Dari Situ
Akan ada yang selalu menunggu tulisanmu. Dari situ ia bisa tau apa yang sedang kamu pikirkan. Hal apa saja yang sering kamu diskusikan dan juga bagaimana kamu mengambil sudut pandang terhadap sesuatu.
Akan ada yang menunggu untuk terlibat pembicaraan denganmu. Pembicaraan dengan tujuan yang jelas. Tidak berdua, melainkan bersama yang lainnya. Tidak di dunia nyata saja melainkan di dunia maya. Dari situ ia bisa mengajukan pertanyaan, bertukar respon jawaban dengan yang lainnya. Meski fokus utama ia, hanya jawaban darimu yang akan tercatat dalam ingatan.
Akan ada yang berharap untuk terlibat dalam urusan yang sama. Urusan yang membutuhkan waktu yang lama. Dari situ ia bisa bertemu denganmu, mengetahui kabar dan cerita barumu. Meski bisa saja ia melakukan hal yang lebih. Tapi bukan itu yang ia pilih. Sebab ia menyadari, Allah tidak akan suka. Dan ia sadar diri, dimata-Nya dan kamu, ia bukan siapa-siapa.
Bogor, 24 Januari 2019
@aisyazaira
















