. Kepada sosok pria yang juga keras kepala; sekeras kepala ia menginginkan aku-waktu itu. Bagaimana keadaanmu setelah tanpaku? Baik-baik saja, bukan?! Atau bahkan justru jauh lebih baik. Perihal kabarku; tak perlu kau khawatirkan. Ah iya, aku lupa. Bukankah belakangan ini keadaanku tidak lagi kau pedulikan ya. Kau sudah banyak berubah sekarang. Tak lagi kukenali seperti sebelum-sebelumnya. Padahal, pernah ada hari di mana kepergianku tidak mampu membuatmu tenang walau hanya beberapa jam. Masih ingat ga, malam itu kamu pernah chat begini "Seorang muslimah itu ga baik nginap di rumah orang" Sesekali aku ingin geer, tapi rupanya tidak berhak sama sekali. Kamu juga orangnya tidak suka basa basi. Sikap cuekmu sungguh keterlaluan. Aku tahu; di balik kata-kata itu, kau menyuruhku untuk segera pulang. Pemilihan katamu bijak sekali. Bahkan aku melihat ada rindu di dalamnya yang tak mampu kau ungkap dengan lisan. Perkenalan kita berlangsung hanya sebulan lalu kemudian benih-benih itu muncul secara diam-diam. . -- Oya, masih ingat ga ketika itu, kita sedang merencanakan perihal masa depan berdua. . "Tunggu aku sampai lulus kuliah ya atau paling tidak, sampai semester 3" kamu berkata dengan penuh kayakinan. . "Aku maunya cepat. Ga mau lama-lama. Entar ketuaan pula" kataku tak kalah semangat. . "Kalo gitu Insya Allah 2019 awal atau pertengahan ya. Kamu mau maharnya surah apa?" . . . . " ... " Tiba-tiba aku terharu. Sungguh perbincangan yang absurd tapi amat membahagiakan ketika itu. Dan kini menjadi basa basi yang memang sudah basi. . -- Sekarang; perpisahan ini aku jadikan sebagai kesempatan untuk aku bisa belajar menjadi perempuan yang mengagumkan. Hingga kelak nanti aku bisa mengimbangi kamu perihal ketaatan kepada Tuhan. Memantaskan diri untuk kau beri mahar terbaik dari surah yang kau hapal. Meski hari ini kita saling abai. Tetapi hati tak pernah bisa untuk menampik. Pura-pura berhenti peduli itu tidak baik. Walau jodoh masih menjadi rahasia ilahi, aku tetap percaya dengan garis takdir serta doa-doa yang kita langitkan secara diam-diam . . ---- . . #30haribercerita @30haribercerita #30hbc1823












