"Orang yang sholeh tak akan pernah menyakiti hatimu. Ia sangat khawatir melukai perasaanmu. Kalimatnya santun, petuturnya jadi nasihat, dan ketika ia berkata yang hadir dari lisannya adalah hikmah yang senantiasa menyejukkan hatimu.
(Bayem banget) "
-Surat Cinta untuk Kekasih Sejatiku, page 69-
Makasih atas pembelajaran selama 1,3 tahun yang telah kau beri. Tentang suka,duka,gundah,gelisah,galau,geget ga karuan,gemess,rindu yang sendu, serta penambah semangatt yang pernah kurasakan dalam memendam rasa. Makasih atas 480 hari yang menurutku berarti meski sebenarnya itu tak baik. Dan karena Ia lebih sayang padaku, jadi ku putuskan untuk mengikhlaskanmu sejenak. Karena katamu sendiri kan "Terkadang kita butuh merelakan cinta kita laksana matahari yang mencintai bumi. Mereka mencintai dari jauh. Tak pernah mendekat, tak perlu lekat. Justru jika mereka dekat,yang ada mereka akan hancur lebur. " . Maka dari itu kuputuskan tuk mencintai-Nya lebih dulu sebelum semuanya terlambat. Toh, kalau jodoh gaakan salah arah. Tetap semangatt dalam kebaikan bayem yang bikin adem. Aku ingin menjadi matahari dulu yaa.. Tetap jadi bumi :) ! Makasih 1152 jam nyaa... Makasih sudah mengisi hati ❤












