Singgah yang tak sungguh
Three Goblin Art
No title available

izzy's playlists!
tumblr dot com

No title available
Cosimo Galluzzi
Cosmic Funnies
styofa doing anything
KIROKAZE

oozey mess

pixel skylines
Monterey Bay Aquarium
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
NASA
No title available
🪼

No title available

Kaledo Art
trying on a metaphor

Love Begins

seen from Switzerland
seen from Brazil
seen from Macao SAR China

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from Taiwan
@syarifahsabir
Singgah yang tak sungguh
Do you have any questions? if yes, you can ask them now. ♥
i will delete the answered ask before i go to bed, dont worry.
you can ask what ever you want, dont be shy
Sorry if my english is not good. Because im from Indonesia. I wanna ask you. Me and my older sister is not good relationship, how i can fix the relationship with my sister?
Tulisan ini aku dedikasikan untuk perempuan paling kuat yang mentalnya buat aku ternganga tahun ini.
Waw, aku kehabisan kata-kata menerjemahkan cinta yang kamu pahami. Aku kehilangan semua kemampuan aku untuk berdialog, untuk rasa percaya kamu hingga sampai titik penghabisan. Kamu luar biasa dengan cara yang berbeda.
Hari ini, setangguh kata-katamu, aku telah memulai sudut pandang baru soal keyakinan. Meski dalam artian yang berseberangan dengan apa yang kamu percaya. Tapi kekuatan mu, sudah memberikan energi luar biasa yang membuat aku lebih percaya diri.
Tuhan tidak tidur, katamu. Aku percaya, setidaknya untuk segala doamu Tuhan pasti menjawabnya segera.
Hatimu luar biasa, dibohongi, dikhianati, dimanipulasi, ditinggalkan, difitnah, dan segala hal telah sampai ke titik terhebat yang menghancurkan kamu. Tapi kamu berdiri, tanpa ingin mengotori tanganmu, padahal kamu cukup mampu untuk melakukannya. Ah, jika saja itu aku.
Ini cinta paling gila yang aku temukan secara nyata. Bagaimana seorang perempuan saat mengetahui bagian paling buruk dari kekasihnya tapi dia masih mencintainya, dengan segenap hati. Selalu percaya meski ribuan orang telah berteriak salah. Ini luar biasa, sekali lagi dalam cara yang berbeda.
Namun ia tak mendapat apa-apa, saat seluruh dirinya telah kehilangan dunia lain selain kekasihnya. Mungkin terdengar menyedihkan, tapi kamu hebat telah melakukannya.
Meski itu mengagumkan, aku tetap ingin katakan hal yang barangkali berseberangan.
Tuhan tidak tidur, aku tahu. Kamu akan lihat bagaimana pengkhianatan akan hancur, kamu pasti melihat bagaimana kebohongan akan terbongkar, kamu pasti akan melihat bagaimana lelaki yang kamu berikan seluruh kasih itu sehancur-hancurnya.
Aku harap saat itu tiba, kawan, jangan menoleh, jangan berbalik arah. Kamu perempuan hebat, kamu layak untuk seseorang yang jauh lebih baik, yang menghargaimu dan memberikan mu seluruh cintanya.
Tak perlu kamu hiraukan akan perempuan mana yang terjerat omong kosongnya, setiap manusia pasti dengan sadar akan segala hal yang dia perbuat. Dan mereka tahu resikonya, selalu.
Sekalipun ini lancang, akan selalu aku katakan. Kekasihmu bajingan, cintamu sudahi, majulah. Brengsek itu yang akan kehilangan. Kehilangan dirimu yang percaya dan mengerti dia seluruhnya, dan kehilangan seluruh dirinya karena tak mengenali lagi dirinya yang terlalu banyak berdusta.
Lanjutkan hidupmu, kamu perempuan kuat.
Nubar 24 | Masa Kecil
@hujankopisenja
Aku rindu kala itu, saat masih menjadi pemaaf yang paling ulung. Tidak ada isi kepala yang rumit, kecuali hanya tentang rasa kesal karena waktu bermain telah habis. Nyatanya, menjadi dewasa memang tak seindah dulu
@coklatjingga
Dalam pelukan ibu aku mengadu manja, menangis terisak dan meminta sebuah benda, itu di masa kecilku.
Dalam pelukan ibu, aku menipu rasa, berkata baik-baik saja, menutupi tangis dengan tawa, agar ibu tak ikut terluka, itu di masa kiniku.
@tuanpoetry
