40 HARI: Sebuah Memoar Perjalanan (Apa Kata Mereka)
Menulis buku pada akhirnya memang menjadi keinginan yang mewujud. Dengan segala keterbatasan yang ada tentu. Sembari menunggu versi cetak berlabel resmi, saat ini pembaca bisa memesan di http://www.nulisbuku.com/books/view/40-hari
Tidak istimewa bukan berarti tidak spesial.
agar jutaan pembaca menjadi guru yang meluruskan kebengkokan, mengingatkan keterluputan, membetulkan kekeliruan.
Penulis hakikatnya menyapa dengan ilmu; maka ia berbalas tambahan pengertian; kian bening, kian luas, kian dalam, kian tajam.
Agungnya lagi; sang penulis merentangkan ilmunya melampaui batas-batas waktu & ruang. Ia tak dipupus usia, tak terhalang jarak. [Salim A. Fillah]
Buku ini adalah sebuah upaya rekonstruksi ulang dari segala kenangan, memori, ingatan dan rekaman dalam benak, coretan di buku harian secara manual dan analog (halaah :) ) serta dokumentasi foto yang saya susun hari per hari dalam perjalanan haji yang saya lakukan tahun yang lalu (1431 H).
Maka melalui buku ini , saya berharap sahabat pembaca bisa memetik hikmah, pelajaran dan pengalaman seakan-akan ikut dalam setiap langkah perjalanan haji yang saya lakukan.
Inilah sebuah buku travel guide, hajj guide dan travel note yang dikemas secara ringan, santai, namun semoga penuh hikmah.
Buku ini saya persembahkan kepada saudara-saudari ku yang ingin mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji, ibadah yang fenomenal, personal dan begitu mengharu-biru.
Atau sekedar sebagai melipur rindu kala kaki telah pernah menjejak di sana…
Berharap bisa menyapa hati berbalas ilmu nan manfaat..
“40 Hari” adalah catatan sederhana dari seorang yang mencoba menulis apa adanya, membagikan apa yang bisa dibagi, mengabadikan pengalaman berharga dari sebuah perjalanan yang begitu monumental dalam hidup, antara Mekkah dan Madinah. Agar ia abadi dalam kemanfaatan, dan tentu menjadi buah keberkahan tersendiri dalam hidup yang singkat ini.
While I'm reading this valuable experience, I could not hold back my tears.. This such amazing story, hopefully can benefit the readers and inspire them to perform this pilgrim journey. Once is not enough, let's do more and more..
[dr. Sarah Firdausa, calon Master of Medical Science, International Islamic University Malaysia]
Ada rasa bergemuruh di dada...Ada azzam membuncah memenuhi rongga jiwa... Ada juga linangan air mata membasahi pipi yg terkotori debu, kembali berkaca akan ringkih dan pincangnya keimanan diri ini kpd Engkau Ya Rabb...
Bukan harta yang menyampaikan kaki ini, namun karena IMAN-lah Engkau memanggil kami. Sungguh, buku ini mempunyai keunggulan pada gambar dan foto yang membuat kisah perjalanannya menjadi utuh dan menginspirasi. [Fakhrul Insightmaster, Direktur eMB Corp.]
Membaca buku ini kita akan terbakar oleh semangat perjuangan yang tak pernah padam, perpaduan antara ikhtiar dan “pertolongan“ Allah. Kita akan terbawa dalam penelusuran perjalanan spiritual Ibadah Haji yang sangat luar biasa. Buku ini mengungkit Spirit dan Inspiratif ... [Indra Wahyudi. Engineer Telekomunikasi, Pengusaha]
There's a huge possibility that after reading this book, anyone would be longing to go for a Hajj. It happens to me. Rifki made the journey of Hajj into something that's very interesting and exciting, not only from spiritual perspective, but also from a humane perspective. Recommended reading for anyone, especially for those who are not interested in going for a Hajj :)" [Borrys Hasian, Senior UC (User Experience) Designer di Singapore]