S : wah! ini di luar dugaanku.
R : sebentar... kamu benar Sam?
S : aku Sam, Ra. kamu kenapa bisa ada di sini?
R : aku? aku tidur... (mencerna keadaan) astaga kamu masuk ke mimpiku?!
S : (kaget) di mimpimu? wah... sebuah kemajuan.
R : tunggu. (melihat sekitar) ini kita ada di taman dekat sekolah, 'kan?
S : (mengangguk) kamu pasti bingung.
S : aku hilang dan terdampar di dunia yang sulit aku pahami. sulit buat dipercaya. karena aku kepikiran taman dekat sekolah, entah gimana caranya, tiba-tiba sekitarku jadi seperti ini, Ra.
R : sam... kamu benar hilang?
S : iya, Ra. tapi aku nggak tahu sekarang ada di mana. semua tempat yang terlihat ini semu. aku nggak tahu di mana diriku sekarang, Ra.
R : semua orang nyari kamu. sampai saat aku tidur malam ini, belum ada kabar kemajuan. dan sekarang aku mimpi ada kamu. di dalam mimpiku ada kamu, sam. aku nggak tahu mesti percaya atau ini hanya ilusi.
S : aku nggak tahu juga, Ra. tapi selama aku menghilang, baru kali ini aku bertemu seseorang yang aku kenal.
R : what can i do for you? kita semua bingung. tim pencarian akan bertahan paling lama 10 hari. setelahnya... i don't know.
S : aku pasrah, Ra. (tersenyum tipis) aku nggak tahu setelah ini akan gimana. sebelum bertemu kamu aku ada di sebuah tempat yang asing dan sepi. baru aku sadari, kalau aku memikirkan suatu tempat, maka sekitarku akan berubah. jadi, aku berusaha fokus mengingat tempat-tempat yang familiar.
R : aku nggak tahu ini cuma mimpi karena hari-hari ini di kepalaku isinya kamu atau...(terhenti)
R : atau benar kamu datang ke mimpiku. tetap aja nggak masuk akal.
S : nggak masuk akal memang, Ra. harusnya kalau aku bisa menemui orang yang aku kenal, aku hadir di mimpi mama atau papa atau adikku atau... tunanganku (lirih). tapi aku malah mampir di mimpi kamu. padahal kita sudah lama banget nggak ketemu dan ngobrol. (kembali canggung)
R : ada yang mau kamu sampaikan? (gemetar menahan jantung yang berdebar)
S : tolong bilang ke adikku ya Ra, aku pasti pulang. minta dia dan mama papa doakan aku dan sabar. apapun yang terjadi. aku pasti pulang.
R : kamu harus pulang dengan keadaan sadar. selamat. ok, sam?
S : i can't promise Ra, but i will.
Tubuh Sam menghilang perlahan bersama taman dan sekitarnya. Ra terbangun dengan peluh di dahi dan nafas tak beraturan. Sam, ucapnya lirih.