Waktu kecil ayah sering memarahiku karena tak pandai membaca. Waktu kecil ibu sering memarahiku karena tak pandai menulis. Kini aku sudah bisa membaca dan menulis. Aku membaca diri di cermin dan menulis luka yang ayah dan ibu berikan semasa kecil.
@el-haneen
Dengan sifatku yang acap kali menutup diri dan tidak suka diganggu, aku tidak perduli dengan tanggapan mereka terhadapku. Kata orang tuaku, aku harus belajar, dan Aku berpikir bahwa untuk menanggapi hal tadi sama saja dengan membuang-buang waktu.
Dulu, yang aku tahu semua orang itu sifatnya protagonis. Namun sekarang, sepertinya Aku lah si antagonis yang pertama kukenali.
@penaalmujahidah
Semakin dewasa semakin rumit terasa. Rasanya banyak hal yang menjadi pertimbangan ketika harus mengungkapkan rasa. Tak bisa seperti waktu kecil dulu yang dengan mudahnya kita tertawa lepas saat bahagia dan menangis dengan bebas tanpa mengkhawatirkan apa-apa.
@nonaabuabu
Jika mesin waktu ada, aku ingin kembali ke usia delapan, saat ayah dan ibu masih saling cinta.
@hujanrinduu
Aku rindu saat dimana aku pura-pura tertidur dan Ayah dengan sigapnya membopongku ke tempat tidur. Aku rindu saat dimana aku ingin makan ini itu dan Ibu dengan cekatannya membuatnya untukku.
@midnight-thought-and-daydreaming
Masa-masa dimana seluruh indera tajam merekam semua kenangan. Curangnya saat memori memutar itu semua hingga terasa sesak di dada.
@amalia-nurul
Aku merasa bebas. Kerikil kehidupan tak membuatku lemah. Segala tantangan kulakukan penuh semangat. Kesulitan dihadapi tanpa ragu. Semua seakan menjadi masa indahku. Masa yang selalu kurindukan. Diriku di masa itu, hai?
@radhiyatara
Yang kurindukan hanya dulu, di mana aku belum mengerti apapun tentang dunia ini. Masa di saat semuanya terasa begitu seru, tanpa beban dan kekhawatiran.
Seringnya, masa kecil membuatku iri. Sebab mengenangnya, menjadikanku hanya ingin kembali ke masa-masa dulu; dunia yang penuh kepolosan.
@Scriptuciaaa
Hei! Kamu pernah melewati hari dimana kamu ga begitu peduli apa yang akan mendatangimu atau apa yang akan melewatimu. Kamu hanya fokus pada bagaimana kamu jalani hari demi harinya dengan begitu 'hangat', tidakkah kamu ingin kembali menjadikan 'rumahmu' yang sekarang seperti 'rumahmu' yang dulu? Meskipun lingkupnya sempit tapi hangatnya menjalar sampai keseluruh sisi, itukan yang membuatmu senyum ketika mengingatnya?
@kisah-desember
Sedari kecil dirutinkan untuk selalu bangun dini hari karna mendampingi ibu dan melambaikan tangan serta memberikan harapan titipan saat turut menghantarkan ayah pergi mencari nafkah. Ah, mengingat itu semakin menggebu rindu di kalbu.
@desyumi
Memang benar hal yang pernah aku mimpikan semasa kecil ialah cepat-cepat menjadi dewasa. Dimana aku tak perlu repot memikirkan hal rumit. Tertawa lepas sana sini. Lucunya baru ini aku menyadari bahwa menjadi dewasa itu terkadang tak seindah waktu kecil.
@alvianalisti
Kenangan manis pada masa kecil tak dapat kulupakan, dimana belum banyak kehilangan serta kekecewaan. Perihal hidup, beban yang ada di kepala hanya sebatas pr matematika. Tidak seperti dewasa, yang perlu jatuh, bangun menghadapi kerasnya dunia.
@memorelies
Tak ada yang bisa ku ceritakan. Tak ada juga yang ingin aku kenang, meski mengendap dalam ingatan namun rasanya telah hilang.
@ermaerica
Masa kecil kita sama. Lugu dan seenaknya.
Mungkin bedanya, hanya ada satu sayap yang membawaku mengangkasa.
@sitijubaedahputrimanguntur
Saat kita masih berseragam merah putih kamu berjanji akan selalu ada di sampingku sampai kapan pun ternyata, setelah kamu dewasa kamu melupakan segalanya; melupakan kenangan manis kita dulu.
@rsnbee
Kala itu, aku berimajinasi seluas angkasa, merangkai setiap bait mimpi, menjelma menjadi pahlawan terhebat di muka bumi. Mengharapkan setiap angan tertuju pada sasaran. Indahnya kala itu, tanpa terpikir panjang terasa angan sampai pada tujuan. Detik ini aku tersadar, bahwa mimpiku tak seindah itu, rasaku tak mampu sampai dan harapku pupus setengah jalan.
