sangking inginnya, sampai terbawa mimpi.
Baru teringat, tadi malam aku bermimpi bertemu semua orang yang ingin sekali aku jumpai tapi kondisinya sekarang sungguh sangat terbatas.
aku pengen banget main ke bu titin, pengen jenguk beliau berbagi cerita rindu sekali rasanya
aku juga ingin sekali menjenguk bu mimi yang sedang sakit
Om edo yang sudah dari bulan kemarin menghubungiku agar aku berkunjung ke bogor karna istrinya sudah Melahirkan anak pertama mereka
Ijul, Yudi, ajis bahkan andi aku juga rindu sekali dengan mereka. ijul yang bulan 10 tahun ini akan pindah ke luar pulau ingin sekali aku mengucapkan salam dan selama secara langsung.
Pak H Abdillah yang sudah setau ku berjanji pada diriku sendiri ingin seklai bersilaturahmi langsung tapi sampai detik ini aku belum punya kesempatan menyambangi beliau
salah satu sahabatku Endri dan keluarganya yang jauh di Sumedang juga aku sangat ingin bersilaturahmi kesana.
mereka semua masuk kedalam alam bawah sadar ku tadi malam, salah satu yang paling aku ingat aku mengadu ingin sekali bertemu bu tin dan menjenguk bu mimi dari jauh jauh hari tapi belum bisa itu aku adukan ke bu cucu dan om ucu sambil aku menahan rindu dan meneteskan air mata memeluk bu cucu sambil mengadu tersedu sedu yang berdiri juga om ucu disebelah kami. ahh serindu itu aku sama mereka orang orang baik di sekeliling ku. demi allah aku bersaksi mereka orang baik yang ada di sekeliling aku yang menyelamatkan aku untuk tetap hidup sampai detik ini tanpa mereka sadari aku hanya seorang anak perempuan yang setiap malamnya berfikir ingin mengakhiri hidup yang merasa tidak berguna ini.
Banyak sekali keinginan aku yang masih aku pendam dan sangan besar harapan ingin sekali ini terhujud.
aku ingin mengajak keluarga ku liburan, Kiki dan keluarganya, mang andi dan keluarganya, bibik dan anaknya. aku ingin sekali membawa mereka liburan divilla atau enatah dimana dengan biaya dari aku semua. ingin sekali menyenangkan mereka tapi sampai sekarang kemampuan aku belum mempuni.
bersyukur punya mereka, tapi aku belum bisa berterimakasi kepada kebaikan mereka dengan semua keterbatasanku sekarang.
Ada seorang tante ku yang berkata, aku belum bersyurkur sama apa yang aku punya. aku masih terlalu banyak mengeluh. yaa maaf mungkin itu yang mereka lihat dari ku yang terlalu bermulik muluk untuk bermimpi. tapi kembali lagi niat di dalam hati ku ingin menyenangkan mereka lebih dari cukup dari apa yang ada dan aku bayangkan.
maaf kalo aku jadi terkesan Sombong, maaf... tapi aku tidak bermaksud demikian aku hanya ingin berikan yang terbaik buat mereka tapi aku masih berusaha kemapuan aku sekarang belum bisa kesana, dan aku yakin suatu saat nanti Allah akan memampukannya disaat yang tepat. In Syaa Allah.