14/30 . Keterasingan . Tentang jarak, aku tidak begitu paham. Perihal jarak, mungkin aku bukan ahlinya. Bahkan, di seluruh bagian hidup ini hampir tidak ada kenangan tentang jarak. Entah berjarak dengan siapapun dan apapun. Sesekali, berjarak dengan orang-orang terdekat namun tidak dalam kurun waktu yang lama. Aku menyebutnya biasa saja, tidak melulu menjadi sebuah kenangan. . Namun, ada satu masa di mana aku sempat sangat berjarak dengan diriku sendiri. Berjarak dengan orang-orang terdekatku. Berjarak dengan rutinitas, hati, dan pikiran. Bahkan sempat berjarak dengan Sang Pemilik Semesta. Ragaku ada di sini, di dekat mereka, di antara ribuan manusia, tapi tidak dengan hati, pikiran, dan jiwaku. Banyak orang-orang berlalu lalang melewatiku, tapi mereka semua seakan bungkam. Ketika mereka berduyun-duyun berjalan searah, aku justru terhuyung-huyung berlawanan arah dengan mereka. Aku tetap beribadah selayaknya orang muslim, tapi hanya untuk kebutuhan, bukan lagi kewajiban. Hanya kekosongan dan kesepian seperti tersekat oleh dinding besar yang kudapat. Entah, apa yang terjadi sehingga aku merasa sangat berjarak dengan diriku sendiri. Kehilangan keakuanku. Aku selalu menyebutnya dengan 'keterasingan', sebab segalanya terasa asing dan sepi. Jauh dari rasa kepedulian, jauh seperti berjarak ratusan ribu kilometer. . @30haribercerita #30haribercerita2023 #30hbc2314 #30hbcjarak #30hbc https://www.instagram.com/p/CnarZxtSQxb/?igshid=NGJjMDIxMWI=













