• Kehilangan Jeda • Di sebuah media cetak khusus membahas segala seluk beluk yang terjadi di media sosial, selalu disisipkan berita kehilangan. Banyak sekali yang menginfokan terkait kehilangan apa saja. Ada yang kehilangan harga diri, kehilangan muka, kehilangan rasa malu, kehilangan jati diri, kehilangan pujaan hati saat sedang sayang-sayangnya (Walau lagu lama, tetap saja masih digandrungi. Padahal sudah 2017). Pagi ini ada yang menarik. Saya melarikan mata saya ke 'Pojok Kehilangan', tertulis di sana Kehilangan Jeda. Saya penasaran. Saya baca huruf demi huruf, kata demi kata, kalimat demi kalimat, alinea demi alinea, untung tidak sampai makalah demi makalah, kalau iya habis sudah waktu saya. Sedangkan menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anak saja belum (dalam peran: ibu rumah tangga idaman. dalam nyata: dinikahi saja belum. OKE SKIP!). Di berita tersebut dituliskan: "Telah hilang seperangkat enter untuk caption instagram saya. Bawaannya rapet-rapet mulu, kayak pengantin baru. Hilang-hilangan mulu, kayak remot TV. Seketika hilang, padahal saya sedang cinta-cintanya, kayak mantan. Kesal. Sebal. Apalagi saya wanita gatal, mata saya kontan gatal sekali jika melihat postingan saya tak beraturan. Lengket sana, rapet sini. Padahal berbagai cara sudah saya lakukan agar tidak sampai kehilangan jeda. Jika ada yang menemukan, tolong infokan ke saya. Karena sejatinya caption tidak seperti rindu, saya tidak terbiasa dengan ke-tidak-berjeda-an ini. Terima kasih. Jika ingin menginfokan ke saya, jangan lupa klik dulu follownya spam like di instagram saya, minimal 10 postingan. Sekian." Saya langsung menggeleng-gelengkan kepala selesai membacanya. Saya berdecak ga kagum-kagum amat; kehilangan sesederhana apa pun tetap tak diinginkan ya~ #aksarannyta #random #30haribercerita #30hbc1721 #30hbchilang @30haribercerita
















