Anak Gunung yang (Belum) Pernah Naik Gunung
Begitulah kurang lebih seloroh Pattara kepadaku, dulu. Sekarang pun masih sama. Kalimat "Mendaki Gunung Semeru" masih bersih tanpa coretan di kertas life planner ku. Belum pernah ku ganti ava twitter, profpict Instagram/WA/FB dengan diriku sedang memegang plakat bertuliskan "sekian mdpl". Nama-nama gunung belum menghiasi Highlight Instagramku. Belum ada footage-footage yang kemudian dirangkai menjadi sebuah video pendakian yang kemudian diposting di sosmed dengan caption "Indonesia itu indah, jangan di rumah aja" (padahal mah seharian di rumah juga enak xD).
Ya, aku masih belum naik gunung. Sampai Prau menjadi cukup overrated saat ini dan Mahameru bukan lagi menjadi impian utama, aku masih belum naik gunung. Belum juga menemukan partner sehidup sesurga yang mampu meluluhkan hati ibunda untuk mengizinkan anaknya naik gunung h e h e h e :D.
Tapi aku masih suka gunung. Melihat dari kejauhan pun tak mengapa. Aku masih suka gunung dan orang-orang yang dengan kreatifnya membuat video pendakian. Aku masih suka gunung dan orang-orang yang membagikan keindahannya lewat foto di Instagram. Dan akan tetap mengagumi gunung walau belum berkesempatan menikmati keindahannya dari puncak.
Selamat Hari Gunung Internasional!














