Untitled
Entah mengapa seperti tak ada waktu untukku kembali. Senyuman yang kini tersirat di wajahmu membuatku tertegun dalam waktu yang lama...
Sebuah senyuman yang pernah menghiasi hari - hariku dulu, yang selalu membuatku mengerti bahwa hariku akan baik - baik saja dan berjalan dengan luar biasa.
Kini senyum itu terlihat berbeda, dengan hadirnya seseorang yang baru dihatimu...
entah mengapa waktu seperti tak pernah memihak kepadaku atau aku yang tak pernah mengerti waktu yang selalu membuatku mengerti untuk tetap berdiri walau detik telah berjalan begitu panjang.
Bulan yang terlihat terang berpijar diatas sana seakan tersenyum heran memandangku yang sedang - tetap - selalu bermain dengan perasaan yang tak menentu, untuk tetap berharap suatu saat akan tiba hari dimana aku akan memandangnya berpijar bersamamu..
Kini jarak yang terbentang tak lagi sejauh saat itu tapi aku merasa jarak antara hati kita membentang jauh lebih lebar dari saat ini..
Bang Raditya Dika pernah bilang dalam salah satu fillmnya " Cinta diam - diam itu sama kayak marmut yang tidak tahu kapan harus berhenti berlari di roda yg berputar, sesuatu yang tidak pasti. Tapi entah mengapa aku menyukai ketidakpastian itu, cukup merasa puas menyukaimu tanpa perlu engkau mengetahui bahwa semangatku melalui hari - hari adalah dirimu...
Ya, kamu..
Yang membuat aku selalu merasa tingkat kepo internasional, mencari - cari tahu apa - dimana - mengapa dan bagaimana harimu berlalu dengan bermodalkan medsos-mu.
Dan aku takkan pernah tahu bagaimana perasaanku kan berjalan jika saja negara kita tidak mempunyai akses internet, karena hanya dengan itu aku bisa melihatmu..
Lalu, ketika facebookmu hilang dari jangkauan mataku, yang aku pun tidak mengerti sampai saat ini kenapa akunmu tidak ditemukan dalam hasil pencarian sempat membuatku panik yang berlebihan.
Memang benar pepatah mengatakan " yang bukan siapa - siapa mana bisa dapat apa - apa...
Hanya satu sisa harapanku yang tersisa saat ini, hingga suatu saat itu datang aku berharap waktu mengijinkanku untuk dapat memberikan sebuah irama ke hatimu, sebuah lagu yang mungkin menggetarkan hatimu saja takkan mampu..
Ya, menunggu hingga saat itu tiba..dengan tanpa berharap luapan hatiku kan sampai ke hatimu..
Tapi setidaknya aku dapat membuat bulan yang jauh berpijar disana tahu bahwa memang cintaku untukmu berpijar lebih terang dari sinarnya saat setiap malam aku memandangnya dengan luapan perasaanku kepadamu..









