa akan sekolah di sekolah yang layak dari segi pendidikan.
Awa juga akan mama sediakan mobil untuk antar jemput awa nantinya supaya gak kepanasan ataupun kehujanan.
Awa akan les sesuai bakat awa nantinya.
Mama akan ajak awa liburan ke tempat yang belum pernah awa lihat setiap tahunnya.
Awa akan jadi anak yang membanggakan, semoga Allah lindungi setiap kaki awa melangkah.
Segala sesuatu yang gak bisa kita dapatkan saat ini, pasti akan kita dapatkan di masa mendatang.
Bersabar ya nak, mama sedang berproses. 🥰❤️
Suka bingung juga kenapa intuisinya masih aja kuat banget. Padahal udah ada sekat. Udah jauh juga jarak. Tapi sekalinya lagi ngerasa hancur malah selalu muncul.
Nothings Gonna Change My Love For You
Halo..
Mimpiin kamu sekali, uring-uringnya bisa berhari-hari.
HAHAHAHA
ya, betul ini cinta yang berbalut ego.
ada ego yang tumbuh karna takut kalah. usahaku bertahan sebatas ingin memenangkan ego
hati ini memang masih mencintai, namun membayangkan satu persatu ke depannya rasanya diri ini tak akan sanggup.
ketika aku membaca kembali tulisan ini kuharap aku sudah berada di keputusan yang tepat.
berpisah atau bertahan?
Tulisan ini dibuat sebelum terjadi hari ini.
yang mana keraguan, ketakutan, kegundahan, kebingungan memenuhi ruang kapala.
kemana jalan takdirnya?
berpisah atau bertahan?
sekuat apapun genggaman apakah akan tetap tergenggam atau terlepas?
jika sudah tiba di hari ini bahumu harus tetap sekuat baja.
bibirmu harus melengkung sempurna
takdir indahmu sudah Allah tetapkan.
penuhi dadamu dengan rasa syukur.
tulisan ini untuk self healing
Sedang berada di fase stress pasca trauma. Suka berdialog sendiri dalam hati. MasyaAllah berat sekali setahun belakang yang dilalui. Emosi aja bawaan. Gampang tersinggung. Benar-benar kecewa dengan kenyataan.
“Begitupun dengan perpisahan, melepaskan mereka yang tak sempat dimiliki bisa lebih sulit ketimbang melepaskan yang pernah bersama.”
— (via mbeeer)
UDAH DAMAI, JANGAN GENTAYANGAN LAGI DI SINI.
- Postingan pertama 2019
n
aku tidak mengapa ditinggalkan karena seseorang,
aku tidak mengapa harus mengalah karenanya
aku tidak mengapa.
mungkin ini cara Tuhan melindungi agar berada di lingkungan sehat.
ikhlas.
-1000
Kurang dari seribu hari pertamanya ia harus kehilangan.
Tenang sayang, pelukku akan selalu menjadi penawar duka. Janjiku kau akan tumbuh sempurna seperti namamu yang ia buatkan. Meski tak utuh, tumbuh kembang dan kebahagiaanmu aku pertaruhkan.
Mereka yang tak ikut menyempurnakanmu tak berhak kau kenal lagi.
Jika bosan, kau dapat bersenang-senang bersama teman-teman mu.
Jika lelah, kau dapat mengistirahatkan hati dengan mencoba menyendiri.
Jika kau tak suka, kau punya mulut untuk jujur secara terbuka.
Dalam hubungan, ada kalanya rasa bosan, lelah dan gundah menyelimuti, namun tolong jangan mengkhianati.
“Katakan padaku bagaimana rasanya menggenggam 2 hati dalam waktu bersamaan? Apakah sama bahagianya seperti anak kecil yang mendapatkan 2 balon secara cuma-cuma?”
————- Akau, 20 September 2017
Kepada Pemilik Senyum di Masa Lalu
Sebenarnya kita selalu berada di titik yang sama;
titik di mana kita pernah berjuang, meski berkali-kali nyaris di titik kandas.
Lalu berada di titik memperbaiki, dan pada akhirnya memang kita harus bertemu di titik ini— tiitik merelakan
: Sebuah situasi yang seharusnya tidak disesali, tapi harus kita jalani.
Selamat malam, Tuan. Akhir-akhir ini aku sering melihatmu di setiap mimpi malamku, adakah kau merindukanku seperti aku merindukanmu? Tuan, jemari dan pikiranku tidak pernah sejalan lagi. Saat jemariku ingin menyampaikan sebuah pesan rindu namun pikiranku mengintruksikan untuk tetap tidak memulai apapun.
Untuk waktu yang sudah berlalu, tolong maafkan. Segala mimpi yang pernah kita nyalakan, tolong padamkan saja. Kita tak sejalan dengan kenyataan. Berdamailah.
Waktu yang kita miliki telah habis, meski berkali-kali kita memaksa diri mengemis untuk mengulang waktu yang sebenarnya tidak akan pernah terulang. Belajarlah setapak demi setapak, pun aku di sini dengan segala rasa rapuhku juga belajar. Kita hanya sepasang manusia yang pernah bertemu di titik yang sama.
Aku tidak menghapus kenangan, ia masih tersimpan rapi di laci ingatanku. Tapi bagaimana pun juga ke depannya nanti aku mengerti ia akan tertimbun bersama kenangan-kenangan lain. Entah mengapa aku merasa bahwa waktu dan kenyataan lebih kejam dari pada marahnya perempuan.
Ah konyol.
Untuk mengatakan rindu aku harus menuliskan hal yang tidak berfaedah seperti ini.
Udah lari terus giliran menges yang dicari lagi-lagi yang di sini. Belajar napas dulu gih. Biar yakin bisa lari jauh-jauh.
When your X txt something and you just smile read this.
Miss you.