“Kau pikir aku tidak merindukanmu karena tak lagi membalas hangat percakapanmu? Mengertilah, sebenarnya aku ingin begitu bercerita banyak, namun di tiap aku mau, aku berusaha untuk tidak.”
— (via mbeeer)
Cosmic Funnies
The Stonewall Inn

if i look back, i am lost
Lint Roller? I Barely Know Her
RMH
noise dept.
Mike Driver

❣ Chile in a Photography ❣

bliss lane

Game Changer & Make Some Noise
Sweet Seals For You, Always

roma★
sheepfilms

No title available
Misplaced Lens Cap
One Nice Bug Per Day
Xuebing Du

izzy's playlists!
The Bowery Presents
Noah Kahan
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from Singapore

seen from Singapore
seen from United States
seen from Colombia

seen from Colombia

seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Indonesia
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from Ghana

seen from Ghana
seen from Colombia
seen from Argentina
seen from United States
@syn-mahbub
“Kau pikir aku tidak merindukanmu karena tak lagi membalas hangat percakapanmu? Mengertilah, sebenarnya aku ingin begitu bercerita banyak, namun di tiap aku mau, aku berusaha untuk tidak.”
— (via mbeeer)
saya menulis cerita tentang bintang dan senja
saya baru melewati tempat dimana kita pernah berbagi
kamu tahu apa yang saya rasakan
tak terbatas.indah dan sedih
tempat dimana kami berjalan layaknya teman.tetapi siluet kami berjalan bergandengan tangan
kamu tak akan pernah tahu keadaan sesungguhnya
betapa saya menyukaimu dengan amat sederhana
betapa saya memikirkanmu seperti tak pernah ada hari esok
selamanya hanya mencoba menyatukan perasaan
yang tak akan pernah bersatu
sekeras mungkin saya berpikir tetap tak menemukan jawabannya
ini terlalu indah untuk abadi
seperti merindukan masa lalu yang tak pernah kembali
begitu menyenangkan saat semuanya menyedihkan
Saya akan tenggelam dalam kesedihan hati kamu
Tidak ada seorangpun dapat merasakan apa yang saya rasakan
kamu berdiri disini tetapi kamu terasa sangat jauh
saya bisa mendengar suara kamu,tapi tidak bisa memanggil kamu
kami seperti bintang dan senja
tak akan pernah bisa bersanding diwaktu yang sama
kamu berkata hanya ingin melihat saya tersenyum
tanpa pernah kamu sadari,saya selalu tersenyum memikirkan kamu
Dan mengapa kita tidak mengatakan apa yang benar-benar kita rasakan?
mungkin kamu benar,itu hanya akan menambah perih yang seharusnya kita lupakan
setidaknya Biarkan aku melihat wajahmu
tersenyumlah Sampai dunia berjatuhan
dan simpan semuanya didalam dada saja
karena sampai kapanpun
kamulah tulang rusuk saya yang sesungguhnya
selamat tinggal senja
Saya kembali.
#hayabusa 👻
Katanya, Greetings movement.. Thnks sophie, eh sopo mbuh ra kenal... 😂😂😂 . . Tapi cocoklah ya. Wkwkwk (at Gunung Kawah Papandayan Garut)
Hahaha. Kunaon mang? . . #haha #next 😂 (at Gunung Papandayan)
Dunia itu seluas langkah kaki. Jelajahilah dan jangan pernah takut melangkah. Hanya dengan itu kita bisa mengerti kehidupan dan menyatu dengannya. (Soe Hok Gie) Salam pergerakkan!!! . . #pmii #Pmiiindonesia #pmiinusantara #papandayanmountain #banjar (at Gunung Papandayan)
Tempat tongkrongan, Tempat diskusi, Tempat beropini, Tempat berstrategi, Tempat berimajinasi... Khusus buatmu @nakama_opc ... Ada salam dari G. Papandayan. . . #nopcoffee (at Gunung Papandayan)
不入虎穴, 焉得虎子 . . #mbuhopo 😝 (at MekarWangi_Balewangi)
Disini, begitu tenang.... Menikmati lukisan dunia ini. Dan didalam bathin tak ingin berhenti memuji untuk apa yang kulihat dari sang #MahaPemilikHati :) . . #cheeerrrssss 🍺
Terakhir? . . Mungkin. (at West Java)
Katamu, "Senja boleh saja berlalu, tapi rindu jangan." . . #Baiklah :)
Tak sawang karo ngupil 😎 (at Dimana Saja)
Hatiku kau curi aku bahagia2 saja, kurang baik apa aku ini? . . . (at Stargazer)
Andai saja pos udara sampai surga :) . . #lyrics (at Stargazer)
Yang sering kuingat dari ucapan beliau, "kang, kuncine wong sukses iku mung sabar kalih ikhlas, Nek sampean mpun sabar klh ikhlas insyaalloh penak." Lah kulo njwb.e "nggh bah, sendiko dawuh abah" Karena, seberapapun tinggi ilmumu, Selangit pintarmu, selaut kepandaianmu, ketika kamu tidak menanam rasa ta'dzim pada gurumu? Satu kata, "PERCUMA" . . . (at Pondok Pesantren Miftahulhuda Al Azhar)