Maha baiknya Allah yang sudah menamparku bahkan sebelum aku jatuh terlalu dalam :")
Monterey Bay Aquarium

tannertan36

oozey mess
art blog(derogatory)
🪼

Kiana Khansmith

#extradirty
todays bird
h
hello vonnie
Not today Justin
𓃗
taylor price
Phantogram Three
occasionally subtle

izzy's playlists!
Noah Kahan

Love Begins

roma★
d e v o n
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from Morocco

seen from Germany

seen from United States
seen from France

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Maldives

seen from France

seen from Russia
@syilviaherlina
Maha baiknya Allah yang sudah menamparku bahkan sebelum aku jatuh terlalu dalam :")
Pada akhirnya takdir lah yang membawaku sampai di titik ini. Suatu titik yang mempertemukan aku dengan wajah-wajah baru di hidupku. Suatu titik yang lagi-lagi membuat aku belajar banyak hal, lalu memetik hikmah atas apa yang terjadi. Sebab aku selalu percaya, bahwa Allah mempertemukan setiap insan di dunia ini bukan tanpa alasan. Melainkan ada hikmah yang senantiasa Dia ingin agar manusia senantiasa belajar dari hal itu. Maka semoga setiap langkahku senantiasa berada dalam koridor kebaikan semata-mata untuk mengharapkan rida-Nya.
Sesulit apapun rasanya hidup ini, ingatlah bahwa Allah senantiasa membersamai.
Ya Rabbi, betapa lemahnya hamba tanpa Engkau. Betapa tidak berdayanya hamba tanpa pertolongan-Mu.
Ya Rabbi, dengan segenap kerendahan hati ini, hamba memohon petunjuk dari-Mu atas segala ketidaktahuan dan kelemahan hamba.
Lindungilah hamba dari kesalahan dalam mengambil keputusan dan kekhilafan dalam mengambil tindakan.
Sungguh, Engkau Maha Mengetahui sedangkan hamba tidak sama sekali. Hamba serahkan segalanya kepada-Mu Ya Rabbi, wahai dzat Yang Maha Kuasa. Bagaimana pun akhirnya, yang penting Engkau rida.
Dunia ini hanya sementara, hanya sebagai perantara untuk menuju hidup yang kekal dan bahagia yang sejati di syurga nanti.
Teruntuk segala hal yang membuat sesak di dada, semoga selalu ada Allah di dalamnya. Sebab nyatanya, hanya Dialah sebaik-baik tempat berserah diri atas segala beban duniawi.
Manusia punya keinginan, namun Allah punya ketetapan. Sungguh, rencana Allah adalah sebaik-baiknya keputusan. Maka, ketika realita tak sejalan dengan asa, lapangkanlah hati agar senantiasa menerima dan selalu berprasangka baik pada-Nya. Siapa sangka jika ternyata ada sesuatu yang jauh lebih indah di luar sana sedang menanti.
Setiap hari adalah belajar. Belajar ketika ada suatu hal yang menyenangkan hati, pun ketika ada suatu hal yang membuat sesak di dada.
Iya, setiap hal membawa pelajaran bagi siapa saja yang mau mengambil hikmah di baliknya. Karena sesungguhnya Allah menghadirkan suatu perkara di dalam hidup kita bukan tanpa sebab. Namun karena ada hikmah di dalamnya yang dapat dipetik dan dijadikan pelajaran hidup.
Sungguh, siapa saja yang mengambil hikmah dalam setiap perkara hidupnya, maka niscaya ketenangan akan senantiasa menyertai. Sebab ia tahu bahwa semua sudah menjadi bagian dari skenario dari Rabb pemilik alam semesta. Masyaallah
Kun Fayakun: Aku dan Cerita Teman-temanku
Aku ingat betul, tepat dua tahun yang lalu dua orang teman dekatku bercerita tentang betapa sedihnya mereka yang mencari pekerjaan tetapi tidak kunjung mendapatkan. Alhamdulillah, tidak lama setelah itu mereka berhasil mendapatkan pekerjaan yang bahkan tidak pernah dibayangkan oleh mereka.
Lalu, ada pula seorang teman lainnya yang bercerita tentang rencananya menikah di usia dua puluh lima. Tetapi dia sempat pesimis karena katanya dia bahkan tidak melihat hilal. Tetapi qadarullah, setahun kemudian aku mendapat undangan darinya yang bahkan dia sendiri saja tidak pernah terpikirkan akan setiba-tiba itu.
Lalu, yang paling terbaru. Setahun yang lalu. Seorang teman merengek rengek menyampaikan keinginannya untuk bisa menginjakkan kaki di negara Jepang. Rasanya, hampir setiap hari aku mendengarkan mimpinya itu. Qadarullah, lagi-lagi aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri saat dia pada akhirnya bisa meraih impiannya itu. Di tahun ini, Allah izinkan dia untuk berangkat ke negeri sakura itu. masyaallah🥹
Entah kenapa, tiba-tiba saja teringat semuanya. Betapa luar biasanya Allah dengan segala skenario-Nya. Hal-hal yang bahkan nampaknya tidak mungkin, dengan sekejap menjadi kenyataan. Kalau bukan Allah, siapa lagi yang bisa mengubah kemustahilan menjadi sebuah keniscayaan.