Waktu itu, aku ingin kembali.
@nadilahzahra
Ketika kita tidak mengenal rasa ragu dan apapun yang diinginkan terasa akan terwujud.
@ameliaqurota
Rindu,
ketika aku berada di pangkuan ayah ibu,
Aku dimanjakannya, kasih sayang mereka ia taburkan untukku.
Aku nakal, mereka tetap sabar dan menasehatiku.
Merawat diriku, hingga bertumbuh,
Menjagaku tanpa kenal lelah,
Memelukku dengan kehangatan.
Aku rindu kebersamaan itu, andai saja momen itu bisa hadir kembali.
Tapi itu hanya sebuah angan, karna semesta lebih mencintai ayahku, aku pun harus mengikhlaskan kepergiannya.
@rosehimawari
Masa kecil. aku memutar netra lalu tenggelam dalam kubangan asa. Mereka menceritakan indahnya, dan aku ragu untuk menulis apa? Apa yang mesti kutulis, sedangkan masa kecil-ku abu tak memiliki warna untuk kulukis, tidak memiliki tawa untuk kuceritakan betapa indahnya. Aku manusia kecil yang sering menunduk pasrah di sudut itu, menutup mata karena takut tapi mencari celah untuk melihat karena penasaran. Serumit itu, aku kecil sering bertanya tentang apa, bagaimana dan mengapa? tapi tak seorang-pun berkenan tuk hadir apalagi selalu ada, menyediakan bahunya untuk aku bersandar dan bercerita. Aku kecil begitu kesepian, ruang kosong di hatiku masih hampa.
Semua butuh waktunya masing-masing. Mari merenung akan hal yang terjadi.
Di satu sisi aku melakukan kesalahan, dan di lain sisi mereka juga melakukan kesalahan.
Mencoba menundukkan ego tapi.....
Segala takdir Allah itu baik.
Terima kasih Maret...
Bulan Maret benar-benar menguras emosi (atasan).
Dan semuanya berawal dari chat yang iya kirim beberapa jam yang lalu. Masyaa Allah, Alhamdulillah. Akhirnya kembali lagi untuk intropeksi diri dalam bekerja.
Ketika kita bekerja dengan seseorang baik itu orang yang kita kenal (teman) maupun tidak, kita harus memprioritaskan kinerja kita. Jangan sampai kita beranggapan 'ah dia teman aku jadi gampang curi-curi waktu untuk tidak bekerja'. Sebenarnya ini tindakan yang salah. Dan itulah yang aku lakukan.
Maaf...
Hanya itu yang bisa ku lakukan.
Makassar 032021maret
Iya aku akui...
Sebulanan yang lalu kinerjaku kurang maksimal, karena melakukan pekerjaan itu tidak sesuai dengan keinginan hati ini.
Maaf....
Makassar 3 maret 2021
Rindu
Alhamdulillah sedikit terobati meskipun hanya mendengar suaranya.
#family
Hari ini terlalu banyak kelalaian yang ku lakukan, mulai acuh dengan tanggung jawab, dak sejalannya pikiran dan tindakan yang kulakan. Sampai dapat teguran luar biasa dari atasan. Sebenarnya hal ini di dasari dengan emosi yang terpendam.
Bahas-bahas emosi, ya memang saya mulai jengkel dan tertekan dengan atasan saya, beberapa pekan ini saya mulai berubah. Semua di karenakan atasan yang mulai seenaknya saja ke saya yang bawahan ini. Nyuruh inilah, nyuruh itulah. Padahal dia bisa lakukan itu. Yang paling buat saya jengkel itu ketika dia ngambil barang baru barang itu dak di kembalikan ke tempat semula.
Aduh serasa pengen cari kerja yang lain, taoi apakan daya saya hanya lulusan SMK.
Semua akan baik-baik saja. Semuanya akan berlalu.
Makassar 14 Februari 2021
Yakinkan dulu dirimu, baru yakinkan orang lain.
Jangan berhenti berdo'a. (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJ90X38heXZ/?igshid=aoqi799ff4hc
Rapatkan yang dekat, dekatkan yang jauh. 😊 (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJ7JM0sBWMk/?igshid=1uba53jzgifxy
Happy monday... (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJ4uYneBoyX/?igshid=fdftl4hdho34
Waktu ke pasar karawisi kemarin liat kucingnya tidur. Adem banget... Serasa pengen bungkus bawa pulang. (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJ2EFlBheru/?igshid=1lzl9qor7tfl2
Manusia (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJxeVqOBDKY/?igshid=ctt76zcr0sbk
Good morning. Have a nice day. #belajarbarengmhr (di Jl. Sungai Saddang Baru) https://www.instagram.com/p/CJwuMRjhMfP/?igshid=1j908u9nimti4