Aku selalu meyakini, bahwa segala hal yang terjadi dalam hidup ini tak lepas dari rencana yang telah Allah siapkan untuk setiap hamba-Nya. Aku selalu meyakini, bahwa segala hal yang terjadi dalam hidup ini senantiasa memberikan hikmah dalam setiap peristiwanya. Tak hentinya pula aku meyakini, bahwa setiap hal yang terjadi atas kehendak Allah adalah hal yang paling terbaik bagi-Nya. Sungguh, Dia Maha Mengetahui apa-apa yang hamba-Nya tidak ketahui.
Akhir-akhir ini, pertanyaan bagaimana terus berkutat di kepala. Bagaimana jika A, bagaimana jika ternyata B, atau bagaimana jika nanti C, dan pertanyaan bagaimana lainnya yang terus menerus bemunculan.
Hingga kemudian pertanyaan bagaimana yang kerap mengisi kepala ini akhirnya perlahan mulai memudar ketika aku mulai menyadari bahwa tidak semua tanya harus mendapatkan jawabannya sekarang. Aku kembali disadarkan oleh hatiku sendiri, bahwa aku hanya perlu fokus pada momen saat ini. Sedangkan pertanyaan bagaimana itu biarlah menjadi urusan Allah. Biarlah waktu yang mengantarkanku untuk menemukan jawabannya. Urusanku hanyalah fokus pada momen yang saat ini tengah kujalani dengan terus berpegang teguh pada koridor ketataan.
Terkadang, rasanya seperti terjebak di dalam lorong yang panjang. Ingin mundur tapi sudah terlanjur jauh. Pun memilih maju namun tidak mudah. Mustahil nampaknya.
Tapi aku tahu, Tuhanku Maha Kuasa. Dia mampu mengubah kemustahilan menjadi sebuah keniscayaan.
Terjebak di dalam lorong yang entah bagaimana solusinya, doa kemudian menjadi satu-satunya kekuatan.
Meskipun mungkin ini hanya asa, tetapi semoga menjadi nyata. Pun walaupun tidak menjadi nyata, semoga selalu baik-baik saja.
Aku pernah membaca sebuah tulisan yang sangat luar biasa. Tulisan yang menyebutkan bahwa "sabar dan syukur itu sepaket".
Benar saja. aku sepakat bahwa sabar dan syukur itu memang sepaket. Di balik luasnya kesabaran seseorang, ada secercah cahaya syukur yang turut menyinari. Sehingga mau bagaimanapun peliknya, ketika syukur menyertai hati, pasti sabar turut menghampiri. Pun sama, ketika syukur sudah terpatri, niscaya sabar juga turut menemani.
Lalu tahukah kamu ke mana sabar dan syukur akan bermuara? keikhlasan.
Yogyakarta, 26 Agustus 2024
Tak terasa tahun 2024 sudah melewati titik pertengahan tahun. Rasanya waktu begitu cepar bergulir. Rasanya seperti baru tertidur di satu bulan, lalu seketika terbangun di bulan baru. Mencoba untuk menilik kembali masa yang telah lalu. Kemudian bertanya kepada diri "kebaikan-kebaikan apa saja yang sudah dilakukan di tahun ini? adakah hal baik yang berdampak pada sekitar?".
Mengapa rasanya sulit untuk mengingatnya. Lantas memunculkan pernyataan untuk diri sendiri: Setengah tahunku, kuhabiskan untuk apa, ya?..
Ya Rabb..
Jika memang hamba mulai lalai dengan segala perintah kebaikan dari-Mu, maka kembalikanlah hamba pada ketaatan kepada-Mu. Istikamahkanlah hamba dalam berbuat kebaikan. Permudahkanlah segala urusan hamba dalam menggapai rida-Mu.
Aamiin yaa rabbal alamiin..
Sore itu aku duduk di atas kasur dengan laptop dalam keadaan hidup berada di pangkuanku. Mataku menghadap ke layar laptop, namun tatapanku jauh menerawang memikirkan hal yang mungkin cukup kompleks, bagiku.
Setelah cukup lama bergelut dengan isi kepala, aku menarik benang merah akar dari semuanya. Semuanya berakar dari satu hal yang sebenarnya sudah sangat sering sekali kubahas dalam tulisanku beberapa tahun terakhir. Entah mengapa, aku seperti dibuat malu oleh tulisanku sendiri. Bagaimana mungkin apa yang kutuliskan beberapa tahun silam malah kukhianati begitu saja?
Setelah lelah dengan isi benakku sendiri, akhirnya aku mulai memahami bahwa berkontemplasi diri dan membuka kembali senandika yang sering kutuliskan beberapa tahun silam adalah obat dari sakit sore itu.
Selalu mengapresiasi siapapun yang hadir dalam hidupku. Sebab di balik kehadirannya, pasti tersimpan banyak hikmah yang telah Allah siapkan. Maka, bagaimanapun kondisinya, tetap mencoba untuk berbaik sangka.
Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jika masanya usai, pertemuan dengan orang-orang itu juga akan usai, kan? Karena people will come and go, maka mari ciptakan kenangan baik pada setiap insan yang kita temui.
Yogyakarta, 20 Juni 2024
Wahai Rabb Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sungguh, hamba hanyalah manusia lemah tanpa pertolongan-Mu. Hamba hanyalah manusia biasa yang tak bisa apa-apa tanpa bantuan-Mu. Hamba hanyalah manusia yang tak tahu apa-apa tanpa petunjuk-Mu. Maka, dengan segala kerendahan hati, hamba memohon kepada-Mu agar diberikan keluasan serta kelapangan hati untuk senantiasa mengingat-Mu; menyebut asma-Mu dalam setiap tarikan napas ini.
Ampunilah hamba atas segala khilaf yang pernah hamba lakukan. Jadikanlah hamba manusia yang senantiasa taat kepada-Mu. Aamiin yaa rabbal alamiin.